Pemerintah Thailand kembali menunjukkan sikap progresif terhadap industri aset digital.
Sebagaimana dilaporkan Coinmarketcap, Otoritas resmi negara tersebut menyetujui Bitcoin dan mata uang kripto lainnya sebagai aset dasar (underlying assets) dalam pasar derivatif.
Kebijakan ini menjadi tonggak penting karena memberikan pengakuan hukum yang lebih kuat terhadap kripto, sekaligus memperluas ruang pengembangan produk investasi berbasis aset digital di Thailand.
Langkah ini dinilai sebagai bagian dari strategi pemerintah untuk memperkuat perlindungan investor serta memastikan pertumbuhan industri kripto tetap berada dalam koridor regulasi yang jelas.
Baca Juga: XRP Naik 390% di Thailand, Tinggalkan BTC dan Emas Jauh di Belakang
Dalam pasar keuangan, underlying asset adalah aset yang menjadi dasar dari kontrak derivatif, seperti futures, options, atau structured products.
Dengan diakuinya Bitcoin dan kripto lain sebagai underlying asset, bursa derivatif Thailand dapat meluncurkan produk berbasis kripto secara legal.
Selain itu, institusi keuangan memiliki dasar hukum untuk menawarkan instrumen derivatif kripto sehingga investor mendapat perlindungan regulasi yang lebih kuat.
Artinya, eksposur terhadap pergerakan harga kripto kini dapat dikemas dalam produk investasi yang lebih kompleks dan terstruktur, tanpa harus langsung memegang aset digital tersebut.
Salah satu alasan utama kebijakan ini adalah penguatan perlindungan investor.
Dengan memasukkan kripto ke dalam kerangka regulasi derivatif yang sudah mapan, pemerintah dapat:
Pendekatan ini berbeda dengan pelarangan atau pembatasan ketat yang diterapkan di sejumlah negara lain.
Thailand justru memilih mengintegrasikan kripto ke sistem keuangan resmi.
Tim Research Tokocrypto menilai kebijakan ini sebagai bukti kematangan sikap regulator Thailand terhadap industri kripto.
“Langkah ini menunjukkan sikap pro-kripto Thailand yang semakin matang. Dengan diakuinya kripto sebagai aset derivatif, institusi keuangan lokal kini memiliki payung hukum yang jelas untuk mengembangkan produk investasi berbasis kripto yang lebih kompleks,” ujar Tim Research Tokocrypto.
Menurut mereka, kejelasan regulasi adalah faktor kunci dalam menarik partisipasi investor institusional.
Persetujuan ini berpotensi memicu beberapa perkembangan penting:
Bursa lokal dapat memperkenalkan kontrak berjangka atau opsi berbasis Bitcoin dan aset digital lain.
Bank dan perusahaan sekuritas kini memiliki kerangka hukum untuk merancang produk derivatif berbasis kripto bagi klien mereka.
Masuknya investor institusional biasanya membawa volume perdagangan lebih besar dan stabilitas likuiditas.
Dengan demikian, Thailand dapat memperkuat posisinya sebagai salah satu hub kripto di Asia Tenggara.
Secara global, pendekatan terhadap kripto sangat beragam.
Beberapa negara masih berhati-hati atau membatasi akses terhadap produk derivatif kripto karena volatilitasnya yang tinggi.
Namun Thailand mengambil pendekatan berbeda: bukan melarang, melainkan mengatur dan mengawasi.
Kebijakan ini juga mencerminkan tren global di mana regulator mulai mengakui kripto sebagai kelas aset yang sah, terutama untuk investor profesional dan institusional.
Meski regulasi semakin jelas, derivatif kripto tetap memiliki risiko tinggi, antara lain volatilitas harga yang ekstrem, risiko leverage berlebihan, dan kompleksitas produk yang tidak selalu cocok untuk investor ritel.
Karena itu, edukasi dan transparansi tetap menjadi faktor penting dalam implementasi kebijakan ini.
Baca Juga: Thailand Resmi Legalkan Bitcoin untuk Pasar Derivatif
Keputusan Thailand mengakui Bitcoin dan kripto sebagai underlying asset di pasar derivatif merupakan langkah besar dalam integrasi aset digital ke sistem keuangan formal.
Dengan kerangka hukum yang lebih jelas, industri kripto Thailand berpotensi berkembang lebih stabil dan menarik minat investor institusional.
Langkah ini tidak hanya memperkuat perlindungan investor, tetapi juga menandai babak baru adopsi kripto di kawasan Asia Tenggara, di mana regulasi yang jelas menjadi fondasi utama pertumbuhan industri aset digital yang berkelanjutan.
Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang.
DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.
Tokocrypto berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.
The post Sah! Thailand Resmi Akui Bitcoin sebagai Underlying Asset Derivatif appeared first on Tokocrypto News.


