Cryptoharian – Morgan Stanley bersiap meluncurkan produk Bitcoin ETF dengan strategi yang cukup agresif, yakni menawarkan biaya pengelolaan yang sangat rendah.Cryptoharian – Morgan Stanley bersiap meluncurkan produk Bitcoin ETF dengan strategi yang cukup agresif, yakni menawarkan biaya pengelolaan yang sangat rendah.

Morgan Stanley Siap ‘Adu Mekanik’ dengan BlackRock Soal ETF Bitcoin

2026/03/29 13:01
durasi baca 2 menit
Untuk memberikan masukan atau menyampaikan kekhawatiran terkait konten ini, silakan hubungi kami di [email protected]

Cryptoharian – Morgan Stanley bersiap meluncurkan produk Bitcoin ETF dengan strategi yang cukup agresif, yakni menawarkan biaya pengelolaan yang sangat rendah.

Menurut salah satu analis Bloomberg bernama Eric Bachulnas, ETF ini akan mengenakan fee sebesar 0,14 persen, menjadikannya salah satu yang termurah di pasar saat ini. Angka tersebut bahkan lebih rendah dibandingkan beberapa kompetitor utama, termasuk produk dari BlackRock yang saat ini memimpin pasar.

Langkah ini dinilai bukan sekadar kompetitif, tetapi juga strategis. Dengan fee yang lebih rendah, Morgan Stanley berpeluang menarik lebih banyak investor, baik dari dalam jaringan mereka sendiri maupun dari luar. Apalagi, bank ini memiliki basis klien besar dengan ribuan advisor yang mengelola triliunan dolar aset.

Di sisi lain, keputusan ini juga memberi sinyal bahwa persaingan di pasar Bitcoin ETF semakin ketat. Selama ini, BlackRock melalui produknya IBIT menjadi pemain dominan.Namun dengan masuknya institusi besar seperti Morgan Stanley, peta persaingan bisa mulai berubah.

ETF Grayscale Bitcoin Mini Trust saat ini memiliki biaya sekitar 0,15 persen. ETF besar seperti iShares Bitcoin Trust BlackRock di sisi lain mengenakan biaya sekitar 0,25 persen.

Dengan kecenderungan biaya yang lebih rendah, investor dapat dengan mudah memindahkan dana dari satu ETF ke ETF lain tanpa mengubah eksposur pada bitcoin.

Baca Juga: Binance Australia Didenda Rp100 Miliar, Ini Penyebabnya

ETF ini sendiri rencananya akan diperdagangkan di NYSE Arca dan menjadi salah satu produk pertama dari bank besar di segmen spot Bitcoin ETF. Jika berjalan sesuai rencana, peluncurannya diperkirakan akan terjadi dalam waktu dekat.

Menariknya, langkah Morgan Stanley tidak berhenti di Bitcoin. Bank ini juga disebut telah mengajukan ETF untuk Ethereum dan Solana. Jika strategi biaya rendah ini diterapkan juga pada produk tersebut, bukan tidak mungkin akan terjadi “perang fee” di industri ETF kripto.

Selain itu, Morgan Stanley memiliki sekitar 15.000 hingga 16.000 penasihat keuangan yang mengelola aset klien senilai lebih dari US$ 6 triliun. Artinya, setiap produk investasi yang mereka dorong, termasuk ETF Bitcoin, bisa langsung masuk ke dalam ekosistem internal tanpa perlu bergantung pada pihak luar.

Sebaliknya, pesaing seperti BlackRock harus mengandalkan jaringan penasihat eksternal. Model ini memang luas, tetapi tidak sepenuhnya terkontrol. Mereka tidak bisa memastikan seberapa aktif produk mereka dipromosikan atau bagaimana setiap penasihat menyampaikannya ke klien.

Peluang Pasar
Logo INI
Harga INI(INI)
$0.10699
$0.10699$0.10699
-0.41%
USD
Grafik Harga Live INI (INI)
Penafian: Artikel yang diterbitkan ulang di situs web ini bersumber dari platform publik dan disediakan hanya sebagai informasi. Artikel tersebut belum tentu mencerminkan pandangan MEXC. Seluruh hak cipta tetap dimiliki oleh penulis aslinya. Jika Anda meyakini bahwa ada konten yang melanggar hak pihak ketiga, silakan hubungi [email protected] agar konten tersebut dihapus. MEXC tidak menjamin keakuratan, kelengkapan, atau keaktualan konten dan tidak bertanggung jawab atas tindakan apa pun yang dilakukan berdasarkan informasi yang diberikan. Konten tersebut bukan merupakan saran keuangan, hukum, atau profesional lainnya, juga tidak boleh dianggap sebagai rekomendasi atau dukungan oleh MEXC.