Peneliti kripto SMQKE (@SMQKEDQG) telah menyoroti detail penting yang terus membentuk ekspektasi seputar adopsi XRP.
Dalam postingan terbaru, dia menunjuk ke sebuah video yang menjelaskan seberapa cepat lembaga keuangan dapat mulai menggunakan infrastruktur Ripple.
Diskusi tersebut menawarkan pandangan yang jelas tentang timeline onboarding di dunia nyata, memperkuat gagasan bahwa integrasi XRP dapat bergerak dengan kecepatan yang terukur namun efisien setelah kejelasan regulasi tiba.
Video tersebut, yang didukung oleh rincian di layar, berfokus pada bagaimana institusi berpindah dari keterlibatan awal ke penggunaan operasional penuh. Proses ini menjadi sangat relevan karena CLARITY Act semakin dekat dengan implementasi, memberikan bank kerangka kerja yang terdefinisi untuk beroperasi.
Pembicara dalam video tersebut menguraikan timeline langsung. Implementasi penuh, termasuk onboarding, integrasi teknis, dan pengujian, biasanya memakan waktu "sekitar dua hingga tiga bulan dari awal hingga akhir."
Fase onboarding mencakup tinjauan kredit dan pemeriksaan kepatuhan. Langkah-langkah ini memastikan institusi memenuhi persyaratan sebelum mengakses jaringan Ripple.
Setelah itu, integrasi teknis dimulai. Sistem terhubung, alur kerja selaras, dan proses internal menyesuaikan untuk mendukung transaksi berbasis XRP. Pembicara menambahkan bahwa pekerjaan teknis saja dapat memakan waktu "satu hingga dua bulan."
Periode ini mencakup lingkungan pengujian, validasi sistem, dan kesiapan operasional. Setiap langkah memastikan bahwa institusi dapat menangani aliran transaksi nyata tanpa gangguan.
Sementara timeline standar berada dalam beberapa bulan, video tersebut menyoroti seberapa cepat penerapan dapat terjadi ketika sumber daya selaras.
Pembicara menyatakan, "Yang tercepat yang pernah saya lakukan mungkin implementasi tiga minggu." Contoh ini menunjukkan bahwa institusi dengan koordinasi internal yang sangat kuat dapat mempercepat proses.
Pada saat yang sama, integrasi yang lebih kompleks mungkin meluas mendekati rentang tiga bulan. Institusi yang lebih besar sering memerlukan keselarasan sistem yang lebih dalam dan persetujuan internal. Meskipun demikian, rentangnya tetap ketat dibandingkan dengan peningkatan infrastruktur keuangan tradisional.
Peluncuran yang diharapkan dari CLARITY Act menciptakan kondisi untuk pergerakan institusional yang lebih cepat. Kepastian regulasi menghilangkan keraguan. Bank dapat melanjutkan dengan onboarding setelah definisi hukum dan standar kepatuhan menjadi jelas.
Kerangka kerja Ripple yang telah mapan memposisikan XRP sebagai solusi siap pakai dalam lingkungan ini. Institusi tidak perlu membangun sistem baru dari awal. Mereka berintegrasi ke dalam jaringan yang sudah ada yang dirancang untuk pembayaran lintas batas dan manajemen likuiditas.
Akibatnya, para ahli percaya harga XRP dapat diuntungkan dari CLARITY Act. Timeline yang dibahas dalam video mendukung transisi ini. Siklus onboarding 2 hingga 3 bulan berarti institusi dapat merespons dengan cepat setelah regulasi selaras dengan persyaratan internal mereka.
Disclaimer: Konten ini dimaksudkan untuk menginformasikan dan tidak boleh dianggap sebagai nasihat keuangan. Pandangan yang diungkapkan dalam artikel ini mungkin mencakup pendapat pribadi penulis dan tidak mewakili pendapat Times Tabloid. Pembaca disarankan untuk melakukan riset menyeluruh sebelum membuat keputusan investasi apa pun. Setiap tindakan yang diambil oleh pembaca sepenuhnya merupakan risiko mereka sendiri. Times Tabloid tidak bertanggung jawab atas kerugian finansial apa pun.
Ikuti kami di X, Facebook, Telegram, dan Google News
Postingan Here's How Quickly Banks Can Adopt XRP Once the CLARITY Act Is Passed muncul pertama kali di Times Tabloid.


