Platform prediction market Polymarket dan Kalshi sama-sama mengambil langkah tegas untuk memberantas insider trading dengan kebijakan baru.
Dalam siaran pers terbaru, Polymarket mengumumkan aturan integritas pasar yang diperbarui dan berlaku baik di platform DeFi miliknya maupun exchange AS yang sudah diatur oleh CFTC.
Ikuti kami di X untuk mendapatkan berita terbaru secara langsung
Aturan baru Polymarket menjabarkan tiga kategori utama perilaku insider trading yang dilarang. Pengguna tidak boleh lagi berdagang menggunakan informasi rahasia yang dicuri, bertindak berdasarkan data yang diperoleh secara ilegal, atau bertaruh jika mereka memiliki cukup wewenang atau pengaruh untuk memengaruhi hasil suatu peristiwa.
Platform ini juga memperkenalkan halaman Market Integrity. Halaman ini menjelaskan penerapan aturan di praktik nyata dan menyediakan saluran pelaporan aktivitas mencurigakan bagi pengguna.
Selain insider trading, aturan Polymarket juga melarang spoofing, wash trading, transaksi fiktif, self-dealing, front-running, penyalahgunaan informasi, dan praktik-praktik lain yang mengganggu ketertiban pasar.
Kalshi, platform prediction market saingan, juga memperluas “kemampuan internal dan kebijakan” mereka untuk menekan insider trading dan manipulasi pasar.
Platform ini mengumumkan alat yang dirancang untuk secara otomatis memblokir kandidat politik agar tidak dapat berdagang di kampanye mereka sendiri. Kalshi juga menerapkan pengawasan khusus untuk pasar olahraga melalui kerja sama dengan mitra IC360.
Platform tersebut menyebutkan bahwa mereka menggunakan daftar terkurasi untuk secara proaktif memblokir atlet perguruan tinggi maupun profesional, personel, dan wasit agar tidak berdagang di pasar yang terkait dengan liga tempat mereka bernaung.
Selain itu, Kalshi juga menambahkan fitur whistleblower langsung di halaman pasar, sehingga anggota komunitas dapat menandai potensi pelanggaran saat menjelajahi data perdagangan publik.
Pengumuman ini muncul di tengah peningkatan pengawasan dari regulator dan legislator terhadap prediction market. Kemarin, Senator Adam Schiff dan John Curtis memperkenalkan RUU “Prediction Markets Are Gambling Act.” RUU tersebut bertujuan untuk melarang platform prediction market menawarkan kontrak yang terkait dengan laga olahraga.
Subscribe ke channel YouTube kami untuk menyaksikan pemimpin dan jurnalis memberikan wawasan ahli


