PANews melaporkan pada 3 Februari bahwa, menurut Cointelegraph, "Laporan Kantor Keluarga Global 2026" terbaru dari JPMorgan Private Bank menunjukkan bahwa kecerdasan buatan telah menjadi tema investasi teratas untuk kantor keluarga besar di seluruh dunia, sementara daya tarik mata uang kripto masih terbatas. Laporan tersebut mensurvei 333 kantor keluarga tunggal di 30 negara secara global antara Mei dan Juli 2025. Hasilnya menunjukkan bahwa 65% dari kantor yang disurvei (216) memprioritaskan investasi terkait AI sekarang atau di masa depan, sementara hanya 17% (56) yang menganggap mata uang kripto dan aset digital sebagai tema utama.
Dalam hal alokasi aset, 89% kantor keluarga saat ini tidak memiliki mata uang kripto sama sekali. Secara global, kantor keluarga mengalokasikan rata-rata hanya 0,4% untuk mata uang kripto dan aset digital, dengan alokasi rata-rata yang lebih rendah yaitu 0,2% untuk Bitcoin. Laporan tersebut mencatat bahwa bahkan di tengah kekhawatiran geopolitik, kantor keluarga menunjukkan minat yang terbatas pada instrumen lindung nilai tradisional dan yang sedang berkembang, termasuk emas dan mata uang kripto.
