Investor XRP dengan cermat memantau sinyal pasar saat cryptocurrency menavigasi kondisi perdagangan yang bergejolak dan aksi harga yang tidak menentu. Analisis terbaru oleh analis pasar Egrag Crypto mengidentifikasi candle exit kritis, yang dapat menandakan langkah besar berikutnya bagi pemegang XRP. Seiring volatilitas meningkat dan risiko penurunan menguat, trader memperdebatkan apakah harus hold, sell, atau membeli lebih banyak aset.
Egrag Crypto membagikan analisis chart berhati-hati untuk XRP di X minggu ini, menyoroti pentingnya memahami pergerakan harga mendatang jika pasar memang sedang dalam fase bearish. Dia memperingatkan bahwa jika trader benar-benar percaya XRP bisa turun 50-60% lagi, maka pump setelah penurunan harga ini harus dianggap sebagai candle exit berikutnya para trader.
Meskipun dia menyoroti exit pump untuk investor, Egrag Crypto menyatakan bahwa dia tidak akan menjual XRP-nya dan berniat memegangnya bahkan jika harga turun di bawah $1. Dia menekankan bahwa, kecuali XRP menembus di bawah channel support biru dalam chart, strateginya tetap jangka panjang, mengabaikan noise pasar.
Analis tersebut lebih lanjut mencatat bahwa struktur pasar XRP dapat segera menantang sentimen bearish, berpotensi memaksa banyak trader untuk keluar dalam kepanikan. Dia mengatakan bahwa faktor eksternal, seperti perubahan regulasi di Amerika Serikat (AS), dapat menimbulkan risiko signifikan bagi investor. Secara khusus, Egrag Crypto menyoroti kemungkinan Presiden AS Donald Trump menunjuk Kevin Warsh sebagai ketua FED yang baru, menggantikan mantan ketua Jay Clayton. Ahli crypto tersebut mengatakan bahwa jika ini terjadi, keadaan bisa menjadi lebih buruk di pasar, berpotensi mempercepat tekanan penurunan.
Meskipun ada peringatan tentang prospek bearish untuk XRP, Egrag Crypto menekankan bahwa banyak investor akan mengikuti strategi mereka sendiri. Dia mengatakan bahwa beberapa akan terus memegang XRP bahkan jika kembali ke $0,5, menandai penurunan lebih dari 83% dari harga tertingginya di atas $3 awal tahun lalu. Dia juga menyatakan bahwa investor lain mungkin melihat penurunan sebagai peluang untuk membeli dan mengakumulasi lebih banyak token, menjelang lonjakan harga di masa depan.
Di awal postingannya, Egrag Crypto menekankan bahwa analisis chart XRP-nya dimaksudkan untuk membimbing investor yang menghadapi kepanikan, kebingungan, atau kelebihan emosi karena penurunan pasar baru-baru ini dan penurunan harga mendadak. Dia membandingkan menjadi investor dan trader crypto dengan olahraga kompetitif seperti basket atau sepak bola, menggambarkannya sebagai permainan yang membutuhkan keterampilan, persiapan, dan kesabaran untuk sukses.
Karena pasar beroperasi 24/7, Egrag Crypto menegaskan bahwa mengelola sumber daya emosional dan finansial sangat penting. Dia menyarankan trader untuk menjauh dari pasar saat diperlukan dan menghindari membiarkan aset apa pun mendominasi kondisi emosional mereka. Dia juga menyoroti pentingnya strategi dan disiplin saat berinvestasi atau trading.


