Bitcoin sedang berjuang untuk mendapatkan semula daya tarikan di bawah paras $90,000 ketika pasaran mengharungi gabungan padat antara ketidakpastian makro dan sikap berhati-hati terhadap risiko. Pergerakan harga masih…/Bitcoin sedang berjuang untuk mendapatkan semula daya tarikan di bawah paras $90,000 ketika pasaran mengharungi gabungan padat antara ketidakpastian makro dan sikap berhati-hati terhadap risiko. Pergerakan harga masih…/

VIX–Bitcoin Korolasi Kembali Muncul di Tengah Ketidakpastian Politik dan Monetari/

Bitcoin sedang berjuang untuk kembali menemukan momentum di bawah level $90,000 ketika pasar beradaptasi dengan perpaduan padat antara ketidakpastian makro dan aversi terhadap risiko. Pergerakan harga tetap ragu-ragu, mencerminkan lingkungan yang lebih luas di mana para pelaku pasar semakin fokus pada sinyal eksternal daripada katalis yang spesifik untuk kripto. Menurut wawasan dari CryptoQuant, Super Wednesday kali ini datang dengan konsensus pasar yang kuat: Federal Reserve secara luas diperkirakan akan mempertahankan suku bunga tidak berubah.

Harapan tersebut tercermin dalam volatilitas pasar yang tinggi. Indeks VIX pada 16,89 menempatkan pasar ekuitas dalam zona volatilitas moderat, yang sering kali diartikan sebagai level peringatan alih-alih tanda kepanikan yang nyata. Namun, meski ekspektasi suku bunga stabil, nilai tukar Dolar AS terus melemah, menunjukkan bahwa kebijakan moneter bukan satu-satunya pendorong yang membentuk arus modal global.

Kekuatan Dolar yang lemah semakin banyak dikaitkan dengan keputusan politik dan ekonomi yang berkaitan dengan Presiden AS Donald Trump, menambah lapisan ketidakpastian baru bagi para investor.

Saat kepercayaan terhadap aset-aset AS goyah, modal pun berpindah menuju tempat-tempat yang dianggap aman. Pergeseran ini mendorong reli baru pada emas dan perak, menggarisbawahi sikap defensif yang meluas di seluruh pasar. Dalam konteks ini, ketidakmampuan Bitcoin untuk merebut kembali level $90K mencerminkan sensitivitasnya terhadap sentimen risiko yang lebih luas. Alih-alih berperan sebagai tempat berlindung segera, BTC masih terjebak di antara kehati-hatian makro dan ketiadaan pemicu arah yang jelas, sehingga pasar tetap berada dalam kondisi yang rentan dan reaktif.

Korelasi VIX–Bitcoin Menyoroti Sensitivitas Terhadap Tekanan Makro

Menurut laporan tersebut, Korelasi Risiko VIX–BTC menjadi kerangka penting untuk menafsirkan perilaku Bitcoin dalam lingkungan makro saat ini. Indikator ini melacak bagaimana lonjakan volatilitas pasar tradisional, yang diukur oleh VIX, beriringan dengan titik terendah lokal dan siklus dalam Bitcoin. Alih-alih berfungsi sebagai sinyal waktu, indikator ini bertindak seperti termometer stres, membantu menilai kapan risiko dalam keuangan tradisional mulai bertransformasi menjadi titik balik dalam pasar kripto.

Konteks historis memperkuat relevansinya. Selama tahun 2025, Bitcoin mengalami penurunan dalam 6 dari 7 pertemuan FOMC, dengan rata-rata penurunan 7,47% dalam beberapa hari sebelumnya. Ekspektasi kebijakan tetap terjaga, dengan suku bunga federal saat ini berada dalam kisaran 3,50%–3,75%, yang merupakan level terendah sejak September 2022. Pada saat yang sama, Federal Reserve telah mengumumkan rencana untuk membeli kembali Treasury Bills senilai $40 miliar dalam jangka waktu 30 hari, menambah likuiditas tanpa memberikan sinyal pemotongan suku bunga yang akan segera terjadi.

Korelasi Risiko VIX–Bitcoin | Sumber: Grafik BTCUSDT di TradingView

Dari sisi volatilitas, VIX pada 16,89 menempatkan pasar dalam zona peringatan dengan tingkat tekanan moderat. Secara historis, kerangka korelasi yang sama telah menandai dua titik terendah lokal Bitcoin terakhir dalam siklus saat ini dan juga mengidentifikasi titik terendah dari pasar bearish sebelumnya.

Kesimpulannya bukanlah bahwa titik terendah sudah pasti tercapai, melainkan bahwa risiko tetap tinggi. Dengan pasar hanya memperkirakan pemotongan suku bunga pada bulan Maret atau September, Bitcoin terus bergerak selaras dengan tekanan yang dipicu oleh AS, menjadikan Super Wednesday sebagai ujian penting lainnya bagi hubungan antara volatilitas dan Bitcoin.

Momentum Harga Masih Rentan

Pergerakan harga Bitcoin pada grafik harian menunjukkan pasar yang terjebak dalam konsolidasi yang rapuh setelah fase koreksi yang tajam. BTC diperdagangkan di sekitar area $89,000, berjuang untuk kembali menemukan momentum setelah gagal merebut kembali kelompok rata-rata bergerak yang menurun.

BTC melakukan konsolidasi dalam rentang | Sumber: Grafik BTCUSDT di TradingView

SMA 50 hari (biru) terus bergerak menurun dan berperan sebagai resistensi dinamis, sementara SMA 100 hari (hijau) juga cenderung menurun, memperkuat struktur jangka menengah yang bearish. Di atasnya, SMA 200 hari (merah) masih utuh namun berjarak jauh dari harga, menandakan bahwa dukungan tren jangka panjang masih ada, tetapi belum dapat langsung dimanfaatkan.

Pasar sedang berhenti, bukan terselesaikan, dan arah pergerakan akan bergantung pada apakah permintaan kembali hadir dengan volume yang cukup atau apakah penjual kembali mengambil kendali.

Gambar unggulan dari ChatGPT, grafik dari TradingView.com 

/
Penafian: Artikel yang disiarkan semula di laman web ini diperoleh daripada platform awam dan disediakan untuk tujuan maklumat sahaja. Mereka tidak semestinya mencerminkan pandangan MEXC. Semua hak kekal dengan pengarang asal. Jika anda percaya ada kandungan yang melanggar hak pihak ketiga, sila hubungi [email protected] untuk dialih keluar. MEXC tidak memberi jaminan mengenai ketepatan, kesempurnaan atau ketepatan masa kandungan dan tidak bertanggungjawab terhadap sebarang tindakan yang diambil berdasarkan maklumat yang diberikan. Kandungan itu tidak membentuk nasihat kewangan, undang-undang atau profesional lain, dan ia juga tidak boleh dianggap sebagai cadangan atau pengesahan oleh MEXC.