Lembaga pengawas Australia, Australian Securities and Investments Commission (ASIC), menganggap celah dalam pengawasan terhadap perusahaan kripto sebagai salah satu risiko utama untuk tahun 2026. Peringatan ini muncul ketika Australia sedang menyusun undang-undang yang telah lama ditunggu-tunggu untuk secara struktural meningkatkan regulasi aset digital. Kunjungi Discord kami dan bergabung dengan para penggemar kripto yang berpikiran sama! Pelajari dasar-dasar Bitcoin & trading secara gratis—langkah demi langkah, tanpa pengetahuan sebelumnya. Dapatkan penjelasan jelas dan grafik dari analis berpengalaman. Bergabunglah dengan komunitas yang tumbuh bersama. Kini ke Discord: Australia memperingatkan risiko kripto pada tahun 2026 Dalam Key Issues Outlook yang diterbitkan pada hari Senin, ASIC menyatakan bahwa pemain cepat berkembang di bidang kripto, pembayaran, dan AI semakin sering beroperasi di tepi-tepi regulasi yang ada. Menurut lembaga pengawas tersebut, hal ini meningkatkan risiko adanya saran investasi tanpa izin, informasi menyesatkan, dan perlindungan konsumen yang kurang memadai. Ketua ASIC Joe Longo mengatakan bahwa otoritas tersebut tengah mengikuti "pergeseran besar dalam sistem keuangan Australia," sementara tekanan terhadap konsumen dan pasar semakin meningkat. Pada saat yang sama, kerangka regulasi internasional semakin berbeda-beda, yang menurut Longo menyebabkan fragmentasi, biaya kepatuhan yang lebih tinggi, dan tingkat perlindungan yang tidak merata bagi konsumen. Undang-undang baru harus memberikan kejelasan Peringatan ini bertepatan dengan persiapan Corporations Amendment (Digital Assets Framework) Bill 2025, yang diumumkan pemerintah pada bulan November. Undang-undang ini akan menjadi kerangka regulasi pertama yang terpadu bagi perusahaan yang menyimpan aset digital atas nama pelanggan. Platform-platform tersebut wajib mengajukan izin keuangan Australia. Menurut pemerintah, rancangan undang-undang ini dapat menghasilkan hingga 24 miliar dolar Australia dalam bentuk efisiensi produktivitas setiap tahun. Namun, ASIC menekankan bahwa selama undang-undang belum disahkan, beberapa pihak sengaja tetap beroperasi di luar pengawasan saat ini, sehingga meningkatkan ketidakpastian yang sudah ada di industri ini. Kripto mana yang harus dibeli sekarang? Baca panduan lengkap kami dan pelajari kripto mana yang bijak untuk dibeli sekarang! Kripto mana yang harus dibeli sekarang? Trump tengah gencar membuat rencana baru di tengah perang dagang, dan dalam rencana tersebut, beberapa altcoin tampaknya akan memainkan peran yang sangat penting. Ini tentu akan membuka peluang baru. Namun, satu pertanyaan selalu muncul: kripto mana yang harus dibeli sekarang? Dalam artikel ini, kita akan membahas mata uang-mata uang tersebut... Lanjutkan membaca
Australia memperingatkan risiko kripto pada tahun 2026 document.addEventListener('DOMContentLoaded', function() { var screenWidth = window.innerWidth; var excerpts = document.querySelectorAll('.lees-ook-description'); excerpts.forEach(function(description) { var excerpt = description.getAttribute('data-description'); var wordLimit = screenWidth wordLimit) { var trimmedDescription = excerpt.split(' ').slice(0, wordLimit).join(' ') + '...'; description.textContent = trimmedDescription; } }); }); Keseimbangan antara pengawasan dan inovasi Menurut Darcy Allen, profesor tamu di RMIT University, sangat penting bagi pemerintah untuk menetapkan batas-batas "medan regulasi" secara jelas. Namun, ia juga memperingatkan bahwa Australia harus tetap memberikan ruang bagi inovasi eksperimental, misalnya melalui lingkungan pengujian yang aman. Salah satu instrumen tersebut adalah Enhanced Regulatory Sandbox milik ASIC, yang memungkinkan perusahaan menguji produk keuangan baru selama maksimal 24 bulan tanpa perlu izin penuh, dengan syarat tertentu. Allen melihat kesempatan ini untuk menuju model safe-harbour yang lebih luas. Tahun 2026 sebagai titik balik Di kalangan industri pun semakin sadar bahwa pendidikan dan kesadaran masih tertinggal. James Volpe, pendiri penyedia pelatihan Web3 uCubed, menyatakan bahwa meskipun aturan semakin jelas, pengetahuan di kalangan perusahaan dan konsumen masih belum memadai. Menurut para ahli, tahun 2026 akan menjadi tahun penentu bagi kebijakan teknologi Australia, dengan reformasi besar-besaran terkait platform digital, AI, dan kripto. Cara lembaga pengawas mengelola sektor-sektor ini akan menentukan pertumbuhan ekonomi negara dalam jangka panjang. Bagaimana negara-negara lain mengatur kripto Uni Eropa memimpin dunia dengan MiCAR (Markets in Crypto-Assets Regulation). Undang-undang ini menghadirkan aturan seragam untuk penyedia kripto, stablecoin, dan perlindungan konsumen. Perusahaan harus memiliki izin, menyimpan cadangan, dan transparan terhadap pengguna. Tujuannya adalah menciptakan satu pasar kripto internal dengan aturan main yang jelas. Amerika Serikat, sebaliknya, memiliki pendekatan yang terfragmentasi. Regulator seperti SEC dan CFTC berselisih tentang apakah kripto merupakan efek atau komoditas. Belum ada undang-undang kripto yang menyeluruh, namun usulan seperti FIT21 dan CLARITY diharapkan bisa memberikan lebih banyak kejelasan. Sampai saat itu, regulasi sebagian besar dilakukan melalui penegakan hukum dan kasus-kasus pengadilan. Tiongkok menerapkan pendekatan keras: perdagangan dan penambangan kripto dilarang. Namun, negara ini juga berinvestasi besar-besaran dalam teknologi blockchain dan yuan digital (e-CNY), mata uang digital yang diterbitkan oleh bank sentral. India mengizinkan kripto, tetapi dengan pajak dan kewajiban pelaporan yang ketat. Belum ada kerangka hukum yang lengkap, namun pemerintah terus memantau sektor ini secara ketat, terutama dari sudut pandang risiko keuangan dan moneter. Dompet terbaik—dompet yang andal dan anonim Dompet terbaik—dompet yang andal dan anonim Lebih dari 60 blockchain tersedia untuk semua kripto Akses awal ke proyek-proyek baru Penghasilan staking tinggi Biaya transaksi rendah Ulasan dompet terbaik Beli sekarang melalui Dompet Terbaik Perhatian: cryptocurrency adalah investasi yang sangat volatil dan tidak diatur. Lakukan riset sendiri.
Artikel Australia memperingatkan risiko kripto pada tahun 2026 ditulis oleh Wessel Simons dan pertama kali muncul di Bitcoinmagazine.nl.