xAI milik Elon Musk sedang merekrut pakar kripto untuk melatih AI pada data onchain, struktur pasar, dan perilaku trading dunia nyata.
Perusahaan kecerdasan buatan milik Elon Musk, xAI, sedang berkembang ke sektor kripto dengan merekrut spesialis untuk melatih model AI-nya pada pasar aset digital.
Langkah ini mencerminkan minat yang berkembang dalam menggabungkan kecerdasan buatan dengan analisis pasar kripto real-time, seiring aktivitas trading dan data onchain terus bertumbuh.
xAI telah memposting lowongan pekerjaan untuk posisi remote "Finance Expert – Crypto". Posisi ini berfokus pada mengajarkan sistem AI bagaimana trader profesional mempelajari pasar kripto.
Pekerjaan ini mencakup analisis data onchain, ekonomi token, dan manajemen risiko dalam kondisi volatil.
Menurut lowongan tersebut, posisi ini melibatkan pembuatan materi pelatihan terstruktur dalam format teks, suara, dan video.
Materi-materi ini akan digunakan untuk memandu sistem AI dalam memahami strategi trading dan perilaku pasar.
Perusahaan mencari pengalaman pasar praktis daripada hanya riset akademis.
Pekerjaan ini menawarkan kompensasi per jam mulai dari $45 hingga $100. Gaji tergantung pada pengalaman dan lokasi.
Posisi ini sepenuhnya remote, memungkinkan kandidat dari berbagai wilayah untuk melamar.
Deskripsi pekerjaan menyatakan bahwa pakar kripto akan menangani isu struktur pasar yang kompleks.
Ini termasuk likuiditas terfragmentasi dan miner extractable value, juga dikenal sebagai MEV. Topik-topik seperti ini merupakan pusat dari lingkungan trading kripto modern.
Posisi ini juga memerlukan peninjauan output yang dihasilkan AI dan memberikan koreksi. Proses ini membantu meningkatkan akurasi model dan pengambilan keputusan.
Konten pelatihan harus mencerminkan kondisi trading nyata daripada model teoretis.
xAI bertujuan membangun sistem yang dapat menginterpretasikan pasar kripto yang bergerak cepat. Ini termasuk memahami siklus trading 24 jam dan perubahan harga mendadak.
Perusahaan memposisikan AI-nya untuk beroperasi di pasar yang tidak pernah tutup.
Upaya perekrutan ini sejalan dengan perkembangan yang lebih luas di X, platform sosial milik Musk.
X telah menjadi pusat utama untuk diskusi kripto dan komentar pasar. Banyak trader dan developer menggunakan platform ini untuk berbagi informasi real-time.
Sumit Gupta, CEO CoinDCX, berkomentar tentang lowongan pekerjaan di X. Dia menyatakan, "X sudah menjadi tempat utama di mana trader kripto berinteraksi."
Dia menambahkan bahwa xAI dapat bertujuan menjadi alat riset untuk pengguna kripto.
X juga sedang mempersiapkan fitur baru yang terkait dengan data keuangan. Platform ini berencana memperkenalkan "Smart Cashtags" yang menampilkan harga langsung untuk cryptocurrency dan saham.
Fitur-fitur ini juga akan menampilkan berita terkait dan diskusi di platform.
Bacaan Terkait: Samson Mow Memprediksi Elon Musk Akan Membuat Langkah Besar ke Bitcoin pada 2026
Secara paralel, Musk telah membahas perluasan penawaran produk X. Pada November, dia mengatakan X sedang mengerjakan layanan pesan terenkripsi bernama X Chat.
Dia menggambarkan enkripsinya mirip dengan model peer-to-peer Bitcoin.
Meskipun produk pesan terpisah dari xAI, kedua upaya ini menunjukkan integrasi teknis yang lebih dalam.
Perekrutan kripto xAI menunjukkan persiapan untuk alat analisis keuangan canggih. Alat-alat ini mungkin nantinya terhubung dengan data dan aktivitas pengguna X.
xAI belum mengumumkan tanggal peluncuran untuk produk AI berfokus kripto. Namun, lowongan pekerjaan ini menandakan pengembangan aktif.
Perusahaan terus membangun sistem yang menggabungkan kecerdasan buatan dengan pasar keuangan langsung.
The post Elon Musk's xAI Moves Into Crypto With AI Market Analysis Hiring appeared first on Live Bitcoin News.

Pasar
Bagikan
Bagikan artikel ini
Salin tautanX (Twitter)LinkedInFacebookEmail
CEO Galaxy Mike Novogratz tidak melihat quantu
