Meskipun pola ini menunjukkan potensi pergeseran tren, pelaku pasar mengamati dengan cermat untuk mengkonfirmasi apakah pergerakan ini menandakan momentum kenaikan yang berkelanjutan atau hanya merupakan rebound korektif.
Rebound ini terjadi di tengah ketidakpastian makroekonomi, kenaikan imbal hasil AS, dan aliran safe-haven. Investor dan trader menimbang kinerja logam ini sebagai lindung nilai terhadap inflasi dan aset penstabil selama periode penguatan dolar.
XAU/USD rebound dari level terendah intraday di sekitar $4,660 untuk ditutup di sekitar $4,887. Analis mencatat bahwa support antara $4,600–$4,700 telah berulang kali menyerap tekanan jual, menunjukkan zona pembelian institusional. Pengamat pasar @cryptosanthoshK berkomentar, "Emas merebut kembali $4,900 setelah mencapai support yang tangguh, mencerminkan pemulihan yang didorong oleh kondisi makro yang lebih luas daripada spekulasi jangka pendek."
XAU/USD melonjak 5% menjadi $4,900, dengan support kuat di $4,600–$4,700 mendorong pembelian safe-haven di tengah volatilitas. Sumber: Crypto King via X
Trader jangka pendek juga memperhitungkan aktivitas terkini. George1Trader, misalnya, keluar dari 75% posisinya setelah mencapai dua level take-profit dari zona permintaan harian di sekitar $2,530. Analis menginterpretasikan aktivitas tersebut sebagai bukti manajemen risiko yang bijaksana, menunjukkan bagaimana trader profesional menyeimbangkan pengambilan keuntungan dengan eksposur terhadap potensi pergerakan lanjutan.
George1Trader mengambil 75% keuntungan pada posisi long emas dari $2,530 saat XAUUSD rebound ke $2,555, menyisakan 25% untuk potensi keuntungan lebih lanjut. Sumber: George via X
Setelah breakout head-and-shoulders, trader berpengalaman mencari retest yang berhasil pada garis leher, idealnya disertai dengan penurunan volume jual, untuk mengkonfirmasi bahwa pergerakan tersebut mencerminkan akumulasi terstruktur daripada short-covering.
Pergerakan emas baru-baru ini mencerminkan rebound korektif dalam struktur netral-ke-bearish yang lebih luas. Pada grafik per jam (H1), logam ini menunjukkan dead-cat bounce setelah beberapa kali break of structure (BOS). Analis memperingatkan bahwa meskipun breakout head-and-shoulders mungkin mengindikasikan pergeseran jangka menengah, perilaku jangka pendek masih menunjukkan konsolidasi.
XAU/USD menembus garis leher H&S, berhasil retest, menandakan potensi uptrend. Sumber: Hovoz on TradingView
Level Support dan Resistance Prioritas:
Support:
Resistance:
XAU/USD sedang rebound dalam struktur bearish 1 jam, menguji resistance $4,950–$5,000, dengan support kunci di $4,780–$4,520; perhatikan $5,000 untuk konfirmasi kenaikan atau penolakan. Sumber: Henrybillion on TradingView
Penerimaan di atas $5,000 dengan volume yang signifikan akan mengkonfirmasi tindak lanjut bullish, sedangkan penutupan berkelanjutan di bawah $4,780 akan mengindikasikan potensi kelanjutan fase korektif netral-ke-bearish.
Emas terus berkinerja sebagai aset safe-haven di tengah ketidakpastian global. Komentar Federal Reserve terkini, imbal hasil Treasury AS yang kuat, dan penundaan ekspektasi pemotongan suku bunga telah berkontribusi pada aliran rotasi ke emas.
Analis pasar mengamati bahwa partisipasi institusional sering berbeda dari pembelian ritel, dengan pola volume, penyerapan supply, dan retest yang teratur mengindikasikan akumulasi terstruktur daripada rally yang didorong kepanikan. Perilaku ini sejalan dengan peran emas sebagai lindung nilai terhadap inflasi dan aset penstabil selama periode penguatan dolar AS.
Ketegangan geopolitik dan tekanan keuangan lebih lanjut memperkuat posisi strategis logam ini. Akumulasi berkelanjutan bank sentral dan permintaan fisik menggarisbawahi signifikansi jangka panjang emas. Meskipun beberapa analis menyoroti skenario kenaikan potensial menuju $6,000, ini adalah target ilustratif, bergantung pada kondisi makro daripada prakiraan yang pasti.
Trader dapat memantau kerangka keputusan berikut:
Analis menekankan bahwa struktur harga emas yang lebih luas tetap tangguh namun bersyarat. Bukti akumulasi institusional, pola volume, dan penerimaan harga adalah sinyal kunci untuk menginterpretasikan pergerakan jangka pendek. Kerangka kerja ini membantu trader membedakan antara rebound korektif jangka pendek dan pergeseran tren yang sesungguhnya.

