Ethereum (ETH) diperdagangkan di US$2.135, turun 9% dari puncak bulan Maret, karena fase distribusi pasca reli sedang berlangsung di grafik harian.
Dua sinyal on-chain menunjukkan arah berlawanan — wallet whale melakukan penjualan di puncak, tapi penarikan pasokan ETH yang tajam dari exchange kini mengindikasikan pembeli mulai masuk di level saat ini.
Data Santiment yang memantau wallet dengan kepemilikan antara 100.000 dan 1.000.000 ETH menunjukkan para holder besar menambah saldo mereka secara konsisten hingga pertengahan Maret seiring harga merangkak naik ke US$2.370. Aksi beli ini membantu mendorong reli pemulihan sebesar 21,44% dari titik rendah 9 Maret di kisaran US$1.950.
Titik balik terjadi sekitar 21 Maret. Saat harga mencapai puncak, saldo wallet whale turun tajam bersamaan dengan harga Ethereum, anjlok dari sekitar US$2.332 ke US$2.053 hanya dalam dua hari.
Ingin mendapatkan insight token seperti ini? Daftar Newsletter Harian Kripto dari Editor Harsh Notariya di sini.
Penurunan saldo whale dan harga secara bersamaan mengonfirmasi bahwa para holder besar ini justru melakukan distribusi — bukan pembelian — saat harga berada di kisaran atas reli tersebut.
Distribusi ini jadi penyebab langsung koreksi 13% yang terlihat pada grafik harga. Penjualan yang terjadi bukanlah likuidasi panik, melainkan aksi keluar terencana oleh wallet-wallet besar di harga tinggi.
Meski ada aksi jual dari whale, data pasokan di exchange menunjukkan pergerakan balasan yang cukup kuat. Antara 21-22 Maret, sekitar 870.000 ETH ditarik dari seluruh exchange — membuat pasokan ETH di exchange turun dari sekitar 8,12 juta menjadi 7,29 juta ETH.
Ini setara dengan sekitar US$1,8 miliar ETH yang keluar dari exchange. Aset kripto yang keluar dari exchange biasanya menandakan niat untuk membeli — holder menarik ETH ke wallet pribadi, bukan untuk dijual langsung.
Divergensi ini menjadi inti dari analisis jangka pendek. Wallet whale telah menjual; kelompok pembeli lain secara bersamaan menarik US$1,43 miliar ETH dari exchange. Dampak bersih terhadap harga tergantung pada kekuatan mana yang akan mendominasi dalam beberapa hari ke depan.
Harga Ethereum berada tepat di atas level Fibonacci 0,786 pada US$2.027. Level ini sebelumnya telah menjadi support pada dua kali pengujian sebelumnya dan menjadi lantai terakhir sebelum US$1.928. Penutupan harian di atas US$2.148 bisa memberikan support yang sangat dibutuhkan untuk ETH.
Selain itu, data Net Realized Profit/Loss dari Glassnode juga memperkuat kemungkinan level support, dengan catatan hasil positif tunggal terbesar sepanjang periode pada 23 Maret, yaitu sekitar +US$380 juta. Setelah enam minggu bar merah mendominasi, lonjakan ini menandakan pembeli sekarang mulai merealisasikan keuntungan.
Untuk membalikkan koreksi ini, ETH membutuhkan penutupan harian di atas US$2.148. Ini akan membuka peluang ETH memulihkan koreksi 13% terakhir menuju US$2.350. Penarikan ETH dari exchange senilai US$1,43 miliar menjadi ‘bahan bakar’ pembelian untuk pergerakan tersebut. Apakah hal itu akan terjadi minggu ini sangat bergantung pada apakah lantai Fibonacci di US$2.027 tetap bertahan saat ada retest berikutnya.
Di sisi lain, jika aksi beli tersebut langsung berbalik menjadi aksi jual, harga Ethereum bisa kehilangan support di US$2.027. Hal itu akan mendorong raja altcoin menuju support besar berikutnya di US$1.928, dan bila level itu juga gagal dipertahankan maka skenario bullish pun akan invalid.

