Minggu pertama September menjanjikan menjadi krusial bagi ekonomi Amerika Serikat. Dalam beberapa hari, serangkaian publikasi besar akan menyoroti keadaan pasar tenaga kerja AS, yang puncaknya pada hari Jumat dengan laporan Nonfarm Payrolls (NFP) yang sangat ditunggu-tunggu.
Statistik ini tidak hanya diteliti oleh Wall Street tetapi juga oleh Federal Reserve (Fed), yang keputusan kebijakan moneter masa depannya akan sangat bergantung pada ketahanan atau kerapuhan pasar tenaga kerja.
Iklim ketidakpastian yang meningkat
Laporan ketenagakerjaan Juli telah menaburkan benih ketidakpastian, dengan hanya 73.000 pekerjaan baru yang tercipta dibandingkan dengan 110.000 yang diharapkan.
Yang lebih mengkhawatirkan, angka untuk bulan-bulan sebelumnya direvisi turun, menghapus lebih dari 250.000 pekerjaan yang awalnya tercatat.
Koreksi brutal ini memicu kritik politik dan menyebabkan pemecatan tanpa preseden terhadap Komisaris Biro Statistik Tenaga Kerja (BLS) oleh Presiden AS Donald Trump.
Dengan latar belakang yang tegang ini, laporan pekerjaan Agustus, yang diterbitkan pada hari Jumat, memiliki signifikansi politik dan ekonomi yang besar.
Dimulai dengan laporan JOLTS
Mulai hari Rabu, investor akan mendapatkan gambaran pertama mereka dengan rilis data Survei Lowongan Kerja dan Perputaran Tenaga Kerja (JOLTS). Survei ini mengukur jumlah lowongan pekerjaan, serta pengunduran diri dan pemecatan.
Lowongan pekerjaan diperkirakan akan turun sedikit menjadi sekitar 7,4 juta pada Juli, dibandingkan dengan 7,44 juta pada Juni. Sejak mencapai puncak 12 juta pada 2022, lowongan pekerjaan terus berkontraksi, menunjukkan pendinginan bertahap dalam permintaan tenaga kerja.
Bagi Fed, angka-angka ini sangat penting. Pasar kerja yang kurang tegang membatasi tekanan upah, dan karenanya inflasi. Sebaliknya, penurunan terlalu tajam dalam lowongan pekerjaan akan ditafsirkan sebagai sinyal kelemahan yang kemungkinan akan mempercepat perlambatan ekonomi.
Laporan Ketenagakerjaan ADP: Barometer untuk sektor swasta
Pada hari Kamis, Laporan Ketenagakerjaan ADP, yang diterbitkan oleh spesialis penggajian ADP, akan melengkapi gambaran tersebut.
Tidak seperti statistik resmi, laporan ini hanya mencakup ketenagakerjaan di sektor swasta dan sering memberikan gambaran awal tren NFP.
Pasar menggunakannya sebagai indikator utama, meskipun kekuatan prediktifnya tetap terbatas karena sering terjadi perbedaan dengan angka pemerintah.
Keputusan Nonfarm Payrolls
Akhirnya, pada hari Jumat, Departemen Tenaga Kerja akan menerbitkan Nonfarm Payrolls, yang dianggap sebagai "the" statistik makroekonomi bulan ini di Amerika Serikat.
Ekspektasi konsensus cukup moderat: sekitar 70.000 hingga 80.000 pekerjaan baru pada Agustus, dengan tingkat pengangguran kemungkinan naik dari 4,2% menjadi 4,3%.
Laporan tersebut juga akan merinci evolusi upah per jam, yang sangat penting untuk mengukur tekanan inflasi, serta revisi untuk bulan-bulan sebelumnya, titik yang sangat sensitif setelah revisi besar-besaran Mei dan Juni.
Lebih dari sekadar pekerjaan yang dipertaruhkan
Di luar pasar keuangan, angka-angka ini akan memiliki dampak politik langsung. Gedung Putih mengawasi rilis dengan ketat, sementara Fed, yang sudah bersiap untuk melonggarkan kebijakan pada pertemuan September, dapat menyesuaikan besaran pemotongan suku bunganya sesuai dengan data.
Pasar tenaga kerja yang lemah akan memperkuat kemungkinan pemotongan 25 basis poin, atau bahkan lebih jika prospeknya memburuk dengan cepat.
Minggu berisiko tinggi
Sejak pandemi, pasar tenaga kerja AS belum pernah tampak begitu tidak pasti. Antara ketegangan politik seputar BLS, keraguan ekonom tentang keandalan survei, dan sinyal kontradiktif yang dikirimkan oleh perusahaan — beberapa terus merekrut, yang lain mengumumkan PHK besar-besaran — beberapa hari ke depan tampaknya akan menjadi penentu.
Singkatnya, urutan JOLTS-ADP-Nonfarm Payrolls akan menjadi ujian kepercayaan yang nyata. Ini akan menunjukkan apakah ekonomi AS mempertahankan inti pekerjaan yang solid, atau apakah mesin perekrutan benar-benar macet. Investor, Fed, dan masyarakat Amerika dengan tidak sabar menunggu jawabannya.
Source: https://www.fxstreet.com/finance/us-employment-a-decisive-week-for-assessing-the-health-of-the-labor-market-202509031327



