Strategy, yang sebelumnya dikenal sebagai MicroStrategy, berencana menerbitkan saham preferen perpetual tambahan untuk meredakan kekhawatiran investor atas volaStrategy, yang sebelumnya dikenal sebagai MicroStrategy, berencana menerbitkan saham preferen perpetual tambahan untuk meredakan kekhawatiran investor atas vola

MicroStrategy Berencana Terbitkan Lagi Saham Preferen Perpetual: Apa Artinya untuk MSTR

2026/02/12 13:14
durasi baca 3 menit

Strategy, yang sebelumnya dikenal sebagai MicroStrategy, berencana menerbitkan saham preferen perpetual tambahan untuk meredakan kekhawatiran investor atas volatilitas saham biasa mereka, menurut CEO perusahaan tersebut.

Pengumuman ini hadir di tengah saham Strategy yang diperdagangkan dengan kode MSTR, telah turun hampir 17% sejak awal tahun ini.

CEO Sebut Saham Preferen Bisa Jadi Alat Pendanaan Utama untuk Strategi

Dalam wawancara terbaru bersama Bloomberg, CEO Strategy Phong Le membahas fluktuasi harga Bitcoin. Ia mengaitkan volatilitas tersebut dengan karakteristik digitalnya. Saat BTC naik, rencana treasury aset digital milik Strategy mendorong keuntungan besar pada saham biasa mereka.

Di sisi lain, saat harga turun, saham mereka cenderung turun lebih tajam. Ia juga menerangkan bahwa Digital Asset Treasuries (DATs), termasuk Strategy, memang dirancang untuk mengikuti pergerakan aset kripto utama tersebut.

Untuk mengatasi dinamika ini, perusahaan mulai mempromosikan saham preferen perpetual mereka yang diberi nama “Stretch.”

Saham preferen ini menawarkan dividen variabel yang saat ini berada di angka 11,25%, dengan tingkat bunga yang akan diperbarui setiap bulan demi mendorong perdagangan mendekati nilai nominal US$100.

Perlu diketahui bahwa saham preferen sejauh ini hanya menjadi bagian kecil dari aktivitas penggalangan modal Strategy. Perusahaan telah menjual sekitar US$370 juta saham biasa dan sekitar US$7 juta saham preferen perpetual untuk mendanai tiga pembelian Bitcoin perusahaan dalam tiga minggu terakhir.

Meski begitu, Le menuturkan, Strategy terus mengedukasi investor soal manfaat saham preferen yang mereka miliki.

Taruhan Bitcoin MicroStrategy dalam Tekanan dengan Saham Diperdagangkan di Bawah Nilai Aset Bersih

Pergeseran strategi ini bisa menjadi penting karena model pendanaan tradisional Strategy sekarang mendapatkan tekanan. Strategy terus memperbesar kepemilikan Bitcoin, dengan membeli lebih dari 1.000 BTC di awal minggu ini. Berdasarkan data terbaru, perusahaan saat ini memegang 714.644 BTC.

namun, penurunan harga Bitcoin baru-baru ini sangat memengaruhi neraca keuangan perusahaan. Pada harga pasar saat ini di sekitar US$67.422 per koin, Bitcoin diperdagangkan jauh di bawah harga beli rata-rata Strategy yakni sekitar US$76.056. Akibatnya, kepemilikan mereka kini menunjukkan kerugian belum terealisasi sekitar US$6,1 miliar.

Saham biasa perusahaan juga mengikuti penurunan ini, turun 5% hanya dalam sehari pada Rabu. Sepanjang tahun ini, MSTR sudah turun sekitar 17%. Sebagai perbandingan, Bitcoin turun lebih dari 22% dalam periode yang sama.

Performa Saham MSTRPerforma Saham MSTR | Sumber: Google Finance

Seperti yang sudah disebutkan, strategi akumulasi Bitcoin dari Strategy lebih banyak mengandalkan penerbitan ekuitas. Salah satu metrik utama dalam model ini adalah multiple terhadap nilai aset bersih, atau mNAV, yang mengukur bagaimana harga saham perusahaan dibandingkan dengan nilai Bitcoin per sahamnya.

Menurut data dari SaylorTracker, mNAV dilusi milik Strategy sekitar 0,95x, artinya harga sahamnya diperdagangkan dengan diskon jika dibandingkan dengan jumlah Bitcoin yang mendukung setiap saham.

Micro (Strategy) mNAVmNAV Micro (Strategy) | Sumber: SaylorTracker

Diskon ini menyulitkan strategi perusahaan. Jika harga saham diperdagangkan di atas nilai aset bersih, Strategy bisa menerbitkan saham baru, membeli lebih banyak Bitcoin, dan berpotensi menghasilkan nilai tambah bagi para pemegang saham. Bila harga saham di bawah nilai aset bersih, penerbitan saham baru justru berisiko dilusi terhadap pemegang saham.

Dengan meningkatkan porsi penerbitan saham preferen perpetual, Strategy nampaknya menyesuaikan struktur modalnya demi menjaga strategi pembelian Bitcoinnya sambil berusaha menjawab kekhawatiran investor terkait volatilitas dan tekanan valuasi saham.

Bagi pemegang saham MSTR, pergeseran ke saham preferen perpetual bisa mengurangi risiko dilusi. Dengan mengurangi ketergantungan pada penerbitan ekuitas biasa, Strategy mungkin akan menjaga jumlah Bitcoin per saham dan membatasi tekanan dari penjualan saham dengan diskon.

Namun, langkah ini juga membawa kewajiban dividen tetap yang lebih tinggi, meningkatkan komitmen keuangan yang bisa menjadi beban jika harga Bitcoin terus tertekan. Pada akhirnya, rencana ini mengubah profil risiko, namun tidak menghilangkan volatilitas mendasar yang terkait dengan treasury Bitcoin mereka.

Peluang Pasar
Logo INI
Harga INI(INI)
$0.12002
$0.12002$0.12002
-0.09%
USD
Grafik Harga Live INI (INI)
Penafian: Artikel yang diterbitkan ulang di situs web ini bersumber dari platform publik dan disediakan hanya sebagai informasi. Artikel tersebut belum tentu mencerminkan pandangan MEXC. Seluruh hak cipta tetap dimiliki oleh penulis aslinya. Jika Anda meyakini bahwa ada konten yang melanggar hak pihak ketiga, silakan hubungi [email protected] agar konten tersebut dihapus. MEXC tidak menjamin keakuratan, kelengkapan, atau keaktualan konten dan tidak bertanggung jawab atas tindakan apa pun yang dilakukan berdasarkan informasi yang diberikan. Konten tersebut bukan merupakan saran keuangan, hukum, atau profesional lainnya, juga tidak boleh dianggap sebagai rekomendasi atau dukungan oleh MEXC.