Infrastruktur pembayaran global kini berkembang melalui integrasi modular daripada penggantian sistem penuh. Bank dan jaringan keuangan semakin memisahkan pesan, kepatuhan, dan penyelesaian ke dalam lapisan yang berbeda. Struktur ini memungkinkan institusi untuk meningkatkan kemampuan likuiditas dan penyelesaian tanpa mengganggu sistem warisan yang masih memproses triliunan transaksi harian.
Menurut postingan oleh SMQKE, SWIFT tidak memerlukan kemitraan langsung dengan Ripple untuk berinteraksi dengan jalur penyelesaian berbasis XRP. Analisis tersebut berargumen bahwa pesan pembayaran yang kompatibel dengan SWIFT sudah dapat mengalir ke RippleNet melalui jembatan API yang dibuat oleh penyedia middleware perusahaan seperti SAP dan Temenos. Desain ini memungkinkan interoperabilitas tidak langsung antara pesan SWIFT dan rel penyelesaian blockchain.
SWIFT terutama beroperasi sebagai jaringan pesan keuangan daripada sistem penyelesaian. Ini mengirimkan instruksi standar, seperti pesan MT103, antara bank untuk mengoordinasikan pembayaran internasional. Pesan-pesan ini membawa detail transaksi, sementara transfer nilai aktual biasanya terjadi melalui hubungan perbankan koresponden.
Pemisahan ini memungkinkan SWIFT berfungsi sebagai tulang punggung komunikasi sambil menyerahkan eksekusi likuiditas kepada sistem penyelesaian eksternal. Akibatnya, teknologi penyelesaian alternatif dapat terintegrasi tanpa mengubah infrastruktur pesan inti SWIFT.
Penyedia teknologi perusahaan memainkan peran sentral dalam menghubungkan sistem perbankan warisan dengan jaringan keuangan modern. Platform seperti SAP dan Temenos membangun jembatan berbasis API yang menerjemahkan pesan perbankan ke dalam format yang dapat digunakan oleh sistem eksternal, termasuk jaringan blockchain.
Melalui lapisan integrasi ini, RippleNet dapat menerima pesan berformat SWIFT tanpa memerlukan perubahan pada arsitektur internal SWIFT. Jembatan API hanya merutekan dan menginterpretasikan data antara sistem, memungkinkan interoperabilitas di berbagai teknologi keuangan yang berbeda.
Dalam kerangka ini, XRP berfungsi sebagai aset likuiditas real-time daripada alat pesan. SWIFT menangani komunikasi antara institusi keuangan, sementara XRP memfasilitasi transfer nilai antara titik akhir.
Pemisahan ini sejalan dengan pergeseran industri yang lebih luas menuju tumpukan keuangan terpisah, di mana pesan, kepatuhan, dan penyelesaian beroperasi secara independen. Dengan mengisolasi likuiditas dari pesan, institusi dapat meningkatkan kecepatan penyelesaian dan mengurangi ketergantungan pada akun yang didanai sebelumnya.
Inisiatif Global Payments Innovation (GPI) SWIFT sudah meningkatkan pelacakan pembayaran, kecepatan, dan transparansi di seluruh jaringannya. Namun, GPI masih bergantung pada sistem perbankan koresponden tradisional untuk penyelesaian akhir.
Model integrasi yang muncul menunjukkan bahwa jaringan likuiditas eksternal dapat melengkapi GPI dengan menangani penyelesaian secara independen sementara SWIFT terus mengelola pesan dan pelacakan. Struktur hybrid ini meningkatkan efisiensi tanpa memerlukan penggantian infrastruktur yang ada.
Postingan tersebut juga menyoroti poin penting: bank dapat mengakses alat penyelesaian berbasis blockchain tanpa adanya kemitraan publik SWIFT-Ripple. Sebaliknya, integrasi dapat terjadi secara diam-diam melalui vendor middleware yang sudah menghubungkan institusi keuangan ke berbagai sistem pembayaran.
Jalur tidak langsung ini memungkinkan institusi untuk mengadopsi teknologi penyelesaian baru tanpa gangguan operasional atau perubahan struktural yang menghadap publik. Ini juga mencerminkan bagaimana modernisasi keuangan biasanya terjadi melalui peningkatan backend bertahap daripada kemitraan yang menjadi berita utama.
Sistem pembayaran global semakin beroperasi sebagai arsitektur berlapis. Jaringan pesan, mesin kepatuhan, dan rel likuiditas kini berfungsi secara independen sambil terhubung melalui API standar.
Dalam model ini, XRP dapat berfungsi sebagai lapisan penyelesaian backend dalam infrastruktur perbankan yang lebih luas. SWIFT terus mengoordinasikan pesan, sementara sistem eksternal mengelola eksekusi likuiditas, menciptakan ekosistem pembayaran global yang fleksibel dan interoperabel.
Disclaimer: Konten ini dimaksudkan untuk memberi informasi dan tidak boleh dianggap sebagai nasihat keuangan. Pandangan yang diungkapkan dalam artikel ini mungkin mencakup pendapat pribadi penulis dan tidak mewakili pendapat Times Tabloid. Pembaca didesak untuk melakukan riset mendalam sebelum membuat keputusan investasi apa pun. Tindakan apa pun yang diambil oleh pembaca sepenuhnya merupakan risiko mereka sendiri. Times Tabloid tidak bertanggung jawab atas kerugian finansial apa pun.
Ikuti kami di Twitter, Facebook, Telegram, dan Google News
Postingan Peneliti: Kemitraan Publik SWIFT-Ripple Tidak Diperlukan untuk SWIFT Menggunakan XRP. Inilah Alasannya pertama kali muncul di Times Tabloid.


