Harga Ethereum masih bergerak sideways, mencerminkan penurunan bertahap dan bukan kestabilan. ETH kesulitan menciptakan momentum naik yang berkelanjutan. Keluar masuknya peserta baru menekan sentimen pasar, meskipun beberapa metrik jangka panjang mulai menunjukkan tanda-tanda perbaikan awal.
Perbedaan ini menciptakan prospek yang campur aduk untuk Ethereum. Sementara pertumbuhan jaringan melemah, peningkatan retensi holder memberikan penyeimbang.
Ethereum mengalami penurunan tajam jumlah alamat baru beberapa hari terakhir. Jumlah alamat baru harian turun hampir 36% dalam 48 jam, dari 298.000 menjadi 191.000. Penurunan ini mendorong metrik Pertumbuhan Jaringan Ethereum ke level terendah dalam dua bulan terakhir.
Pelemahan ini berlanjut sejak awal bulan. Semakin sedikit peserta baru berarti permintaan organik berkurang. Proses onboarding yang lemah juga menandakan keraguan dari investor ritel, sehingga tren ini memberikan tekanan pada performa harga ETH dan menambah kehati-hatian dalam sentimen pasar.
Mau dapat insight token lain seperti ini? Daftar untuk menerima Newsletter Crypto Harian dari Editor Harsh Notariya di sini.
Tingkat Retensi Holder Ethereum memberikan konteks lebih dalam bahwa meskipun jumlah holder baru menurun, holder yang bertahan sepertinya tetap bertahan dalam jangka panjang. Metrik ini melacak persentase alamat yang tetap memiliki saldo selama periode 30 hari berturut-turut. Artinya, apakah para holder terus mempertahankan ETH atau justru keluar dari posisi mereka.
Tingkat retensi baru-baru ini turun ke 92,4%, menjadi level terendah dalam 4,5 tahun dan terlemah sejak September 2021. Penurunan ini mengonfirmasi keyakinan yang mulai goyah dari holder baru.
Namun, metrik tersebut mulai sedikit membaik, menandakan stabilitas baru di antara para peserta. Jika peningkatan retensi ini terus berlanjut, dapat memperkuat dukungan secara struktural.
Pada waktu publikasi, Ethereum diperdagangkan di harga US$1.904 dan masih bertahan di atas level support US$1.816. Meskipun aksi harga nampak datar, garis resistance menurun menunjukkan tren turun yang perlahan. Tanpa adanya permintaan yang lebih kuat, ETH tetap rentan terhadap pelemahan lanjutan.
Indikator Chaikin Money Flow memberikan sedikit harapan optimistis. CMF kini bergeser ke wilayah positif setelah tren naik secara bertahap. Pergerakan ini menandakan aliran modal masuk yang mulai membaik. Pergeseran dari arus keluar ke arus masuk sangat penting untuk pemulihan harga Ethereum yang berkelanjutan.
Jika arus masuk tetap berlanjut dan support bertahan, Ethereum bisa bangkit dari US$1.816 dan mencoba menembus ke US$2.165. Breakout di atas level resistance ini akan membatalkan pola tren turun saat ini. Pergeseran seperti ini berpotensi mengembalikan kepercayaan investor serta memperkuat momentum bullish.
namun, jika aliran modal positif tidak terjaga, prospek ini bisa terganggu. Breakdown di bawah US$1.816 akan membatalkan skenario pemulihan harga. Dalam situasi ini, harga Ethereum berpotensi turun ke US$1.600, sehingga meningkatkan risiko pelemahan dan memperkuat kendali bearish di pasar aset kripto yang lebih luas.


