Penerbit USDT Tether telah mengungkapkan rencana untuk menerbitkan stablecoin secara native di jaringan Bitcoin. Peluncuran Bitcoin USDT kemungkinan akan meningkatkan likuiditas di jaringan dan mungkin mendorong perdagangan cryptocurrency unggulan tersebut.
Tether Mengumumkan Rencana Untuk Meluncurkan Bitcoin USDT
Dalam sebuah blog post, penerbit stablecoin mengumumkan rencana untuk meluncurkan USDT di jaringan Bitcoin melalui RGB, protokol yang memungkinkan perusahaan seperti Tether untuk menerbitkan aset digital di jaringan tersebut. Protokol ini baru-baru ini mencapai mainnet dan memungkinkan stablecoin native ada di Bitcoin, menjadikan crypto unggulan ini lebih dari sekadar penyimpan nilai.
Tether mencatat bahwa peluncuran Bitcoin USDT berarti pengguna dapat bertransaksi langsung di jaringan yang paling aman dan terdesentralisasi di dunia. Sebelumnya, penerbit stablecoin hanya mencetak USDT di jaringan layer-1 terkemuka lainnya, seperti Ethereum, Solana, Tron, dan TON.
Ini berarti investor yang ingin berinvestasi di Bitcoin menggunakan USDT harus menggunakan stablecoin di jaringan lain untuk membeli crypto unggulan melalui bursa terpusat (CEX) atau bursa terdesentralisasi (DEX).
Namun, peluncuran stablecoin langsung di Bitcoin sekarang memudahkan untuk membeli BTC langsung di jaringan, yang dapat meningkatkan arus masuk modal dan berpotensi menjadi katalisator untuk harga Bitcoin yang lebih tinggi.
Tether lebih lanjut menyatakan bahwa peluncuran Bitcoin USDT akan membantu membuka frontier baru untuk uang di jaringan tersebut. Sekarang, pengguna akan dapat menyimpan dan mentransfer stablecoin bersama dengan BTC mereka dalam dompet yang sama. Penerbit stablecoin menambahkan bahwa kombinasi keamanan Bitcoin dan stabilitasnya merupakan langkah besar menuju menjadikan stablecoin benar-benar native untuk ekosistem Bitcoin.
Komentar CEO Tether Tentang Langkah Ini
CEO Tether Paolo Ardoino menyatakan bahwa Bitcoin layak mendapatkan stablecoin yang terasa "benar-benar native, ringan, privat, dan dapat diskalakan." Dia lebih lanjut menyatakan bahwa dengan RGD, USDT mendapatkan jalur baru yang kuat di Bitcoin, memperkuat keyakinan mereka pada Bitcoin sebagai fondasi masa depan keuangan yang lebih bebas.
Perlu dicatat bahwa Tether, sebagai perusahaan, adalah salah satu pemegang Bitcoin terbesar, dengan 77.780 BTC di neraca keuangannya, menurut laporan Q2-nya. Perusahaan ini juga merupakan pemilik mayoritas di Twenty One Capital, yang bisa menjadi perusahaan perbendaharaan Bitcoin publik terbesar ketiga dengan 43.514 BTC ketika go public.
Sementara itu, peluncuran Bitcoin USDT diharapkan membantu Tether semakin menegaskan dominasinya sebagai penerbit stablecoin terbesar. USDT saat ini memiliki kapitalisasi pasar sebesar $167 miliar dan merupakan stablecoin terbesar berdasarkan pasar dan crypto terbesar keempat di belakang BTC, ETH, dan XRP.
Disclaimer investasi: Konten mencerminkan pandangan pribadi penulis dan kondisi pasar saat ini. Harap lakukan riset Anda sendiri sebelum berinvestasi dalam cryptocurrency, karena baik penulis maupun publikasi tidak bertanggung jawab atas kerugian finansial apa pun.
Pengungkapan Iklan: Situs ini mungkin menampilkan konten yang disponsori dan tautan afiliasi. Semua iklan diberi label dengan jelas, dan mitra iklan tidak memiliki pengaruh atas konten editorial kami.
Sumber: https://coingape.com/tether-to-launch-native-usdt-on-bitcoin-boosting-btc-liquidity/


