Bitcoin (BTC) Memasuki Pekan Terakhir Maret Dekat US$67.400, Menghadapi Rangkaian Rilis Data Ekonomi AS yang Padat dan Bisa Menentukan Apakah Aset Kripto PerdanBitcoin (BTC) Memasuki Pekan Terakhir Maret Dekat US$67.400, Menghadapi Rangkaian Rilis Data Ekonomi AS yang Padat dan Bisa Menentukan Apakah Aset Kripto Perdan

Pidato Jerome Powell di Antara 6 Faktor Ekonomi Makro yang Akan Pengaruhi Bitcoin sebelum Good Friday

2026/03/30 13:04
durasi baca 6 menit
Untuk memberikan masukan atau menyampaikan kekhawatiran terkait konten ini, silakan hubungi kami di [email protected]

Bitcoin (BTC) Memasuki Pekan Terakhir Maret Dekat US$67.400, Menghadapi Rangkaian Rilis Data Ekonomi AS yang Padat dan Bisa Menentukan Apakah Aset Kripto Perdana Ini Berhasil Breakout dari Konsolidasi Dua Bulan atau Makin Turun ke Area Bearish.

Enam laporan ini mencakup permintaan tenaga kerja, kesehatan konsumen, dan panduan dari The Fed. Semua menentukan ekspektasi pemangkasan suku bunga yang kini menjadi penggerak utama ekonomi makro untuk pasar aset kripto di 2026.

Powell Menetapkan Arah saat Bitcoin Konsolidasi

Ketua The Fed Jerome Powell akan berbicara pada Senin pukul 10:30 pagi waktu ET, dalam acara yang pasar anggap sangat berdampak.

Belum ada topik khusus yang diumumkan sebelumnya, namun para trader akan memperhatikan tiap kalimat untuk mendapatkan petunjuk apakah The Fed melihat kemungkinan pemangkasan suku bunga tahun ini.

Latar belakangnya cukup tegang. The Fed menahan suku bunga di kisaran 3,50%-3,75% pada rapat tanggal 17-18 Maret, sementara dot plot yang diperbarui hanya memproyeksikan satu kali pemangkasan suku bunga di 2026.

Powell mengakui bahwa kemajuan dalam menekan inflasi berjalan lebih lambat dari yang diharapkan, dan ia menyoroti harga jasa yang masih tinggi sebagai masalah yang belum tuntas.

Jika Powell berbicara dengan nada dovish, terutama kalau menyinggung pasar tenaga kerja sudah cukup melunak sehingga bisa memberi alasan untuk pelonggaran lebih awal, maka reli pelonggaran bisa saja terjadi.

Nada hawkish kemungkinan akan memperkuat dolar AS dan mendorong yield obligasi Treasury naik lebih tinggi, sehingga mengurangi selera risiko di pasar aset kripto.

Performa Harga BitcoinPerforma Harga Bitcoin. Sumber: BeInCrypto

Sepanjang Maret, Bitcoin bergerak di kisaran US$65.000 hingga US$76.000 setelah sempat terkoreksi tajam dari rekor tertinggi sepanjang masa di US$126.000 yang tercapai di akhir 2025.

ETF Bitcoin spot mencatat arus masuk sebesar US$1,47 miliar selama tujuh hari berturut-turut di awal Maret, tapi arus keluar kembali terjadi setelah pertemuan FOMC.

Alat CME FedWatch sekarang menunjukkan peluang sebesar 96% tidak ada perubahan suku bunga pada rapat bulan April, sementara peluang kenaikan suku bunga ikut naik.

Peluang Pemangkasan Suku Bunga oleh The Fed. Sumber: CME FedWatch Tool

Posisi tersebut membuat Bitcoin jadi sangat sensitif terhadap setiap perubahan retorika dari The Fed pada Senin pagi.

Ujian Rilis Ganda Selasa Uji Permintaan Tenaga Kerja dan Kepercayaan Konsumen

Dua laporan akan dirilis bersamaan pada Selasa pukul 10:00 pagi waktu ET.

  • JOLTS Job Openings

Data JOLTS Job Openings bulan Februari bakal menunjukkan apakah permintaan tenaga kerja masih melanjutkan penurunan selama beberapa bulan terakhir. Konsensus memperkirakan akan ada sekitar 7 juta lowongan pekerjaan, sedikit di atas angka Januari yang sebesar 6,95 juta.

Kalender Ekonomi AS Pekan IniKalender Ekonomi AS Pekan Ini. Sumber: MarketWatch

Data JOLTS penting untuk Bitcoin karena jadi salah satu tolok ukur favorit The Fed untuk ketatnya pasar tenaga kerja. Jika lowongan turun, berarti pelaku usaha mulai menahan perekrutan pegawai, sehingga tekanan upah berkurang dan argumen penurunan suku bunga makin kuat.

Angka di bawah 7 juta akan memperkuat tren pelunakan pasar tenaga kerja yang mulai terjadi sejak pertengahan 2025 dan bisa mendorong ekspektasi penurunan suku bunga, yang historisnya mendukung pergerakan harga BTC.

  • Consumer Confidence

Indeks Consumer Confidence Maret dari Conference Board juga akan dirilis bersamaan dengan JOLTS. Prediksi ada di angka sekitar 88,0, turun dari 91,2 sebelumnya.

Pengeluaran konsumen menyumbang sekitar 70% dari PDB AS dan jika kepercayaan diri jatuh tajam, ini biasanya menandakan minat belanja masyarakat menurun.

Bagi pasar aset kripto, angka kepercayaan konsumen yang lebih lemah dari perkiraan ditambah data JOLTS yang juga lembek akan memperkuat narasi dovish menjelang Rabu. Kombinasi dua data ini di masa lalu terbukti mendukung aset berisiko karena memajukan ekspektasi penurunan suku bunga.

Gladi Bersama di Hari Rabu untuk Laporan Ketenagakerjaan

Dua data yang akan keluar pada hari Rabu akan menjadi gambaran awal sebelum data utama hari Jumat.

  • ADP Nonfarm Employment report

Laporan ADP Nonfarm Employment bulan Maret akan keluar pukul 8:15 pagi waktu ET, konsensus memperkirakan sekitar 63.000 tambahan pekerjaan sektor swasta.

Data ADP memang kerap berbeda dari angka resmi Biro Statistik Tenaga Kerja (BLS) dalam beberapa bulan terakhir, namun jika ada kejutan besar, pasar tetap akan bereaksi signifikan.

  • Laporan Penjualan Ritel

Pada pukul 08.30 pagi ET, laporan penjualan ritel bulan Februari yang tertunda akan dirilis. Konsensus memperkirakan kenaikan 0,4% dari bulan sebelumnya, setelah penurunan 0,2% di Januari.

Ini adalah data paling langsung untuk melihat pengeluaran konsumen dan akan menunjukkan apakah rumah tangga masih punya daya beli meskipun harga minyak naik dan sentimen mulai melemah.

Jika hasil ADP dan penjualan ritel keduanya meleset, kekhawatiran resesi akan semakin besar dan kemungkinan mendorong Bitcoin ke kisaran US$68.000–US$70.000 karena harapan pemangkasan suku bunga muncul kembali.

Jika kedua data mengungguli ekspektasi, maka narasi “ekonomi yang tangguh” akan menguat, bisa mendorong imbal hasil Treasury dan dolar AS naik, sedangkan BTC akan tertekan.

Kondisi ini bisa berdampak dua arah bagi Bitcoin. Data yang lemah mendukung kebijakan moneter yang lebih longgar, yang membuat ekspektasi likuiditas meningkat. Tapi kalau kelemahan itu berubah menjadi ketakutan resesi yang nyata, penjualan aset berisiko bisa menyeret aset kripto turun bersama saham.

Laporan Pekerjaan Maret Tiba di Pasar yang Tutup

Laporan Employment Situation dari BLS yang jatuh pada hari Jumat menjadi sorotan utama minggu ini. Laporan ini akan dirilis pukul 08.30 pagi ET pada hari Jumat.

Laporan ini hadir di tengah libur Good Friday, sehingga terjadi situasi unik di mana pasar berjangka bisa bereaksi tapi perdagangan saham tunai kemungkinan baru dibuka lagi Senin.

Konsensus FactSet memperkirakan tambahan +45.000 payroll nonpertanian (NFP), sedikit pulih setelah kejutan -92.000 di bulan Februari.

Tingkat pengangguran diperkirakan naik ke 4,5% dari 4,4%, sementara rata-rata upah per jam diproyeksikan tumbuh 0,3% secara bulanan dan 3,8% secara tahunan.

Laporan Februari adalah yang terlemah sejak Desember 2020. Sektor kesehatan kehilangan 28.000 pekerjaan akibat aksi mogok kerja yang berlanjut, payroll pemerintah federal turun 10.000, dan data bulan-bulan sebelumnya direvisi menurun cukup drastis. Data tersebut membuat pasar saham dan kripto terguncang, BTC sempat turun ke kisaran US$70.000 sebelum stabil lagi.

Jika terjadi rebound ke kisaran +50.000–60.000, itu akan dianggap sebagai stabilisasi, bukan pemulihan, mengingat rata-rata bulanan sebelum tarif sekitar 180.000 pekerjaan. Hasil seperti itu kemungkinan membuat ekspektasi suku bunga tetap sama dan Bitcoin bergerak sideways.

Risiko utama justru ada di kondisi ekstrem. Jika angkanya negatif atau terjadi kehilangan pekerjaan lagi selama sebulan, hal itu akan memperkuat spekulasi resesi dan bisa menekan BTC ke kisaran US$62.000–US$63.000 walaupun ada angin penurunan suku bunga.

Kalau pertumbuhan payroll melampaui +100.000, apalagi disertai kenaikan upah, kekhawatiran “suku bunga tinggi lebih lama” akan muncul dan menekan kripto bersama dolar AS yang menguat.

Peluang Pasar
Logo INI
Harga INI(INI)
$0.10702
$0.10702$0.10702
-0.01%
USD
Grafik Harga Live INI (INI)
Penafian: Artikel yang diterbitkan ulang di situs web ini bersumber dari platform publik dan disediakan hanya sebagai informasi. Artikel tersebut belum tentu mencerminkan pandangan MEXC. Seluruh hak cipta tetap dimiliki oleh penulis aslinya. Jika Anda meyakini bahwa ada konten yang melanggar hak pihak ketiga, silakan hubungi [email protected] agar konten tersebut dihapus. MEXC tidak menjamin keakuratan, kelengkapan, atau keaktualan konten dan tidak bertanggung jawab atas tindakan apa pun yang dilakukan berdasarkan informasi yang diberikan. Konten tersebut bukan merupakan saran keuangan, hukum, atau profesional lainnya, juga tidak boleh dianggap sebagai rekomendasi atau dukungan oleh MEXC.