- Tether mempekerjakan firma Big Four untuk audit USDT lengkap pertama, meningkatkan transparansi dan kepercayaan.
- Audit USDT memeriksa cadangan, aset, dan tata kelola, memperkuat kepercayaan pasar kripto.
- Dengan $184 miliar yang beredar, langkah Tether menetapkan standar baru untuk akuntabilitas stablecoin.
Tether, perusahaan di balik stablecoin USDT, telah mempekerjakan firma akuntansi Big Four untuk melakukan audit keuangan lengkap pertamanya. Langkah ini datang di tengah meningkatnya seruan untuk transparansi dalam industri cryptocurrency. Dengan USDT bernilai lebih dari $184 miliar dan digunakan oleh lebih dari 550 juta orang di seluruh dunia, audit ini bertujuan untuk memberikan gambaran yang lebih jelas tentang posisi keuangan perusahaan.
Tether Memulai Audit USDT Lengkap Pertama
Seperti yang diumumkan oleh Tether, audit akan memeriksa kombinasi aset digital Tether, cadangan tradisional, dan kewajiban yang ditokenisasi. CEO Paolo Ardoino mengatakan, "Kepercayaan dibangun ketika institusi bersedia membuka diri sepenuhnya untuk pengawasan."
Proses ini mencerminkan peningkatan selama bertahun-tahun pada sistem, tata kelola, dan manajemen risiko Tether. Hasilnya, ini memperkuat posisi perusahaan untuk transparansi dan stabilitas keuangan di pasar kripto.
Menetapkan Standar untuk Transparansi Aset Digital
Sebagian besar perusahaan stablecoin memberikan atestasi, tetapi Tether mengambil langkah lebih jauh dengan audit keuangan lengkap. Selama proses awal, firma audit meninjau kontrol internal perusahaan, pelaporan keuangan, dan manajemen risiko.
Beberapa firma menyatakan minat karena ukuran dan jangkauan global Tether. CFO Simon McWilliams mengatakan, "Audit akan diserahkan karena organisasi sudah beroperasi pada standar audit Big Four."
Tether juga memperkuat cadangannya sambil menjaga likuiditas tetap tinggi. Perusahaan telah mempertahankan pendapatan untuk mendukung stabilitas USDT, dan akan menyesuaikan sekuritas yang terdaftar dalam beberapa hari mendatang. Audit akan memberikan pandangan yang jelas tentang cadangan keuangan perusahaan dan posisinya.
Membangun Kepercayaan dan Kesiapan Keuangan Global
Tether menyoroti bagaimana USDT membantu orang memindahkan uang lintas batas dan mengakses layanan keuangan. Perusahaan juga telah bekerja sama dengan penegak hukum untuk menghentikan aktivitas ilegal dan membekukan dana yang mencurigakan.
Hasilnya, USDT tetap menjadi mata uang digital yang dipercaya. CEO Paolo Ardoino mengatakan, "Bagi ratusan juta orang yang bergantung pada USD₮, audit ini bukan hanya latihan kepatuhan; ini tentang akuntabilitas, ketahanan, dan kepercayaan."
Menurut DeFiLiama, pasar stablecoin telah mencapai $315,7 miliar sejauh ini, meskipun sedikit turun sebesar $931 juta (0,29%) minggu lalu. Tether (USDT) mendominasi dengan lebih dari separuh pasar di 58%, menunjukkan perannya yang kuat dalam kripto. Setelah pertumbuhan pesat sejak 2020 dan periode tenang di 2022–23, pasar melonjak lagi di 2025, membuktikan stablecoin sebagai alat untuk perdagangan dan transaksi global.
Terkait: Tether Meluncurkan Sistem AI BitNet LoRA Lintas Platform
Penafian: Informasi yang disajikan dalam artikel ini hanya untuk tujuan informasi dan edukasi. Artikel ini bukan merupakan nasihat keuangan atau nasihat dalam bentuk apa pun. Coin Edition tidak bertanggung jawab atas kerugian yang timbul sebagai akibat dari penggunaan konten, produk, atau layanan yang disebutkan. Pembaca disarankan untuk berhati-hati sebelum mengambil tindakan apa pun terkait perusahaan.
Sumber: https://coinedition.com/tether-hires-big-four-firm-for-first-full-usdt-reserve-audit/



