Harga Pi Network kembali melemah dalam 24 jam terakhir, turun sekitar 3,08% ke level $0,177 menurut catatan Coinmarketcap pada Sabtu (28/3).
Penurunan ini terjadi di tengah tekanan pasar kripto secara luas yang dipicu oleh meningkatnya sentimen risk-off global, sekaligus menunjukkan tingginya korelasi Pi terhadap pergerakan Bitcoin sebagai aset utama.
Secara umum, pergerakan harga Pi Network kali ini tidak didorong oleh katalis spesifik dari dalam ekosistemnya, melainkan lebih sebagai efek lanjutan dari tekanan makro yang memukul hampir seluruh aset berisiko, termasuk kripto.
Baca Juga: Pi Network Melonjak 11% Pasca Upgrade Protocol 20
Penurunan harga Pi sejalan dengan pelemahan pasar kripto global yang juga turun sekitar 3%.
Faktor utama di balik kondisi ini adalah meningkatnya ketidakpastian geopolitik, khususnya terkait ketegangan antara Amerika Serikat dan Iran, serta lonjakan harga minyak yang mendekati $110 per barel.
Kondisi tersebut memicu pergeseran sentimen investor ke arah lebih defensif.
Salah satu indikator yang paling terlihat adalah arus keluar dana dari ETF Bitcoin spot di AS yang mencapai sekitar $171 juta dalam satu hari, yang tercatat sebagai jumlah terbesar dalam tiga minggu terakhir.
Alhasil, arus keluar ini memberikan tekanan tambahan pada harga Bitcoin, yang kemudian menyeret altcoin seperti Pi.
Dalam konteks ini, Pi kembali menunjukkan karakter sebagai aset high-beta, bergerak searah dengan Bitcoin, tetapi dengan volatilitas yang lebih tinggi.
Selain faktor eksternal, Pi juga masih menghadapi sejumlah tekanan dari dalam ekosistemnya.
Salah satu yang paling disorot adalah proses migrasi token yang masih berlangsung, yang secara bertahap meningkatkan suplai beredar di pasar.
Peningkatan suplai ini berpotensi menciptakan tekanan jual tambahan, terutama ketika tidak diimbangi oleh permintaan baru yang cukup kuat. Dalam kondisi pasar yang sedang melemah, faktor ini menjadi semakin signifikan.
Dari sisi teknikal, struktur harga Pi juga menunjukkan kelemahan. Aset ini masih bergerak dalam pola penurunan (descending structure), dengan level support penting di sekitar $0,17 yang kini mulai teruji.
Ketidakmampuan Pi untuk mempertahankan level ini dapat membuka ruang penurunan lebih lanjut.
Dalam jangka pendek, pergerakan Pi masih cenderung bearish selama harga bertahan di bawah area resistance sekitar $0,19.
Level ini menjadi batas penting untuk menentukan apakah pasar bisa mulai stabil atau justru melanjutkan tren penurunan.
Jika tekanan jual berlanjut dan harga menembus support $0,17 secara meyakinkan, maka potensi penurunan lanjutan ke area $0,15 menjadi semakin terbuka.
Sebaliknya, jika Pi mampu bertahan dan kembali menembus $0,19, hal ini bisa menjadi sinyal awal pemulihan.
Namun demikian, arah pergerakan Pi tetap sangat bergantung pada kondisi pasar secara keseluruhan, terutama stabilitas Bitcoin. Selama Bitcoin belum menemukan titik keseimbangan yang kuat, altcoin seperti Pi kemungkinan akan tetap berada dalam tekanan.
Pergerakan terbaru ini menegaskan bahwa harga Pi Network masih lebih dipengaruhi oleh sentimen pasar global dibandingkan perkembangan internalnya.
Tanpa adanya katalis kuat seperti pembaruan besar atau peningkatan adopsi signifikan, Pi cenderung mengikuti arah pasar yang lebih luas.
Meski roadmap pengembangan jaringan tetap berjalan, termasuk rencana upgrade node ke versi 23.0 dalam beberapa bulan ke depan, dampaknya terhadap harga dalam jangka pendek masih terbatas jika tekanan eksternal belum mereda.
Baca Juga: Harga Pi Network Turun ke $0,199, Likuiditas Tipis Picu Volatilitas Tinggi
Penurunan harga Pi Network kali ini mencerminkan kombinasi antara tekanan makro global dan faktor internal yang belum sepenuhnya terselesaikan.
Dengan struktur teknikal yang masih lemah dan suplai yang terus bertambah, Pi berada dalam posisi rentan di tengah kondisi pasar yang tidak kondusif.
Ke depan, level $0,17 menjadi titik krusial yang perlu diperhatikan. Sementara itu, stabilitas Bitcoin akan menjadi faktor utama yang menentukan apakah tekanan terhadap Pi akan berlanjut atau mulai mereda.
The post Harga Pi Network Turun 3%, Tertekan Sentimen Global dan Arus Keluar ETF Bitcoin appeared first on Tokocrypto News.


