XRP melonjak pada 7 Februari, karena akumulasi whale dan peningkatan rekor jumlah alamat di XRP Ledger mendorong momentum pasar.
Transaksi whale dan peningkatan jumlah alamat di token Ledger menunjukkan akumulasi yang kuat, yang bisa menjadi tanda pemulihan pasar jangka pendek di tengah volatilitas pasar saat ini.
Saat ini diperdagangkan pada harga $1,40 dengan volume perdagangan 24 jam sebesar $13,02 miliar, XRP kini menyumbang 3,65% dari total pasar cryptocurrency. Meskipun token telah turun 2,27%, data on-chain mengungkapkan tekanan beli yang kuat dan minat terhadap cryptocurrency tersebut.
Berdasarkan data dari Santiment, XRP telah mengalami pemulihan dramatis dalam 18 jam terakhir, melompat dari di bawah $1,15 ke di atas $1,50. Lonjakan harga yang cepat terjadi setelah gelombang panic selling, di mana beberapa investor percaya bahwa XRP bisa turun di bawah $1.
Aktivitas whale tampaknya menjadi faktor kunci dalam pemulihan. Selama koreksi, tercatat 1.389 transaksi whale individual senilai $100.000 atau lebih, yang merupakan tingkat aktivitas whale tertinggi dalam empat bulan.
Selain itu, jumlah alamat berbeda di token Ledger mengalami lonjakan besar menjadi 78.727 dalam satu periode 8 jam, yang merupakan lonjakan terbesar dalam enam bulan.
Baca Juga | Bitcoin (BTC) Weekly RSI Hits June 2022 Lows as Sell-Off Deepens
Meskipun ada kenaikan baru-baru ini, XRP masih dalam tren turun yang dimulai pada puncak tahun lalu, dengan lower lows terbentuk dari waktu ke waktu. Analisis teknikal menunjukkan bahwa bisa terjadi pengujian level $1, dengan target kisaran $0,79 hingga $0,34 jika tren turun berlanjut.
Meskipun mencapai level tersebut tidak selalu berarti bahwa pasar telah mencapai titik terendah, ini adalah pengingat bahwa aktivitas jaringan dan nilai relatif adalah pertimbangan penting saat mengevaluasi potensi pergerakan harga untuk token.
Level akumulasi whale saat ini dan meningkatnya jumlah alamat pengguna dapat memberikan peringatan awal tentang potensi pembalikan harga, menawarkan optimisme yang hati-hati bagi investor saat token melewati siklus pasar yang menantang.
Baca Juga | Severe Crypto Restrictions in China Shake Global Markets


