Seorang hakim negara bagian dari Nevada telah memblokir pasar prediksi Polymarket dari sementara menawarkan kontrak acara di negara bagian tersebut, menolak argumen industri bahwa hanya Commodity Futures Trading Commission (CFTC) yang memiliki wewenang untuk mengatur pasar semacam itu. Keputusan ini bertentangan dengan posisi industri bahwa hukum komoditas federal mengesampingkan regulasi perjudian negara bagian.
Nevada Gaming Control Board membawa operator Polymarket, Blockratize, ke pengadilan, menuduhnya melanggar hukum negara bagian dengan menawarkan kontrak berbasis acara yang pada dasarnya adalah taruhan tanpa izin. Pengadilan memutuskan bahwa hal itu memang terjadi dan dengan demikian mengeluarkan perintah penahanan sementara (TRO) selama 14 hari terhadap Polymarket.
Polymarket telah menyatakan bahwa Commodity Exchange Act memberikan CFTC yurisdiksi eksklusif atas kontrak acaranya. Keputusan semacam itu merupakan bagian dari tindakan keras yang lebih luas terhadap pasar prediksi.
Faktanya, regulator di Tennessee juga menginstruksikan Kalshi, Polymarket, dan North American Derivatives Exchange untuk berhenti menawarkan kontrak acara olahraga kepada penduduk negara bagian mereka.
Baca Juga: Nevada Court Blocks Polymarket Contracts Ahead of Key Hearing
Keputusan Nevada mungkin secara signifikan mempengaruhi pasar prediksi dan industri kripto secara luas. Jika keputusan tersebut ditegakkan, platform seperti Polymarket dapat diwajibkan untuk mendapatkan izin dari negara bagian atau bahkan dapat dilarang menawarkan kontrak acara di negara bagian tertentu.
CFTC telah menunjukkan melalui tindakannya bahwa mereka mungkin meningkatkan upayanya untuk membenarkan kontrol eksklusifnya atas pasar prediksi. Hasil dari kasus ini dapat membentuk cara regulator memperlakukan platform serupa di kemudian hari.
Baca Juga: Hyperliquid $HYPE Breaks Records with 5,000% ROI on Polymarket

