Stablecoin bergerak cepat dari aset kripto ceruk menjadi pusat perdebatan keuangan global. Diskusi terbaru oleh Federal Reserve AS, bank-bank besar Amerika, dan pembuat kebijakan Tiongkok mengungkapkan bagaimana token digital ini telah menjadi fokus strategis dalam membentuk kembali pembayaran, pasar, dan keuangan lintas batas.
Risalah rapat terbaru Federal Open Market Committee (FOMC) menunjukkan bahwa stablecoin kini menjadi bagian dari wacana kebijakan resmi Federal Reserve. Para pejabat memeriksa peluang dan risiko terkait stablecoin yang berfokus pada pembayaran, menekankan potensinya untuk meningkatkan efisiensi dalam transaksi sambil juga memperkenalkan dinamika baru di pasar Treasuri dan regulasi perbankan.
Menurut risalah tersebut, stablecoin dapat merampingkan pembayaran, mengurangi gesekan dalam sistem penyelesaian, dan memodernisasi infrastruktur keuangan. Namun, anggota juga menandai risiko terkait ketergantungan mereka pada sekuritas Treasuri AS dan aset lain yang mendukung nilai mereka, memunculkan pertanyaan tentang kerentanan sistemik.
Kekhawatiran tentang ketidakcocokan jatuh tempo, risiko perpanjangan, dan manajemen cadangan mendominasi sebagian besar perdebatan, menandakan pendekatan Fed yang hati-hati namun serius terhadap pengawasan stablecoin. Ini menandai salah satu pengakuan paling jelas dari bank sentral AS bahwa dolar digital berbasis blockchain menjadi terlalu penting untuk diabaikan.
Menyeimbangkan Manfaat dan Risiko
Pengamat pasar mencatat bahwa komentar Fed menggambarkan tindakan penyeimbangan yang dihadapi regulator. Di satu sisi, stablecoin dapat menyediakan pembayaran yang lebih cepat, lebih murah, dan lebih efisien untuk bisnis dan konsumen. Di sisi lain, pertumbuhan pesat mereka dapat mengganggu pasar Treasuri dan memberikan tekanan pada bank jika adopsi dipercepat tanpa pengawasan.
Presiden ETF Store Nate Geraci menyoroti pentingnya perkembangan ini, memposting di X bahwa pengakuan Fed bahwa "stablecoin pembayaran dapat membantu meningkatkan efisiensi sistem pembayaran" menunjukkan betapa seriusnya pembuat kebijakan memperlakukan sektor yang sedang berkembang ini.
Bank-Bank AS dan China Bergerak Menuju Integrasi
Sektor swasta sudah mengambil langkah menuju adopsi. Di AS, Office of the Comptroller of the Currency (OCC) telah mengizinkan bank komunitas untuk berkolaborasi dengan penerbit stablecoin, menandakan pergerakan menuju integrasi yang lebih luas dari dolar yang ditokenisasi ke dalam sistem perbankan.
Sementara itu, China sedang mempertimbangkan untuk meluncurkan stablecoin berbasis yuan untuk memperluas jangkauan internasional mata uangnya. Menurut laporan, Dewan Negara sedang meninjau peta jalan untuk peluncuran potensial di pusat keuangan utama seperti Hong Kong dan Shanghai. Ini menandai pergeseran kebijakan yang mencolok, mengingat sejarah Beijing yang melarang sebagian besar aktivitas cryptocurrency di tahun-tahun sebelumnya.
Dengan mengikat stablecoin ke mata uang nasionalnya, China dapat memperkuat pengaruh keuangan globalnya dan menciptakan pesaing langsung untuk stablecoin yang didukung dolar AS.
Stablecoin Memasuki Arus Utama Keuangan Global
Keselarasan Fed, bank-bank AS, dan otoritas Tiongkok dalam kebijakan stablecoin menegaskan seberapa jauh sektor ini telah berkembang. Dulu diabaikan sebagai alat kripto spekulatif, stablecoin kini membentuk percakapan tentang efisiensi pembayaran, stabilitas keuangan, dan bahkan persaingan mata uang antara kekuatan global.
Bagi industri kripto, pengakuan institusional ini adalah peluang sekaligus tantangan. Stablecoin dapat menjadi jembatan antara keuangan terdesentralisasi dan sistem perbankan tradisional—tetapi hanya jika regulator dan penerbit dapat mengelola risiko sambil memanfaatkan manfaatnya.
Informasi yang disediakan dalam artikel ini hanya untuk tujuan informasi dan tidak merupakan saran keuangan, investasi, atau perdagangan. Coindoo.com tidak mendukung atau merekomendasikan strategi investasi atau cryptocurrency tertentu. Selalu lakukan riset Anda sendiri dan konsultasikan dengan penasihat keuangan berlisensi sebelum membuat keputusan investasi apa pun.
Cerita terkait
Artikel berikutnya
Sumber: https://coindoo.com/fed-u-s-banks-and-china-turn-spotlight-on-stablecoins/



