Anthropic tanpa sengaja mempublikasikan 512.000 baris kode sumber milik Claude Code melalui file debug yang ikut terbundel dalam pembaruan npm rutin pada 31 Maret.
Kebocoran ini membongkar seluruh arsitektur alat pemrograman AI andalan perusahaan, yang menghasilkan pendapatan berulang tahunan diperkirakan sebesar US$2,5 miliar.
Peneliti keamanan Chaofan Shou menemukan file source map terbuka di Claude Code versi 2.1.88 dan membagikan tautan unduhannya di X (Twitter).
Kode tersebut menyebar ke seluruh GitHub hanya dalam hitungan jam, menghasilkan puluhan ribu fork sebelum DMCA takedown milik Anthropic menyerang.
Insiden ini terjadi hanya lima hari setelah konfigurasi CMS yang salah mengungkap sekitar 3.000 file internal, termasuk detail tentang model “Mythos” yang belum dirilis ke publik.
Dua kebocoran tidak sengaja dalam satu minggu menimbulkan pertanyaan operasional untuk perusahaan yang dinilai sebesar US$350 miliar dan dikabarkan sedang mempertimbangkan IPO pada kuartal 4 tahun 2026.
Pengembang Korea-Kanada, Sigrid Jin — yang pernah disorot Wall Street Journal karena mengonsumsi 25 miliar token Claude Code tahun lalu — berhasil menyelesaikan penulisan ulang Python bersih sebelum matahari terbit.
Repositori miliknya, claw-code, mencapai 50.000 bintang GitHub dalam dua jam setelah dirilis.
Berkas yang bocor memperlihatkan sebuah fitur internal bernama “Undercover Mode”, yang memang dirancang untuk mencegah Claude membocorkan rahasia Anthropic.
Kode tersebut juga menampilkan 44 feature flag, latar belakang daemon baru bernama KAIROS yang belum rilis, dan juga nama kode internal model, termasuk “Capybara” untuk varian Claude 4.6.
Anthropic membenarkan kebocoran ini ke beberapa media, dan menyebutnya sebagai kesalahan dalam pengemasan yang terjadi akibat human error. Klien perusahaan, yang menyumbang 80% pendapatan Claude Code, kini menghadapi situasi di mana logika keamanan dan teknik bypass izin mereka sudah beredar di internet secara terbuka.
