Pundi AI telah terintegrasi dengan MWX, yang akan menciptakan marketplace AI terdesentralisasi pertama untuk usaha kecil dan menengah (UKM). Kerja sama yang belum pernah terjadi sebelumnya ini akan membantu menghubungkan metode operasi tradisional dunia bisnis dengan bentuk kecerdasan buatan (AI) terdesentralisasi yang sedang berkembang.
Memanfaatkan kepercayaan infrastruktur data terverifikasi Pundi AI, upaya bersama ini akan mampu menciptakan produk bernilai on-chain dari silo informasi bisnis yang secara historis tidak digunakan atau hilang. Ini akan menghasilkan wawasan bisnis berharga yang dapat digunakan sebagai sumber daya untuk OpenAI.
Lebih dari 90% perusahaan di dunia diklasifikasikan sebagai usaha kecil dan menengah. Namun, adopsi teknologi AI canggih oleh organisasi-organisasi ini telah menjadi tantangan yang hampir mustahil karena biaya implementasi yang tinggi dan keterampilan yang tersedia terbatas. Akibatnya, MWX telah dibuat khusus untuk sektor yang kurang terlayani ini. Platform ini didukung oleh Kementerian UKM & Industri Pemerintah Indonesia dan perusahaan teknologi besar seperti Google dan Amazon Web Services.
Dengan membentuk kemitraan ini, MWX telah menciptakan jaringan luas lebih dari dua puluh aplikasi AI yang telah dikonfigurasi sebelumnya yang tersedia di marketplace-nya yang dapat diintegrasikan dengan jaringan data terdesentralisasi Pundi AI. Ini memungkinkan usaha kecil hingga menengah untuk menggunakan AI di seluruh pemasaran, operasi, dan keuangan sambil memonetisasi data mereka dengan aman melalui proses yang dapat diverifikasi.
Keterbatasan signifikan dalam perkembangan AI saat ini berasal dari ketergantungannya pada data yang tidak terverifikasi/stabil, yang menghasilkan "halusinasi"; sebaliknya, Pundi AI menawarkan "infrastruktur data terverifikasi" untuk mengatasi keterbatasan ini. Ekosistem ini memungkinkan pengguna untuk mengunggah data mereka sendiri, di mana data tersebut akan diverifikasi, diformat, dan kemudian disimpan on-chain.
Rencananya adalah melatih model AI menggunakan data yang dikurasi komunitas yang sebenarnya yang memiliki jejak audit untuk digunakan sebagai "lapisan kebenaran" oleh AI Agents, memungkinkan ekonomi digital yang lebih transparan dan akuntabel. Integritas data akan menjadi standar di seluruh industri, seperti yang dibuktikan oleh kemitraan terbaru Pundi AI dengan InitVerse untuk menghilangkan semua ketergantungan terpusat dalam pipeline data.
Upaya kolaboratif ini mewakili inisiatif onboarding yang lebih besar, berlawanan dengan integrasi teknis sederhana. Tujuan awal aliansi ini adalah untuk menarik dan mengintegrasikan 100.000 UKM hanya dari Indonesia. Kemitraan ini akan memberikan dorongan utama untuk model "Tag-to-Earn" dan "Data-to-Earn". Saat UKM bergerak on-chain, mereka bergerak dari pengamat pasif ke peran aktif dalam AI karena mereka akan memiliki kepemilikan atas data dan kecerdasan AI yang mereka bantu ciptakan.
Menurut data yang dikumpulkan oleh Stanford University, telah terjadi pertumbuhan 55% dalam penggunaan AI di sektor bisnis dalam 12 bulan terakhir. Kebutuhan akan opsi terdesentralisasi sudah jelas; jika tidak dikembangkan segera, perusahaan "Big Tech" terpusat akan terus mendominasi manfaat industri teknologi ini.
Kemitraan ini merupakan tonggak besar menuju pencapaian ekonomi digital yang benar-benar terdesentralisasi dan inklusif. Kedua perusahaan juga menyediakan alat untuk 400 juta usaha kecil dan menengah (UKM) agar dapat terhubung, memverifikasi data mereka, dan memonetisasi data on-chain mereka menggunakan alat tersebut. Ini akan membantu mengembangkan AI yang "untuk semua orang, di mana saja" saat kita bergerak ke masa depan, dan seiring dataset ini berkembang menjadi fondasi untuk AI agents masa depan, garis antara bisnis fisik dan blockchain akan terus kabur.

