Ripple mengambil lompatan besar lainnya menuju adopsi mainstream. Perusahaan blockchain ini telah bermitra dengan Aviva Investors yang berbasis di Inggris untuk membawa struktur dana tradisional ke XRP Ledger (XRPL). Langkah ini menandai kemitraan pertama Ripple dengan raksasa manajemen aset Eropa dan menggarisbawahi meningkatnya kepercayaan terhadap blockchain sebagai alat praktis untuk keuangan institusional.
Menurut Reece Merrick, Senior Executive Officer dan Managing Director untuk Timur Tengah & Afrika di Ripple, kolaborasi ini akan memanfaatkan kecepatan XRPL, biaya rendah, dan desain hemat energi untuk tokenisasi dana dalam skala besar sepanjang tahun 2026. Merrick menekankan bahwa ini bukan hanya proyek percontohan—ini adalah langkah menuju adopsi teknologi blockchain di dunia nyata oleh institusi.
Aviva Investors mengelola ratusan miliar aset dan melakukan langkah pertamanya ke dalam penawaran berbasis blockchain melalui kemitraan ini. Jill Barber, Chief Distribution Officer di Aviva, mencatat bahwa kemampuan tokenisasi XRPL dapat merampingkan operasi, memangkas waktu penyelesaian, dan mengurangi hambatan administratif dibandingkan dengan sistem tradisional.
Perusahaan berharap token digital akan memodernisasi distribusi dana dan membuat akses investasi lebih lancar bagi audiens yang lebih luas.
Bagi Ripple, kolaborasi ini memperkuat tujuan yang lebih luas: mengintegrasikan teknologi terdesentralisasi ke dalam keuangan mainstream. XRPL sudah mendukung jutaan dompet dan miliaran transaksi sambil menawarkan fitur siap kepatuhan dan dampak lingkungan minimal berkat protokol konsensusnya.
Vice President untuk Trading dan Markets di Ripple, Nigel Khakoo, menyoroti bahwa tokenisasi bergerak melampaui eksperimen menuju penerapan yang dapat diskalakan di pasar yang diatur.
Reaksi komunitas merupakan campuran antara kegembiraan dan optimisme yang terukur. Eun Lee merayakan kemitraan ini sebagai bukti daya tarik institusional XRPL, menyebutnya "presisi bertemu skala."
Yang lain, seperti "Liquid_Metal," menganggap enteng efek harga jangka pendek yang potensial, sementara "XRPAPY" menekankan bahwa utilitas dan adopsi lebih penting daripada penilaian langsung. Penggemar seperti "SJ" melihat ini sebagai adopsi nyata dalam aksi—tanda bahwa blockchain bergerak dari teori ke praktik.
Saat Ripple dan Aviva Investors meluncurkan dana yang ditokenisasi selama tahun mendatang, kemitraan ini dapat menetapkan standar baru bagi keuangan tradisional dalam mengadopsi blockchain. Di luar dampak pasar langsung, ini menunjukkan nilai nyata dari tokenisasi: penyelesaian yang lebih cepat, efisiensi operasional, dan jangkauan investor yang lebih luas.
Bagi komunitas XRP dan pengamat keuangan global, ini adalah gambaran bagaimana blockchain dapat mendefinisikan ulang manajemen aset institusional.
Disclaimer: Konten ini dimaksudkan untuk memberi informasi dan tidak boleh dianggap sebagai nasihat keuangan. Pandangan yang diungkapkan dalam artikel ini mungkin mencakup pendapat pribadi penulis dan tidak mewakili pendapat Times Tabloid. Pembaca didesak untuk melakukan riset mendalam sebelum membuat keputusan investasi apa pun. Tindakan apa pun yang diambil oleh pembaca sepenuhnya menjadi risiko mereka sendiri. Times Tabloid tidak bertanggung jawab atas kerugian finansial apa pun.
Ikuti kami di Twitter, Facebook, Telegram, dan Google News
Postingan Ripple Seals Fresh Partnership, XRP Army Reacts muncul pertama kali di Times Tabloid.


