Ekonom DBS Group Research menganalisis pasar obligasi Asia di bawah guncangan geopolitik saat ini. Catatan tersebut menyebutkan India dan Indonesia telah mengalami kenaikan imbal hasil tetapi tidak sedramatis rekan-rekan Barat mereka, sementara Korea Selatan menghadapi volatilitas yang lebih besar. Catatan ini berpendapat bahwa obligasi China tetap mendapat dukungan yang baik berkat berbagai penyangga, dan Singapura terus menarik arus safe haven meskipun kemungkinan imbal hasil telah mencapai titik terendah.
China terlindungi saat Singapura menarik arus
"Pasar obligasi Asia juga sedang bergerak, meskipun aksinya berbeda-beda, menunjukkan tingkat kerentanan yang beragam."
"Negara dengan imbal hasil tinggi seperti India dan Indonesia telah melihat imbal hasil obligasi mereka naik, tetapi tidak sedramatis yang ditunjukkan oleh rekan-rekan Barat mereka."
"Imbal hasil obligasi Korea Selatan mencerminkan stres dan volatilitas yang relatif lebih besar."
"China, meskipun menjadi importir utama bahan bakar dari Timur Tengah, dicirikan oleh beberapa lapisan perlindungan."
"Adapun Singapura, imbal hasil mungkin telah mencapai titik terendah, tetapi arus safe haven kemungkinan akan terus berlanjut."
(Artikel ini dibuat dengan bantuan alat Artificial Intelligence dan ditinjau oleh editor.)
Sumber: https://www.fxstreet.com/news/asia-bonds-diverging-risks-and-safe-haven-flows-dbs-202603301928

