Pertemuan kedua Gedung Putih tentang aturan stablecoin berakhir tanpa kesepakatan antara bank dan perusahaan kripto. Pembicaraan berfokus pada apakah stablecoin harusPertemuan kedua Gedung Putih tentang aturan stablecoin berakhir tanpa kesepakatan antara bank dan perusahaan kripto. Pembicaraan berfokus pada apakah stablecoin harus

Pembicaraan Stablecoin Gedung Putih Berakhir Tanpa Kesepakatan Antara Bank dan Kripto

2026/02/11 14:24
durasi baca 3 menit

Pertemuan kedua Gedung Putih tentang aturan stablecoin berakhir tanpa kesepakatan antara bank dan perusahaan kripto. Pembicaraan berfokus pada apakah stablecoin harus menawarkan imbal hasil atau hadiah kepada pengguna. Perwakilan kripto dari Coinbase, Ripple dan kelompok kripto lainnya hadir. Bank, termasuk Goldman Sachs dan JPMorgan dan Bank of America juga bergabung dalam sesi tersebut.

Perselisihan utama berpusat pada bunga stablecoin. Bank mendesak pembatasan ketat dan bahkan larangan penuh pada fitur imbal hasil. Namun perusahaan kripto berpendapat bahwa hadiah adalah kunci untuk adopsi dan keuangan on-chain. Kurangnya kompromi dapat memperlambat kemajuan legislasi kripto AS yang lebih luas.

Perdebatan Imbal Hasil di Pusat CLARITY Act

Diskusi terkait langsung dengan usulan CLARITY Act. RUU ini dibangun di atas kerangka kerja GENIUS Act untuk aset digital. RUU ini telah disahkan DPR pada tahun 2025. Namun terhenti di Senat. Aturan imbal hasil stablecoin tetap menjadi salah satu hambatan terbesar. Bank khawatir bahwa stablecoin yang menghasilkan bunga dapat menarik simpanan dari rekening tradisional. Pergeseran itu dapat mengurangi pinjaman kepada rumah tangga dan usaha kecil.

Perusahaan kripto melihat masalah ini secara berbeda. Mereka berpendapat bahwa hadiah membantu stablecoin bersaing dengan produk bank. Mereka juga mengatakan imbal hasil mendukung pertumbuhan keuangan on-chain dan sistem dolar digital. Pertemuan sebelumnya juga gagal menyelesaikan perselisihan ini. Sesi terbaru dimaksudkan untuk mendorong kedua belah pihak lebih dekat ke kompromi.

Bank Mendorong "Prinsip Larangan" yang Ketat

Selama pertemuan, bank menyajikan seperangkat "prinsip larangan" tertulis. Dokumen tersebut menyerukan larangan luas pada hadiah keuangan atau non-keuangan apa pun yang terkait dengan stablecoin. Proposal tersebut mencakup aturan penegakan yang ketat dan langkah-langkah anti-penghindaran. Dokumen tersebut juga menyarankan pengecualian yang sangat terbatas, jika ada. Perwakilan bank mengatakan langkah-langkah ini akan melindungi arus simpanan dan sistem kredit tradisional.

Eksekutif kripto menolak gagasan tersebut. Mereka meminta aturan yang lebih fleksibel, terutama seputar hadiah berbasis transaksi. Beberapa peserta menggambarkan pertemuan tersebut sebagai produktif. Namun tidak ada kesepakatan final yang dicapai. Gedung Putih dilaporkan mendesak kedua belah pihak untuk menemukan titik temu. Pejabat menginginkan kemajuan sebelum tenggat waktu 1 Maret.

Kemungkinan Dampak pada Kebijakan Kripto AS

Jika perselisihan berlanjut, CLARITY Act dapat menghadapi lebih banyak penundaan. Tanpa kesepakatan, stablecoin mungkin berakhir terbatas pada fungsi pembayaran dasar. Hasil itu dapat memperlambat pertumbuhan ekonomi dolar on-chain. Perusahaan kripto memperingatkan bahwa larangan ketat dapat mendorong aktivitas ke luar negeri. Mereka mengatakan inovasi mungkin pindah ke wilayah dengan aturan yang lebih ramah. Namun, Bank percaya bahwa batasan yang lebih ketat diperlukan untuk melindungi pinjaman dan stabilitas keuangan. Reaksi pasar tetap tenang. Meskipun berita tersebut memicu perdebatan di seluruh industri.

Lebih Banyak Pembicaraan Diharapkan Segera

Kedua belah pihak berencana untuk melanjutkan diskusi dalam beberapa hari mendatang. Masih belum jelas apakah pertemuan besar Gedung Putih lainnya akan terjadi sebelum akhir bulan. Untuk saat ini, pejabat mengatakan dukungan bipartisan untuk legislasi kripto masih ada. Namun perdebatan imbal hasil stablecoin tetap menjadi hambatan terbesar. Hasilnya dapat membentuk aturan aset digital AS selama bertahun-tahun.

Postingan White House Stablecoin Talks End Without Deal Between Banks, Crypto muncul pertama kali di Coinfomania.

Peluang Pasar
Logo Whiterock
Harga Whiterock(WHITE)
$0.0001269
$0.0001269$0.0001269
+0.87%
USD
Grafik Harga Live Whiterock (WHITE)
Penafian: Artikel yang diterbitkan ulang di situs web ini bersumber dari platform publik dan disediakan hanya sebagai informasi. Artikel tersebut belum tentu mencerminkan pandangan MEXC. Seluruh hak cipta tetap dimiliki oleh penulis aslinya. Jika Anda meyakini bahwa ada konten yang melanggar hak pihak ketiga, silakan hubungi [email protected] agar konten tersebut dihapus. MEXC tidak menjamin keakuratan, kelengkapan, atau keaktualan konten dan tidak bertanggung jawab atas tindakan apa pun yang dilakukan berdasarkan informasi yang diberikan. Konten tersebut bukan merupakan saran keuangan, hukum, atau profesional lainnya, juga tidak boleh dianggap sebagai rekomendasi atau dukungan oleh MEXC.