Solana (SOL) diperdagangkan di US$90, turun 1,09%, karena trendline naik dan target US$100 masih belum tercapai.
Dua indikator on-chain menegaskan bahwa basis pembeli di balik pemulihan ini lebih tipis dari yang terlihat pada grafik harga, sementara klaster Fibonacci US$96 menjadi batas antara pergerakan yang mandek dan breakout yang nyata.
Data Glassnode menunjukkan Solana sempat menarik sekitar 8,6 juta alamat baru per hari di awal Maret. Menjelang akhir Maret, angka itu turun menjadi sekitar 6,5 juta — terjadi penurunan 21%. Penurunan berlangsung stabil dan tanpa gangguan meskipun harga berusaha pulih.
Alamat baru melambangkan modal segar yang masuk ke jaringan. Jika harga Solana naik sementara penciptaan alamat baru justru menurun, berarti pemegang lama yang mendorong kenaikan, bukan partisipan baru. Pemulihan yang hanya bergantung pada holder lama biasanya cepat kehabisan tenaga sebelum mencapai resistance kunci.
Ingin insight token seperti ini? Daftar newsletter Crypto Harian Editor Harsh Notariya di sini.
Data saat ini membatasi skenario US$100 secara langsung. Breakout nyata di atas US$96 membutuhkan pembalikan tren penambahan alamat baru agar meningkat. Hal ini belum terjadi.
Chaikin Money Flow (CMF) menunjukkan divergensi bearish yang jelas sepanjang pemulihan. Antara 25 Februari dan 24 Maret, CMF mencapai puncak mendekati +0,16 saat harga mendekati US$90.
Pola tersebut menunjukkan divergensi bearish yang berlebihan. Harga Solana mencetak level tinggi yang sama. Namun, tekanan beli berbasis volume di setiap kenaikan terus menyusut dan penjual semakin kuat menyerap setiap pergerakan naik.
CMF kini menunjukkan -0,04, menandakan penjual menutup candle harian di bagian bawah rentang harga. Jika digabung dengan penurunan alamat baru sebesar 21%, pemulihan ini belum didukung permintaan yang kuat untuk menembus US$96 apalagi menembus US$100.
Solana saat ini berkonsolidasi di kisaran US$90, di antara lantai support US$85 dan trendline naik yang mengarah ke level Fibonacci 0,382 di US$96. Lingkaran merah pada grafik menandai zona resistance penting di US$96–US$100. Berdasarkan divergensi CMF dan penurunan jumlah alamat baru, skenario bearish adalah harga berhenti dan berbalik arah di zona itu, bukan menembusnya.
Data Coin Days Destroyed (CDD) menjadi kunci yang berpotensi mengubah situasi ini. Satu-satunya lonjakan besar CDD mencapai sekitar 3,5 miliar pada 5 Maret, terjadi bersamaan dengan titik terendah siklus — pergerakan SOL lama di saat ketakutan maksimal. Setelah itu, CDD kembali ke kisaran normal 100–300 juta per hari, dan tidak ada lonjakan baru pada 24 Maret. Holder jangka panjang tidak melakukan distribusi sehingga tekanan jual tetap terjaga di satu lapisan.
Penentu akan ada pada CDD. Jika muncul lonjakan baru mendekati 3,5 miliar coin days, disertai penutupan harian di atas US$96, itu menandakan holder jangka panjang mulai memindahkan koin mereka saat pasar menguat, bukan sekadar diam. Kombinasi itu akan membuka peluang ke target Fibonacci berikutnya di US$103 dan US$108, asalkan terlebih dahulu mampu menembus level Fibonacci 0,5 di US$100.

