Tether dan Circle secara bersamaan memasukkan ke daftar hitam sebuah hot wallet Ethereum milik exchange aset kripto Iran, Wallex, dengan mengunci stablecoin saat platform tersebut sedang aktif memindahkan aset lintas chain.
Peneliti blockchain ZachXBT menyoroti insiden ini pada 25 Maret. Aksi pembekuan tersebut mengenai alamat 0x6926…43df, yang saat itu menyimpan sekitar US$117.000 dalam bentuk Tether (USDT), USD Coin (USDC), dan sejumlah token kecil ketika masuk daftar hitam.
Beberapa jam sebelum masuk daftar hitam, Wallex dilaporkan mulai mengonsolidasikan aset kripto dari beberapa hot wallet di Tron dan Ethereum ke BNB Smart Chain (BSC) dengan menggunakan beberapa cross-chain bridge.
Operasi ini sebagian besar berhasil. Sekitar US$2,49 juta dalam Binance-Peg BSC-USD masuk ke alamat BSC terpisah, 0xf945…ccdd.
Alamat tersebut hanya melakukan tiga transaksi kecil BNB untuk biaya gas yang tercatat masuk. Tidak ada dana yang keluar sejak itu, dan semua dana masih benar-benar menganggur.
Pembekuan ganda seperti ini jarang terjadi. Dua penerbit stablecoin utama bertindak dalam waktu yang hampir bersamaan, mencerminkan penegakan kepatuhan yang terkoordinasi.
Wallex memang belum secara resmi ditetapkan oleh Office of Foreign Assets Control (OFAC) dari Departemen Keuangan AS, meskipun semua aktivitas aset kripto yang terkait dengan Iran masuk dalam cakupan sanksi yang luas.
Insiden ini sejalan dengan pola pengetatan penegakan stablecoin terhadap platform terkait Iran. Pada Januari 2026, OFAC memberikan sanksi kepada dua exchange yang terdaftar di Inggris, Zedcex dan Zedxion, karena diduga memfasilitasi transaksi lebih dari US$1 miliar untuk Korps Garda Revolusi Iran.
Hanya Tether sendiri yang telah memasukkan lebih dari US$3,3 miliar USDT ke daftar hitam di lebih dari 7.000 wallet sejak 2023.
Exchange Iran menghadapi tekanan yang semakin besar. Bank sentral Iran memerintahkan sejumlah platform utama, termasuk Wallex dan Nobitex, untuk menghentikan perdagangan USDT-toman pada awal Maret dengan tujuan memperlambat pelarian modal setelah serangan militer AS dan Israel.
Wallex belum mengeluarkan pernyataan publik. Situs resminya masih bisa diakses. Dana US$2,49 juta di BSC belum bergerak, dan wallet lain yang terhubung ke exchange ini juga berpotensi mengalami tindakan serupa.

