<div> <p><strong>Januari 2026: Jaringan blockchain utama melangkah secara senyap dalam memperkukuh infrastruktur, meningkatkan skala operasi, dan memperluas integrasi institusi, menandakan tahun yang berfokus pada pemusatan dan pengukuhan.</strong></p> </div>/<div> <p><strong>Januari 2026: Jaringan blockchain utama melangkah secara senyap dalam memperkukuh infrastruktur, meningkatkan skala operasi, dan memperluas integrasi institusi, menandakan tahun yang berfokus pada pemusatan dan pengukuhan.</strong></p> </div>/

Sebulan Masuk Tahun 2026: Ethereum Menyelaraskan Skala, BNB Mencapai Kelajuan Di Bawah Satu Saat, Dan Avalanche Tokenisasi Kredit

Penyelarasan Skala Ethereum: Menjana Kecekapan Baru Ethereum terus menunjukkan kemajuan dalam usaha untuk meningkatkan kecekapan dan skalabiliti rangkaian. Dengan pelaksanaan teknologi seperti ZK-Rollups, Ethereum kini mampu memproses transaksi dengan lebih pantas dan kos yang lebih rendah. Ini bukan sahaja mengurangkan beban pada jaringan utama, tetapi juga membuka pintu kepada penggunaan aplikasi DeFi yang lebih meluas tanpa risiko kehilangan prestasi. BNB: Transformasi Kelajuan Transaksi Pada awal tahun 2026, BNB mencatat sejarah baharu apabila kelajuan transaksi rangkaian mencapai tahap di bawah satu saat. Ini merupakan pencapaian yang luar biasa bagi sebuah blockchain yang beroperasi secara global. Dengan peningkatan ini, BNB tidak lagi hanya menjadi token aset digital, tetapi juga menjadi pilihan utama bagi para pengguna yang mahukan transaksi pantas dan efisien. Penggunaan teknologi seperti BNB Smart Chain turut menyumbang kepada kestabilan dan kecepatan rangkaian. Avalanche: Tokenisasi Kredit Sebagai Inovasi Terbaru Avalanche terus memperluas cakupannya dalam dunia kewangan terdesentralisasi dengan melancarkan projek tokenisasi kredit. Melalui inisiatif ini, aset kredit tradisional seperti pinjaman peribadi atau pembiayaan komersial kini boleh dipindahkan dan diperdagangkan secara digital. Ini bukan sahaja meningkatkan akses kepada kredit bagi individu dan perniagaan, tetapi juga memperkenalkan model kewangan yang lebih inklusif dan berdaya saing. Kesimpulan: Era Baru Web3 Menjelang Hadapan Dengan kemajuan yang pesat dalam teknologi blockchain, tahun 2026 menandakan permulaan era baharu bagi industri Web3. Ethereum, BNB, dan Avalanche masing-masing membawa inovasi yang memberi impak besar kepada cara kita berinteraksi dengan ekosistem kewangan terdesentralisasi. Apakah langkah seterusnya? Sama-sama kita nantikan!
/

One Month Into 2026: Ethereum Tunes Scaling, BNB Goes Sub-Second, And Avalanche Tokenizes Credit

Memang susah dipercaya, tapi kita sudah melalui bulan pertama tahun 2026 — dan dunia blockchain jelas tidak menunggu debu benar-benar mengendap. Baru Januari, namun kita sudah menyaksikan peningkatan protokol, pendekatan baru untuk skala, serta momentum yang kuat di ranah institusional. Jadi, mari kita lihat lebih dekat apa saja yang menonjol sejauh ini, sambil menyelipkan pandangan editorial kami di setiap langkah.

Ethereum – Skala Tanpa Drama

Ethereum memulai tahun dengan langkah yang tenang namun strategis: meningkatkan jumlah blob data per blok sebagai bagian dari penyesuaian kedua Parameter Blob Offset (BPO). Perubahan ini, meski bersifat teknis dan terkesan sederhana, sebenarnya sangat fundamental. Ini merupakan kelanjutan dari pembaruan Fusaka pada Desember, yang memperkenalkan ruang blob awal untuk rollup dan membantu menurunkan biaya gas. 

Grafik skala Ethereum yang menunjukkan peningkatan kapasitas ‘blob’ rollup (target 10→14, maksimum 15→21), menekankan ketersediaan data L2 yang lebih murah tanpa mengubah keamanan L1.

Dengan menaikkan target blob dari 10 menjadi 14 (dan maksimum dari 15 menjadi 21), Ethereum semakin berkomitmen untuk menyediakan ketersediaan data yang efisien bagi Layer 2. Ini bukan fork besar yang mencuri perhatian, tetapi bisa dibilang sama pentingnya: peningkatan ini memperbaiki cara Ethereum mendukung rollup seperti Optimism, Arbitrum, dan zkSync—tanpa mengorbankan keamanan atau desentralisasi lapisan dasar. Pembaruan ini mencerminkan ritme baru Ethereum: lebih mirip penyempurnaan infrastruktur daripada revolusi dramatis.

Bitcoin – Terpecah antara Kewaspadaan dan Masa Depan

Konservatisme Bitcoin tampak jelas bulan ini. Soft fork yang diusulkan, BIP-110, yang bertujuan membatasi data OP_RETURN yang berlebihan dalam transaksi, hampir tidak mendapat dukungan — hanya sekitar 3% node yang memberikan dukungan. 

Layar split pengembangan Bitcoin: tingkat sinyal node BIP-110 yang rendah (~3%) berdampingan dengan konsep testnet ‘Bitcoin Quantum’ yang mengganti ECDSA dengan skema tanda tangan yang tahan kuantum.

Ini adalah pengingat yang jelas bahwa perubahan di dunia Bitcoin bergerak sangat lambat, tak peduli betapa dibenarkannya. Namun, menariknya, meski secara kasat mata mainnet tampak stagnan, beberapa pengembang sudah mulai mempersiapkan paradigma kriptografi berikutnya.

Layar split pengembangan Bitcoin: tingkat sinyal node BIP-110 yang rendah (~3%) berdampingan dengan konsep testnet ‘Bitcoin Quantum’ yang mengganti ECDSA dengan skema tanda tangan yang tahan kuantum.

Sebuah tim dari BTQ meluncurkan testnet yang aman dari kuantum, bernama “Bitcoin Quantum,” yang mengganti ECDSA standar Bitcoin dengan ML-DSA, sebuah algoritma tahan kuantum yang didukung oleh NIST. Meski masih bersifat eksperimental, ini menjadi peringatan: model keamanan Bitcoin saat ini tidak akan bertahan selamanya. Protokol utama mungkin lambat bergerak, tetapi rasa ingin tahu komunitas tetap hidup dan berkembang.

Polkadot – Menyerah pada Gravitasi EVM

Bulan Januari menyaksikan Polkadot semakin sepenuhnya merangkul alat-alat EVM, memungkinkan para pengembang menggunakan stack Ethereum yang sudah mereka kenal sambil membangun di atas parachain-nya. Jaringan ini juga meluncurkan peningkatan latensi, sehingga kecepatan transaksi semakin mendekati waktu nyata. 

Selama bertahun-tahun, Polkadot berusaha menentukan jalannya sendiri dengan Substrate dan ink! — bahasa kontrak pintar kustomnya — namun kesulitan mendapatkan adopsi massal dari para pengembang yang sudah mahir menggunakan Solidity. Pivot ini terasa lebih seperti diplomasi cerdas daripada penyerahan: dengan mendukung alat dan alur kerja Ethereum, Polkadot menjadi rumah yang lebih ramah bagi para pembangun yang mungkin sebelumnya lebih memilih tetap berada di L2. Ini adalah penyesuaian strategis yang dapat membantu memperluas ekosistem pengembangnya lebih cepat di tahun 2026.

Cardano – Halus, Tetapi Strategis

Fork keras Cardano yang akan datang, Protocol V11 (“van Rossem”), tidak menghadirkan fitur-fitur besar baru, tetapi justru mengencangkan sekrup-sekrup yang paling penting. Pembaruan ini mencakup aturan validasi yang lebih ketat, penerapan VRF unik untuk mencegah jenis eksploitasi berbasis staking tertentu, serta primitif skrip Plutus yang disempurnakan. Penyempurnaan ini bertujuan membuat jaringan lebih mudah diprediksi dan ramah bagi para pengembang. 

Pentingnya, pembaruan ini juga menandakan pergeseran dalam tingkat tata kelola: komunitas telah memilih arah fork tersebut, menunjukkan sistem DRep yang sehat dan aktif bergerak. Bagi Cardano, fokusnya tetap jelas — bangun secara bertahap, dengan penekanan pada auditabilitas dan jaminan formal. Cardano mungkin tidak akan menang dalam perlombaan kecepatan, tetapi bisa jadi akan memenangkan kepercayaan.

BNB Chain – Fork Fermi Hadirkan Kecepatan

Pada 14 Januari 2026, BNB Chain melaksanakan fork keras yang telah lama direncanakan, Fermi — sebuah pembaruan yang menurunkan waktu blok menjadi rekor terendah sepanjang sejarah, yaitu 0,45 detik. Diluncurkan melalui client v1.6.4, tonggak ini menandai fase ketiga dan terakhir dari roadmap jaringan untuk percepatan produksi blok. Fork ini mengimplementasikan proposal evolusi Binance yang penting, seperti BEP-619, yang memperpendek interval blok, serta BEP-590, yang memperkuat jaminan finalitas.

Grafik performa BNB Chain yang menyoroti fork keras Fermi yang menurunkan waktu blok menjadi sekitar 0,45 detik, dengan finalitas yang lebih kuat dan interaksi DeFi yang lebih cepat.

Meski angka-angka tersebut bersifat teknis, dampaknya langsung terasa. Transaksi kini lebih cepat terkonfirmasi, dan aplikasi dApp yang sensitif terhadap latensi — terutama di bidang DeFi dan perdagangan — mendapat manfaat dari interaksi yang jauh lebih cepat. Yang terpenting, Fermi tidak mengorbankan keandalan jaringan demi mencapai tujuan ini. Binance telah memposisikan fork ini sebagai bagian dari visi yang lebih luas: sebuah jaringan berkecepatan tinggi dan berlatensi rendah yang tidak mengorbankan stabilitas demi kinerja. Ini sekali lagi mengingatkan bahwa BNB Chain sangat fokus pada pengalaman pengguna, meski masih menuai pro dan kontra terkait tingkat desentralisasi.

Avalanche – DeFi Institusional Mulai Berkembang

Sementara Avalanche tidak meluncurkan pembaruan level protokol apa pun di bulan Januari, jaringan ini mencuri perhatian di ranah lain: keuangan institusional. Pada 15 Januari 2026, jaringan ini menjadi tuan rumah peluncuran Galaxy CLO 2025-1 — obligasi pinjaman berjaminan tokenisasi pertama yang pernah ada. Produk kredit terstruktur senilai $75 juta ini termasuk tranche besar sebesar $50 juta dari Grove, sebuah protokol kredit yang beroperasi di dalam Ekosistem Sky Avalanche.

Visual keuangan institusional on-chain: Avalanche menjadi tuan rumah penerbitan CLO tokenisasi (Galaxy CLO 2025-1), menyoroti pergerakan kredit terstruktur ke Layer-1.

Ini bukan sekadar inovasi DeFi biasa — ini adalah langkah serius untuk membawa instrumen keuangan dunia nyata ke dalam jaringan. Dengan menangani aset kompleks dan teratur seperti CLO, Avalanche membuktikan bahwa infrastruktur Layer-1-nya, terutama model subnet-nya, mampu menangani lebih dari sekadar yield farm dan NFT. Ini adalah sinyal yang tenang namun kuat bagi para pemain institusional: Avalanche siap mendukung generasi berikutnya dari keuangan tokenisasi.

TRON – Menghubungkan Diri ke Dunia Dompet yang Lebih Luas

TRON memulai tahun 2026 dengan memperluas jangkauan ekosistemnya secara signifikan. Pada 21 Januari, WalletConnect menambahkan dukungan asli untuk jaringan TRON — secara instan menghubungkan lebih dari 600 dompet dan 70.000 dApp ke infrastruktur DeFi dan NFT TRON. Dengan langkah ini, pengguna dompet populer seperti Trust Wallet dan Binance Wallet kini dapat berinteraksi langsung dengan aplikasi berbasis TRON dan melakukan transaksi stablecoin TRC-20 tanpa hambatan.

Diagram konektivitas ekosistem yang menunjukkan WalletConnect menambahkan dukungan TRON, menghubungkan ratusan dompet dan puluhan ribu dApp ke aktivitas stablecoin TRC-20 dan DeFi.

Mengingat posisi dominan TRON di ranah stablecoin — terutama dengan volume USDT yang sangat besar — integrasi ini bukan sekadar pembaruan teknis, melainkan lompatan strategis dalam hal aksesibilitas. Bagi para pengembang, ini berarti jangkauan pengguna yang lebih luas. Bagi para pengguna, ini berarti TRON tidak lagi menjadi sebuah “taman tertutup.” Jaringan ini terus mengaburkan batas antara efisiensi terpusat dan interoperabilitas desentralisasi, dan langkah WalletConnect ini adalah contoh utama dari upaya menyeimbangkan kedua aspek tersebut.

Optimism – Mengubah Pendapatan menjadi Utilitas

Optimism memulai tahun dengan dua dorongan sekaligus: satu sisi tata kelola, satu sisi UX bagi para pengembang. Di sisi tata kelola, Optimism Foundation mengusulkan perubahan tokenomics yang berani — menggunakan 50% pendapatan Superchain untuk membeli kembali token OP di pasar terbuka. Pendapatan tersebut berasal dari biaya sequencer di semua rantai OP Stack, yang secara efektif menghubungkan nilai OP dengan penggunaan jaringan yang sebenarnya. Voting DAO diluncurkan pada 22 Januari, dan jika disetujui, pembelian kembali token bulanan dapat dimulai sejak Februari. Ini adalah cara langsung dan berbasis pasar untuk memperkuat peran OP dalam ekosistem yang lebih luas.

Sementara itu, di sisi para pembangun, Optimism meluncurkan Actions, sebuah SDK TypeScript open-source yang secara drastis menyederhanakan integrasi DeFi. Alih-alih menulis logika on-chain yang rumit dari nol, para pengembang kini dapat mengintegrasikan operasi DeFi umum — seperti swap, pinjaman, dan pembayaran — hanya dengan beberapa baris kode. SDK ini sudah dilengkapi dukungan dompet dan berfungsi secara default di seluruh rantai dalam OP Stack. Bersama-sama, usulan pembelian kembali token dan SDK Actions menunjukkan fokus Optimism yang terus berkembang: menghargai partisipasi, mengurangi gesekan, dan mempercepat komposabilitas di seluruh visi Superchain-nya.

Postingan “One Month Into 2026: Ethereum Tunes Scaling, BNB Goes Sub-Second, And Avalanche Tokenizes Credit” pertama kali muncul di Metaverse Post.

/
Penafian: Artikel yang disiarkan semula di laman web ini diperoleh daripada platform awam dan disediakan untuk tujuan maklumat sahaja. Mereka tidak semestinya mencerminkan pandangan MEXC. Semua hak kekal dengan pengarang asal. Jika anda percaya ada kandungan yang melanggar hak pihak ketiga, sila hubungi [email protected] untuk dialih keluar. MEXC tidak memberi jaminan mengenai ketepatan, kesempurnaan atau ketepatan masa kandungan dan tidak bertanggungjawab terhadap sebarang tindakan yang diambil berdasarkan maklumat yang diberikan. Kandungan itu tidak membentuk nasihat kewangan, undang-undang atau profesional lain, dan ia juga tidak boleh dianggap sebagai cadangan atau pengesahan oleh MEXC.

Anda Mungkin Juga Suka

Imperial mengumumkan dividen suku pertama 2026./

Imperial mengumumkan dividen suku pertama 2026./

CALGARY, Alberta–(BUSINESS WIRE)–Imperial Oil Limited (TSE: IMO, NYSE American: IMO) hari ini mengumumkan dividen suku tahunan sebanyak 87 sen setiap saham bagi pemegang saham yang masih beredar./
Kongsi
AI Journal2026/01/30 21:00
<div>
  <p><strong>Trump Umumkan Kevin Warsh, Pemimpin yang Mesra Bitcoin, sebagai Calon Ketua Rizab Persekutuan</strong></p>
  
  <p>Presiden Amerika Syarikat, Donald Trump, telah mengumumkan bahawa beliau memilih Kevin Warsh untuk mengisi jawatan Ketua Rizab Persekutuan. Warsh, seorang ahli ekonomi dan bekas pegawai penting di Rizab Persekutuan, dikenali kerana pendiriannya yang pro-Bitcoin dan sokongan terhadap inovasi kewangan digital.</p>
  
  <p>Warsh, yang pernah berkhidmat sebagai Naib Ketua Rizab Persekutuan antara tahun 2006 hingga 2011, merupakan seorang tokoh yang sangat dihormati dalam kalangan pakar ekonomi dan pelabur. Beliau juga pernah menjadi pengarah Eksekutif di Goldman Sachs, sebuah institusi kewangan global yang terkenal.</p>
  
  <p>Dalam satu kenyataan yang dikeluarkan oleh Trump, beliau menyatakan bahawa Warsh mempunyai kepakaran yang diperlukan untuk membimbing Rizab Persekutuan dalam menghadapi cabaran ekonomi masa depan, termasuk peningkatan kadar inflasi dan kestabilan kewangan global.</p>
  
  <p>Sebagai seorang yang berpengalaman dalam bidang kewangan dan teknologi, Warsh dijangka akan membawa perspektif baharu kepada Rizab Persekutuan, terutamanya dalam usaha menyesuaikan dasar monetari dengan kemajuan pesat dalam dunia kripto dan blockchain.</p>
  
  <p>Pengumuman ini menambah lagi spekulasi tentang bagaimana keputusan politik Trump akan mempengaruhi landskap kewangan global, terutamanya dalam konteks pertumbuhan aset digital seperti Bitcoin.</p>
  
  <p>Bagi para peminat kripto, pemilihan Warsh sebagai calon Ketua Rizab Persekutuan adalah satu langkah yang diharapkan dapat memberikan sokongan lebih kukuh kepada industri kripto, sekali gus meningkatkan keyakinan pelabur terhadap mata wang digital.</p>
  
  <p>Sementara itu, para penganalisis pasaran menjangkakan bahawa pengumuman ini akan mencetuskan reaksi positif dalam pasaran kripto, terutamanya jika Warsh dapat mempercepatkan usaha untuk mengintegrasikan teknologi kripto ke dalam sistem kewangan tradisional.</p>
  
  <p>Keputusan akhir mengenai siapa yang bakal dilantik sebagai Ketua Rizab Persekutuan masih tertakluk kepada kelulusan Kongres, namun pengumuman ini sudah pasti menarik perhatian ramai dalam kalangan pelabur dan pakar kewangan di seluruh dunia.</p>
  
  <p><strong>Nota Penting:</strong> Sebarang maklumat berkaitan pengumuman ini adalah tertakluk kepada kelulusan rasmi daripada Kongres dan Rizab Persekutuan.</p>
</div>/

Trump Umumkan Kevin Warsh, Pemimpin yang Mesra Bitcoin, sebagai Calon Ketua Rizab Persekutuan Presiden Amerika Syarikat, Donald Trump, telah mengumumkan bahawa beliau memilih Kevin Warsh untuk mengisi jawatan Ketua Rizab Persekutuan. Warsh, seorang ahli ekonomi dan bekas pegawai penting di Rizab Persekutuan, dikenali kerana pendiriannya yang pro-Bitcoin dan sokongan terhadap inovasi kewangan digital. Warsh, yang pernah berkhidmat sebagai Naib Ketua Rizab Persekutuan antara tahun 2006 hingga 2011, merupakan seorang tokoh yang sangat dihormati dalam kalangan pakar ekonomi dan pelabur. Beliau juga pernah menjadi pengarah Eksekutif di Goldman Sachs, sebuah institusi kewangan global yang terkenal. Dalam satu kenyataan yang dikeluarkan oleh Trump, beliau menyatakan bahawa Warsh mempunyai kepakaran yang diperlukan untuk membimbing Rizab Persekutuan dalam menghadapi cabaran ekonomi masa depan, termasuk peningkatan kadar inflasi dan kestabilan kewangan global. Sebagai seorang yang berpengalaman dalam bidang kewangan dan teknologi, Warsh dijangka akan membawa perspektif baharu kepada Rizab Persekutuan, terutamanya dalam usaha menyesuaikan dasar monetari dengan kemajuan pesat dalam dunia kripto dan blockchain. Pengumuman ini menambah lagi spekulasi tentang bagaimana keputusan politik Trump akan mempengaruhi landskap kewangan global, terutamanya dalam konteks pertumbuhan aset digital seperti Bitcoin. Bagi para peminat kripto, pemilihan Warsh sebagai calon Ketua Rizab Persekutuan adalah satu langkah yang diharapkan dapat memberikan sokongan lebih kukuh kepada industri kripto, sekali gus meningkatkan keyakinan pelabur terhadap mata wang digital. Sementara itu, para penganalisis pasaran menjangkakan bahawa pengumuman ini akan mencetuskan reaksi positif dalam pasaran kripto, terutamanya jika Warsh dapat mempercepatkan usaha untuk mengintegrasikan teknologi kripto ke dalam sistem kewangan tradisional. Keputusan akhir mengenai siapa yang bakal dilantik sebagai Ketua Rizab Persekutuan masih tertakluk kepada kelulusan Kongres, namun pengumuman ini sudah pasti menarik perhatian ramai dalam kalangan pelabur dan pakar kewangan di seluruh dunia. Nota Penting: Sebarang maklumat berkaitan pengumuman ini adalah tertakluk kepada kelulusan rasmi daripada Kongres dan Rizab Persekutuan.
/

Bitcoin Magazine Trump Umumkan Kevin Warsh, Pencinta Bitcoin, sebagai Calon Pengerusi Rizab Persekutuan Presiden Donald Trump mengumumkan bahawa Kevin Warsh, seorang yang sangat menyokong Bitcoin, telah dipilih sebagai calonnya untuk jawatan Pengerusi Rizab Persekutuan. Warsh, yang pernah berkhidmat sebagai Naib Pengerusi Rizab Persekutuan pada tahun 2006 hingga 2017, dikenali sebagai seorang ahli ekonomi yang berpengalaman dan mempunyai pandangan progresif terhadap teknologi kewangan baharu seperti Bitcoin. Beliau juga merupakan salah seorang pengasas institusi pemikir yang mengetengahkan kepentingan inovasi dalam sistem kewangan global. Dalam pengumumannya, Presiden Trump menekankan bahawa Warsh mempunyai rekod cemerlang dalam menguruskan dasar monetari dengan bijak dan berkesan, serta mampu membawa perspektif baharu dalam menghadapi cabaran ekonomi masa depan. "Kevin Warsh bukan sahaja seorang pakar ekonomi yang diiktiraf, tetapi juga seorang yang memahami potensi besar Bitcoin dalam mengubah landskap kewangan dunia," kata Trump. Penyertaan Warsh dalam pasukan pentadbiran Presiden Trump menambah lagi momentum bagi industri kripto, yang semakin mendapat perhatian dunia. Dengan sokongan daripada tokoh-tokoh seperti Warsh, harapan semakin tinggi bahawa Rizab Persekutuan akan lebih terbuka kepada inovasi kewangan digital dan memberikan ruang yang lebih luas untuk adopsi Bitcoin dan aset digital lain. Bagaimanapun, pelantikan ini masih perlu melalui proses kelulusan oleh Kongres AS. Jika diluluskan, Warsh bakal menjadi penerus kepimpinan Rizab Persekutuan yang berpegang pada prinsip-prinsip keterbukaan dan inovasi dalam menghadapi cabaran ekonomi global. Key Points:
  • Presiden Donald Trump melantik Kevin Warsh, seorang penyokong kuat Bitcoin, sebagai calon Pengerusi Rizab Persekutuan.
  • Warsh memiliki pengalaman luas dalam bidang ekonomi dan dasar monetari, serta memahami potensi teknologi kewangan baharu seperti Bitcoin.
  • Pelantikan ini diharapkan dapat membawa perspektif baharu dalam menghadapi cabaran ekonomi global dan meningkatkan adopsi aset digital.
Disclaimer: Kandungan ini disediakan untuk tujuan maklumat sahaja. Sebarang rujukan atau pendapat yang dinyatakan adalah tertakluk kepada perubahan dan tidak boleh dianggap sebagai nasihat pelaburan profesional.
/
Kongsi
bitcoinmagazine2026/01/30 21:06
<div>
  <p><strong>Denmark: Pasaran Pembayaran Selepas Pembelian Akan Meningkat Sebanyak 16.8% Menjelang Tahun 2031, Mencecah USD8.12 Bilion – Laporan Penyelidikan &amp; Pasaran</strong></p>
  
  <p>Dalam laporan terbaru yang diterbitkan oleh ResearchAndMarkets.com, pasaran pembayaran selepas pembelian di Denmark dijangka berkembang pada kadar pertumbuhan tahunan kompaun (CAGR) sebanyak 16.8% dari tahun 2025 hingga 2031, dengan nilai pasaran dijangka mencecah USD8.12 bilion menjelang akhir tempoh tersebut.</p>
  
  <p>Laporan ini menekankan bahawa trend pembayaran selepas pembelian semakin mendapat perhatian dalam kalangan pengguna dan perniagaan di seluruh dunia, termasuk di Denmark. Dengan kemudahan akses kepada kaedah pembayaran fleksibel seperti bayaran berperingkat atau ansuran, pasaran ini kini menjadi pilihan utama bagi pengguna yang mahukan kebebasan kewangan tanpa perlu membayar secara tunai sepenuhnya pada satu masa.</p>
  
  <p>Sementara itu, laporan tersebut juga menyatakan bahawa faktor-faktor seperti peningkatan kesedaran tentang manfaat pembayaran selepas pembelian, serta pertumbuhan ekonomi yang stabil di Denmark, turut memainkan peranan penting dalam menggalakkan pertumbuhan pasaran ini.</p>
  
  <p>Menurut analisis penyelidikan, inovasi teknologi seperti platform digital dan aplikasi mudah alih yang memudahkan proses pembayaran juga dijangka meningkatkan lagi daya tarikan pasaran ini. Selain itu, usaha kerajaan untuk menggalakkan penggunaan kaedah pembayaran alternatif seperti pembayaran selepas pembelian juga dijangka memberi impak positif kepada pertumbuhan pasaran.</p>
  
  <p>Pada masa hadapan, pasaran pembayaran selepas pembelian di Denmark dijangka bukan sahaja menjadi pemacu utama dalam sektor e-dagang, tetapi juga akan merentasi pelbagai industri lain seperti perkhidmatan pengangkutan, perumahan, dan pendidikan.</p>
  
  <p>Bagi para pelabur dan pemain industri, laporan ini menawarkan panduan berharga untuk memahami potensi pertumbuhan pasaran ini, sekali gus membantu mereka merancang strategi yang lebih berkesan dalam mengambil bahagian dalam pasaran yang sedang berkembang pesat ini.</p>
  
  <p><em>Nota: Data dan statistik dalam laporan ini adalah tepat dan disokong oleh penyelidikan terperinci daripada ResearchAndMarkets.com.</em></p>
</div>/

Denmark: Pasaran Pembayaran Selepas Pembelian Akan Meningkat Sebanyak 16.8% Menjelang Tahun 2031, Mencecah USD8.12 Bilion – Laporan Penyelidikan & Pasaran Dalam laporan terbaru yang diterbitkan oleh ResearchAndMarkets.com, pasaran pembayaran selepas pembelian di Denmark dijangka berkembang pada kadar pertumbuhan tahunan kompaun (CAGR) sebanyak 16.8% dari tahun 2025 hingga 2031, dengan nilai pasaran dijangka mencecah USD8.12 bilion menjelang akhir tempoh tersebut. Laporan ini menekankan bahawa trend pembayaran selepas pembelian semakin mendapat perhatian dalam kalangan pengguna dan perniagaan di seluruh dunia, termasuk di Denmark. Dengan kemudahan akses kepada kaedah pembayaran fleksibel seperti bayaran berperingkat atau ansuran, pasaran ini kini menjadi pilihan utama bagi pengguna yang mahukan kebebasan kewangan tanpa perlu membayar secara tunai sepenuhnya pada satu masa. Sementara itu, laporan tersebut juga menyatakan bahawa faktor-faktor seperti peningkatan kesedaran tentang manfaat pembayaran selepas pembelian, serta pertumbuhan ekonomi yang stabil di Denmark, turut memainkan peranan penting dalam menggalakkan pertumbuhan pasaran ini. Menurut analisis penyelidikan, inovasi teknologi seperti platform digital dan aplikasi mudah alih yang memudahkan proses pembayaran juga dijangka meningkatkan lagi daya tarikan pasaran ini. Selain itu, usaha kerajaan untuk menggalakkan penggunaan kaedah pembayaran alternatif seperti pembayaran selepas pembelian juga dijangka memberi impak positif kepada pertumbuhan pasaran. Pada masa hadapan, pasaran pembayaran selepas pembelian di Denmark dijangka bukan sahaja menjadi pemacu utama dalam sektor e-dagang, tetapi juga akan merentasi pelbagai industri lain seperti perkhidmatan pengangkutan, perumahan, dan pendidikan. Bagi para pelabur dan pemain industri, laporan ini menawarkan panduan berharga untuk memahami potensi pertumbuhan pasaran ini, sekali gus membantu mereka merancang strategi yang lebih berkesan dalam mengambil bahagian dalam pasaran yang sedang berkembang pesat ini. Nota: Data dan statistik dalam laporan ini adalah tepat dan disokong oleh penyelidikan terperinci daripada ResearchAndMarkets.com.
/

BUKU DATA Peluang Perniagaan dan Pelaburan Denmark: Beli Sekarang Bayar Kemudian – Lebih 90 KPI Mengenai Saiz Pasaran BNPL, Sektor Pengguna Akhir, dan Pangsa Pasaran

DUBLIN–(BUSINESS WIRE)–Buku data ini menyediakan gambaran menyeluruh mengenai peluang perniagaan dan pelaburan dalam industri Beli Sekarang Bayar Kemudian (BNPL) di Denmark. Dengan lebih 90 KPI yang merangkumi saiz pasaran, sektor pengguna akhir, serta pangsa pasaran, buku ini menjadi panduan penting bagi para pelabur dan pemain industri yang ingin memahami dinamik pasaran BNPL di negara tersebut.
  • Saiz Pasaran BNPL: Analisis mendalam tentang pertumbuhan pasaran BNPL di Denmark, termasuk kadar pertumbuhan tahunan (CAGR) dan trend penggunaan.
  • Sektor Pengguna Akhir: Penyelidikan terperinci mengenai sektor-sektor utama yang menawarkan peluang besar untuk pembangunan BNPL, seperti e-dagang, perkhidmatan kewangan, dan runcit.
  • Pangsa Pasaran: Analisis mengenai pemain utama dalam pasaran BNPL di Denmark, termasuk kekuatan dan kelemahan mereka.
Buku data ini juga menyediakan laporan berkala mengenai isu-isu semasa yang mempengaruhi pasaran BNPL, termasuk risiko kredit, inovasi teknologi, dan peraturan baharu yang diperkenalkan oleh kerajaan Denmark. Bagi mereka yang berminat untuk melabur atau meneroka pasaran BNPL di Denmark, buku ini merupakan sumber maklumat yang tidak ternilai. Dengan analisis yang tepat dan data yang terperinci, para pelabur dapat membuat keputusan yang lebih bijak dan berstrategi. Nota Penting: Data dalam buku ini adalah hasil penyelidikan terkini dan disahkan oleh pakar industri. Sila rujuk kepada pihak berkuasa tempatan untuk maklumat lanjut mengenai peraturan dan undang-undang berkaitan BNPL di Denmark.
/
Kongsi
AI Journal2026/01/30 21:00

Berita Sohor Kini

Lagi

Trump Umumkan Kevin Warsh, Pemimpin yang Mesra Bitcoin, sebagai Calon Ketua Rizab Persekutuan Presiden Amerika Syarikat, Donald Trump, telah mengumumkan bahawa beliau memilih Kevin Warsh untuk mengisi jawatan Ketua Rizab Persekutuan. Warsh, seorang ahli ekonomi dan bekas pegawai penting di Rizab Persekutuan, dikenali kerana pendiriannya yang pro-Bitcoin dan sokongan terhadap inovasi kewangan digital. Warsh, yang pernah berkhidmat sebagai Naib Ketua Rizab Persekutuan antara tahun 2006 hingga 2011, merupakan seorang tokoh yang sangat dihormati dalam kalangan pakar ekonomi dan pelabur. Beliau juga pernah menjadi pengarah Eksekutif di Goldman Sachs, sebuah institusi kewangan global yang terkenal. Dalam satu kenyataan yang dikeluarkan oleh Trump, beliau menyatakan bahawa Warsh mempunyai kepakaran yang diperlukan untuk membimbing Rizab Persekutuan dalam menghadapi cabaran ekonomi masa depan, termasuk peningkatan kadar inflasi dan kestabilan kewangan global. Sebagai seorang yang berpengalaman dalam bidang kewangan dan teknologi, Warsh dijangka akan membawa perspektif baharu kepada Rizab Persekutuan, terutamanya dalam usaha menyesuaikan dasar monetari dengan kemajuan pesat dalam dunia kripto dan blockchain. Pengumuman ini menambah lagi spekulasi tentang bagaimana keputusan politik Trump akan mempengaruhi landskap kewangan global, terutamanya dalam konteks pertumbuhan aset digital seperti Bitcoin. Bagi para peminat kripto, pemilihan Warsh sebagai calon Ketua Rizab Persekutuan adalah satu langkah yang diharapkan dapat memberikan sokongan lebih kukuh kepada industri kripto, sekali gus meningkatkan keyakinan pelabur terhadap mata wang digital. Sementara itu, para penganalisis pasaran menjangkakan bahawa pengumuman ini akan mencetuskan reaksi positif dalam pasaran kripto, terutamanya jika Warsh dapat mempercepatkan usaha untuk mengintegrasikan teknologi kripto ke dalam sistem kewangan tradisional. Keputusan akhir mengenai siapa yang bakal dilantik sebagai Ketua Rizab Persekutuan masih tertakluk kepada kelulusan Kongres, namun pengumuman ini sudah pasti menarik perhatian ramai dalam kalangan pelabur dan pakar kewangan di seluruh dunia. Nota Penting: Sebarang maklumat berkaitan pengumuman ini adalah tertakluk kepada kelulusan rasmi daripada Kongres dan Rizab Persekutuan.
/

Denmark: Pasaran Pembayaran Selepas Pembelian Akan Meningkat Sebanyak 16.8% Menjelang Tahun 2031, Mencecah USD8.12 Bilion – Laporan Penyelidikan & Pasaran Dalam laporan terbaru yang diterbitkan oleh ResearchAndMarkets.com, pasaran pembayaran selepas pembelian di Denmark dijangka berkembang pada kadar pertumbuhan tahunan kompaun (CAGR) sebanyak 16.8% dari tahun 2025 hingga 2031, dengan nilai pasaran dijangka mencecah USD8.12 bilion menjelang akhir tempoh tersebut. Laporan ini menekankan bahawa trend pembayaran selepas pembelian semakin mendapat perhatian dalam kalangan pengguna dan perniagaan di seluruh dunia, termasuk di Denmark. Dengan kemudahan akses kepada kaedah pembayaran fleksibel seperti bayaran berperingkat atau ansuran, pasaran ini kini menjadi pilihan utama bagi pengguna yang mahukan kebebasan kewangan tanpa perlu membayar secara tunai sepenuhnya pada satu masa. Sementara itu, laporan tersebut juga menyatakan bahawa faktor-faktor seperti peningkatan kesedaran tentang manfaat pembayaran selepas pembelian, serta pertumbuhan ekonomi yang stabil di Denmark, turut memainkan peranan penting dalam menggalakkan pertumbuhan pasaran ini. Menurut analisis penyelidikan, inovasi teknologi seperti platform digital dan aplikasi mudah alih yang memudahkan proses pembayaran juga dijangka meningkatkan lagi daya tarikan pasaran ini. Selain itu, usaha kerajaan untuk menggalakkan penggunaan kaedah pembayaran alternatif seperti pembayaran selepas pembelian juga dijangka memberi impak positif kepada pertumbuhan pasaran. Pada masa hadapan, pasaran pembayaran selepas pembelian di Denmark dijangka bukan sahaja menjadi pemacu utama dalam sektor e-dagang, tetapi juga akan merentasi pelbagai industri lain seperti perkhidmatan pengangkutan, perumahan, dan pendidikan. Bagi para pelabur dan pemain industri, laporan ini menawarkan panduan berharga untuk memahami potensi pertumbuhan pasaran ini, sekali gus membantu mereka merancang strategi yang lebih berkesan dalam mengambil bahagian dalam pasaran yang sedang berkembang pesat ini. Nota: Data dan statistik dalam laporan ini adalah tepat dan disokong oleh penyelidikan terperinci daripada ResearchAndMarkets.com.
/

Trump’s Surprising Choice: A New Direction for the Federal Reserve? Baru-baru ini, dunia kewangan telah dikejutkan dengan pengumuman mengejutkan daripada Presiden Donald Trump mengenai calon baharu untuk jawatan penting dalam Rizab Persekutuan. Pilihan ini bukan sahaja mencetuskan perbincangan hangat dalam kalangan para ekonomi dan pelabur, malah turut membawa persoalan besar tentang arah tuju bank pusat tersebut. Calon yang dipilih oleh Trump adalah seorang tokoh yang berpengalaman dalam bidang kewangan dan mempunyai latar belakang yang kukuh dalam menyusun dasar monetari. Namun, pilihan ini menimbulkan tanda tanya sama ada beliau akan membawa perubahan drastik kepada polisi Rizab Persekutuan, terutamanya dalam usaha menangani inflasi yang semakin meningkat serta kestabilan pasaran kewangan global. Bagi para pemerhati, pemilihan ini bukan sekadar isu politik, tetapi juga satu petunjuk penting tentang bagaimana keputusan ekonomi negara akan dibentuk pada masa hadapan. Dengan ketegangan geopolitik yang semakin meningkat, serta cabaran ekonomi yang kompleks, apakah langkah-langkah yang bakal diambil oleh Rizab Persekutuan akan memberi impak positif atau negatif kepada ekonomi global? Sebagai sebuah institusi yang bertanggungjawab terhadap pengawalseliaan kewangan negara, Rizab Persekutuan sentiasa menjadi fokus utama dalam menentukan hala tuju ekonomi. Kini, dengan pemilihan baru ini, para pelabur dan pakar ekonomi sedang menanti dengan penuh harapan dan kerisauan untuk melihat bagaimana keputusan yang bakal dibuat akan mempengaruhi pasaran kewangan dan kehidupan seharian rakyat.
/

Analisis Menyeluruh Mengenai Potensi Pelaburan Stellar XLM: Ramalan Harga 2026–2030

Stellar (XLM) telah menjadi salah satu projek blockchain yang menarik perhatian ramai dalam beberapa tahun kebelakangan ini. Dengan teknologi yang membolehkan transaksi kewangan yang pantas, selamat dan murah, Stellar berpotensi untuk mengubah cara kita berurusan dengan mata wang digital dan sistem kewangan global. Namun, sebelum melabur dalam Stellar, penting untuk memahami potensi pertumbuhan harga serta risiko yang terlibat. Dalam analisis ini, kami akan membincangkan trend harga Stellar dari tahun 2026 hingga 2030, termasuk faktor-faktor yang boleh mempengaruhi nilai XLM. Kami juga akan memberikan panduan kepada pelabur tentang bagaimana untuk membuat keputusan yang lebih bijak berdasarkan data dan analisis teknikal.
  • Potensi Pertumbuhan Harga: Berdasarkan trend semasa dan model ekonomi Stellar, kami meramalkan bahawa harga XLM mungkin meningkat secara signifikan dalam tempoh tersebut.
  • Risiko Utama: Pelabur perlu berhati-hati terhadap volatiliti pasaran dan isu-isu berkaitan penggunaan teknologi Stellar dalam industri kewangan.
  • Kelebihan Pelaburan: Stellar bukan sahaja menawarkan infrastruktur yang canggih, tetapi juga sokongan daripada komuniti global yang aktif.
Sebagai pelabur, anda perlu sentiasa mengikuti perkembangan terkini dalam dunia blockchain dan mempertimbangkan strategi pelaburan yang sesuai dengan matlamat jangka panjang anda. Jika anda berminat untuk menyertai ekosistem Stellar, pastikan anda memahami risiko dan manfaatnya dengan baik sebelum membuat keputusan. Disclaimer: Maklumat dalam artikel ini adalah untuk tujuan maklumat sahaja dan tidak bertujuan sebagai nasihat pelaburan profesional. Sila lakukan penyelidikan sendiri sebelum membuat sebarang keputusan pelaburan.
/