Harga Pi Network (PI) kembali mengalami tekanan dalam perdagangan 24 jam terakhir.
Berdasarkan data Coinmarketcap pada Minggu (15/3), Token ini tercatat turun sekitar 7,43% ke level $0,199, meskipun pasar kripto secara keseluruhan justru menunjukkan pergerakan yang relatif positif.
Penurunan ini membuat Pi kembali berada di bawah level psikologis $0,20, sebuah area harga yang sebelumnya dianggap sebagai support penting bagi pergerakan jangka pendek.
Berbeda dengan koreksi besar yang biasanya dipicu oleh berita atau sentimen global, pelemahan harga Pi kali ini lebih banyak dipengaruhi oleh struktur pasar yang tipis dan rendahnya likuiditas perdagangan.
Baca Juga: Harga Pi Network Anjlok 26%, Tekanan Jual Besar Picu Koreksi Tajam
Salah satu faktor utama yang memicu penurunan harga Pi adalah rendahnya kedalaman pasar atau market liquidity.
Indikator yang sering digunakan untuk mengukur likuiditas adalah turnover ratio, yaitu perbandingan antara volume perdagangan dan kapitalisasi pasar.
Dalam kasus Pi, rasio ini tercatat hanya sekitar 0,0355, yang menunjukkan aktivitas perdagangan relatif rendah dibandingkan ukuran pasar token tersebut.
Dalam kondisi seperti ini, bahkan order jual yang tidak terlalu besar dapat memicu penurunan harga yang signifikan karena jumlah pembeli yang tersedia di order book terbatas.
Situasi ini membuat Pi menjadi salah satu aset kripto yang sangat sensitif terhadap perubahan arus order di pasar.
Ketika tekanan jual muncul, harga dapat bergerak turun dengan cepat karena tidak cukup likuiditas untuk menyerap volume penjualan tersebut.
Menariknya, penurunan harga Pi kali ini tidak disertai dengan katalis berita yang jelas.
Tidak ada pengumuman besar, kerja sama baru, ataupun pembaruan ekosistem yang dapat menjelaskan pergerakan harga secara langsung.
Pada periode yang sama, pasar kripto justru menunjukkan performa yang relatif stabil. Bahkan Bitcoin (BTC) dan kapitalisasi pasar kripto global tercatat naik sekitar 0,57%.
Perbedaan arah pergerakan ini menunjukkan bahwa penurunan harga Pi kemungkinan besar dipicu oleh dinamika internal pasar token tersebut, bukan oleh faktor eksternal yang memengaruhi seluruh industri kripto.
Dalam analisis teknikal jangka pendek, level $0,195 kini menjadi area support penting bagi Pi.
Jika harga mampu bertahan di atas level tersebut, ada kemungkinan pasar memasuki fase konsolidasi di sekitar $0,20.
Dalam skenario ini, pergerakan harga Pi dapat berada dalam rentang sempit antara $0,195 hingga $0,205 sambil menunggu katalis baru yang dapat menentukan arah tren selanjutnya.
Namun jika tekanan jual berlanjut dan harga turun di bawah $0,195, risiko penurunan lebih lanjut menuju $0,19 menjadi semakin besar.
Level tersebut dianggap sebagai support psikologis berikutnya yang mungkin menarik minat beli dari sebagian investor.
Selain level harga, indikator lain yang perlu diperhatikan adalah volume perdagangan harian.
Lonjakan volume sering kali menjadi sinyal penting dalam perubahan tren harga. Dalam konteks Pi, analis menilai bahwa kenaikan volume di atas $100 juta dalam 24 jam dapat menunjukkan bahwa likuiditas pasar mulai meningkat.
Jika volume perdagangan meningkat bersamaan dengan kenaikan harga, kondisi ini dapat menandakan minat beli yang kembali masuk ke pasar.
Sebaliknya, jika harga terus turun tanpa peningkatan volume yang signifikan, hal tersebut dapat menunjukkan bahwa pasar masih berada dalam fase distribusi.
Kasus Pi Network ini juga menjadi contoh bagaimana altcoin dengan likuiditas rendah dapat mengalami pergerakan harga yang ekstrem.
Dalam pasar dengan kedalaman terbatas, perubahan kecil dalam arus order dapat menghasilkan volatilitas yang jauh lebih besar dibandingkan aset kripto dengan likuiditas tinggi.
Karena itu, aset seperti Pi sering kali mengalami pergerakan harga yang tajam meskipun tidak ada katalis berita yang signifikan.
Bagi trader jangka pendek, kondisi ini dapat menciptakan peluang trading. Namun bagi investor jangka panjang, volatilitas tinggi juga membawa risiko yang perlu diperhitungkan dengan cermat.
Baca Juga: Harga Pi Network Anjlok 26%, Tekanan Jual Besar Picu Koreksi Tajam
Secara keseluruhan, tren jangka pendek Pi Network saat ini masih menunjukkan tekanan bearish.
Penurunan harga terbaru menyoroti pentingnya likuiditas pasar dalam menjaga stabilitas harga token kripto.
Dalam beberapa hari ke depan, perhatian pasar kemungkinan akan tertuju pada kemampuan harga Pi bertahan di atas level support $0,195.
Jika level tersebut berhasil dipertahankan dan volume perdagangan mulai meningkat, pasar berpotensi mengalami rebound menuju area $0,205 atau lebih tinggi.
Namun jika support tersebut gagal bertahan, Pi berisiko melanjutkan koreksi menuju level harga yang lebih rendah di sekitar $0,19.
Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang.
DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.
Tokocrypto berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.
The post Harga Pi Network Turun 7,43% ke $0,199, Likuiditas Tipis Picu Volatilitas Tinggi appeared first on Tokocrypto News.

Pi Network telah mencapai pencapaian penting dalam perjalanannya menuju cryptocurrency global yang digerakkan oleh komunitas. Fr