<div> <p><strong>Perkembangan pesat komputasi kuantum sedang mendorong industri kripto untuk menghadapi risiko yang dahulu dianggap jauh. Blockchain modern memastikan keamanan...</strong></p> </div>/<div> <p><strong>Perkembangan pesat komputasi kuantum sedang mendorong industri kripto untuk menghadapi risiko yang dahulu dianggap jauh. Blockchain modern memastikan keamanan...</strong></p> </div>/

qLABS Memajukan Keselamatan Post-Quantum dengan qONE dan Quantum-Sig
<p>qLABS, sebuah syarikat teknologi yang terkenal dalam bidang keselamatan siber, telah mengumumkan kemajuan besar dalam memperkukuh keselamatan digital melalui inovasi terbaru mereka, iaitu qONE dan Quantum-Sig. Kedua-dua produk ini direka bentuk untuk menangani cabaran keselamatan yang semakin meningkat akibat kemunculan komputer kuantum.</p>

<p>qONE merupakan platform keselamatan bersepadu yang menggunakan teknologi post-quantum cryptography untuk melindungi data daripada ancaman yang dijangka akan timbul apabila komputer kuantum menjadi lebih canggih. Dengan menyepadukan algoritma yang tahan terhadap serangan kuantum, qONE bukan sahaja memastikan keutuhan maklumat, tetapi juga mempercepatkan proses pengkomputeran tanpa menjejaskan prestasi sistem.</p>

<p>Sementara itu, Quantum-Sig pula adalah satu set alat yang direka bentuk untuk memastikan integriti dan autentikasi dalam transaksi digital. Teknologi ini menggunakan prinsip kuantum untuk menghasilkan tandatangan digital yang sangat selamat, sekali gus menambah lapisan perlindungan tambahan bagi pengguna yang bergantung pada aplikasi blockchain dan perkhidmatan kewangan digital.</p>

<p>Ketua Pegawai Eksekutif qLABS, Dr. Emily Chen, berkata, "Kami berbangga dapat membawa inovasi ini kepada dunia. Dalam era di mana teknologi kuantum semakin mendapat perhatian, kita perlu bersiap sedia untuk melindungi data kita daripada ancaman baharu. qONE dan Quantum-Sig bukan sahaja menjawab keperluan keselamatan masa kini, malah membuka jalan untuk teknologi masa depan."</p>

<p>Produk-produk ini dijangka akan dilancarkan secara rasmi dalam tempoh beberapa bulan lagi, dengan fokus utama pada sektor kewangan, infrastruktur digital, dan industri yang bergantung pada teknologi tinggi. Pengguna global kini boleh menantikan langkah besar dalam memastikan keselamatan digital yang lebih kukuh dan berdaya tahan.</p>
/

Perkembangan pesat dalam bidang komputasi kuantum semakin mendesak industri kripto untuk menghadapi risiko yang dahulu dianggap jauh dari jangkauan. Blockchain modern melindungi triliunan dolar dengan menggunakan sistem kriptografi seperti tanda tangan kurva eliptik. Meski metode ini masih dapat diandalkan hingga saat ini, para pakar secara umum memperkirakan bahwa sistem tersebut akan menjadi rentan begitu komputer kuantum yang cukup kuat mulai beroperasi. Walaupun jadwal pastinya masih belum diketahui, arah kemajuan teknologi sudah sangat jelas, sehingga mendorong pergeseran dari diskusi teoretis ke implementasi tahap awal solusi yang tahan terhadap serangan kuantum.

Dalam lingkungan seperti ini, qLABS, sebuah yayasan yang berfokus pada kripto, hadir dengan strategi yang berpusat pada kriptografi pasca-kuantum. Organisasi ini sedang bersiap untuk meluncurkan token pertamanya yang tahan terhadap serangan kuantum, bernama qONE, yang didukung oleh infrastruktur dompet Quantum-Sig. Penjualan pra-publik token ini telah dijadwalkan untuk awal Februari, menandai salah satu upaya paling konkret untuk menerapkan alat-alat yang siap menghadapi era kuantum, alih-alih sekadar melakukan penelitian tentangnya.

Filosofi Desain yang Berbasis Kuantum

qLABS menggambarkan pendekatannya sebagai berbasis kuantum, yang berarti sistem-sistem mereka dirancang sejak awal untuk menahan serangan kuantum di masa depan, bukan hanya dipasang setelahnya. Menurut pimpinan yayasan, menunggu pembaruan protokol yang lambat di seluruh blockchain besar bisa membuat aset tetap rentan selama bertahun-tahun. Mereka menyatakan bahwa banyak inisiatif yang ada saat ini masih terfragmentasi—berfokus pada penelitian, pembaruan protokol parsial, atau penyempurnaan dompet—namun gagal memberikan perlindungan langsung bagi aset yang sudah tersimpan di jaringan publik.

Keprihatinan utama yayasan ini berpusat pada ancaman “harvest now, decrypt later”. Dalam skenario ini, para penyerang mengumpulkan data terenkripsi atau kunci publik hari ini dengan harapan bahwa komputer kuantum nantinya akan mampu membuka enkripsi tersebut. Di lingkungan blockchain, risiko ini semakin diperparah karena tanda tangan digital merupakan fondasi penting bagi keamanan dompet dan bukti kepemilikan.

Mengintegrasikan Keamanan ke dalam Blockchain yang Sudah Ada

Bukan meluncurkan blockchain baru sepenuhnya, qLABS memilih untuk fokus menambahkan lapisan tahan kuantum pada jaringan yang sudah mapan, seperti Ethereum, Solana, dan Hyperliquid. Fokus awalnya adalah melindungi aset di lapisan dompet dan transaksi. Desain ini memungkinkan pengguna untuk mengaktifkan perlindungan kuantum tanpa perlu memindahkan dana ke rantai atau ekosistem baru.

Pondasi teknis dari pendekatan ini menggabungkan kriptografi pasca-kuantum dengan bukti nol-knowledge. Sistem ini dibangun di atas IronCAP, kerangka kriptografi berbasis kode yang selaras dengan standar yang diterbitkan oleh National Institute of Standards and Technology (NIST) di Amerika Serikat. Salah satu elemen yang paling unik adalah model transaksi dual-signature. Dalam struktur ini, setiap transaksi memerlukan tanda tangan konvensional yang diakui oleh blockchain dasar serta tanda tangan kedua yang tahan terhadap serangan kuantum, menambah lapisan perlindungan ekstra tanpa mengorbankan kompatibilitas.

Momentum Industri yang Semakin Kuat

Upaya yang dilakukan oleh qLABS mencerminkan pergeseran yang lebih luas di seluruh sektor blockchain menuju persiapan menghadapi risiko era kuantum. Para pemain utama di industri ini mulai mengakui masalah tersebut secara lebih terbuka. Beberapa tahun lalu, Coinbase membentuk dewan penasehat independen yang berfokus pada komputasi kuantum dan keamanan blockchain, menggabungkan para peneliti, akademisi, dan pengembang protokol. Dewan ini ditugaskan untuk menghasilkan penilaian dan panduan guna membantu lembaga-lembaga merencanakan langkah-langkah jangka panjang menghadapi ancaman kuantum. Coinbase Ventures juga telah mendukung inisiatif yang mengembangkan pendekatan bertahap untuk keamanan pasca-kuantum.

Ekosistem blockchain lainnya juga bergerak ke arah yang serupa. Yayasan Ethereum telah menaikkan keamanan pasca-kuantum sebagai prioritas strategis, mengalokasikan dana untuk penelitian dan program insentif yang berfokus pada metode kriptografi alternatif. Aptos juga telah membahas adopsi skema tanda tangan pasca-kuantum yang selaras dengan standar NIST, dengan memilih implementasi yang awal dan berhati-hati meski harus mengorbankan efisiensi.

Menyusutnya Jangka Waktu dan Infrastruktur Awal

Penelitian terbaru menunjukkan bahwa jumlah qubit yang diperlukan untuk membobol tanda tangan kurva eliptik yang banyak digunakan ternyata menurun lebih cepat daripada perkiraan sebelumnya. Beberapa proyeksi kini menempatkan jangka waktu yang mungkin untuk munculnya mesin kuantum yang relevan secara kriptografis pada awal hingga pertengahan 2030-an. Bahkan perkiraan yang paling hati-hati pun mengakui bahwa perencanaan migrasi harus dimulai jauh sebelum sistem-sistem tersebut benar-benar hadir.

Di tengah latar belakang ini, qLABS memposisikan qONE dan dompet Quantum-Sig sebagai infrastruktur awal, bukan sekadar teknologi eksperimental. Token qONE dirancang untuk berfungsi sebagai mekanisme akses ke layanan transaksi yang aman dari serangan kuantum, dengan biaya berdasarkan penggunaan alih-alih model berlangganan. Melalui pendekatan ini, qLABS berupaya menyediakan perlindungan yang praktis dan dapat diterapkan pada saat industri semakin menyadari bahwa kesiapan menghadapi era kuantum bukan lagi pilihan, melainkan suatu keharusan.

Artikel “qLABS Memajukan Keamanan Pasca-Kuantum dengan qONE dan Quantum-Sig” pertama kali muncul di CoinTrust.

/
Penafian: Artikel yang disiarkan semula di laman web ini diperoleh daripada platform awam dan disediakan untuk tujuan maklumat sahaja. Mereka tidak semestinya mencerminkan pandangan MEXC. Semua hak kekal dengan pengarang asal. Jika anda percaya ada kandungan yang melanggar hak pihak ketiga, sila hubungi [email protected] untuk dialih keluar. MEXC tidak memberi jaminan mengenai ketepatan, kesempurnaan atau ketepatan masa kandungan dan tidak bertanggungjawab terhadap sebarang tindakan yang diambil berdasarkan maklumat yang diberikan. Kandungan itu tidak membentuk nasihat kewangan, undang-undang atau profesional lain, dan ia juga tidak boleh dianggap sebagai cadangan atau pengesahan oleh MEXC.

Anda Mungkin Juga Suka

<div>
  <h2>5 Berita Teratas Minggu Ini: Senator vs. Kedutaan Besar China; Rodrigo Duterte dan Mahkamah Jenayah Antarabangsa</h2>

  <p><strong>1. Senator AS Menentang Kedutaan Besar China atas Isu Hak Asasi Manusia</strong></p>
  <p>Semalam, beberapa senator Amerika Syarikat mengeluarkan kenyataan keras terhadap kedutaan besar China, mengecam tindakan Beijing yang didakwa melanggar hak asasi manusia di wilayah Xinjiang. Mereka mendesak kerajaan China untuk menghentikan pelanggaran tersebut dan memberi jaminan bahawa rakyat dunia akan terus memantau situasi ini.</p>

  <p><strong>2. Rodrigo Duterte Mengambil Tindakan Undang-undang Terhadap Mahkamah Jenayah Antarabangsa</strong></p>
  <p>Bekas Presiden Filipina, Rodrigo Duterte, telah mengumumkan bahawa beliau sedang mempertimbangkan untuk mengambil tindakan undang-undang terhadap Mahkamah Jenayah Antarabangsa (ICC) atas dakwaan campur tangan dalam hal ehwal dalaman negara. Duterte menyatakan bahawa keputusan mahkamah tersebut adalah tidak adil dan berpotensi mencemarkan reputasi Filipina di mata dunia.</p>

  <p><strong>3. Perkembangan Terbaru dalam Industri Kripto: ZK-Rollup Mula Diterima Secara Meluas</strong></p>
  <p>ZK-Rollup, teknologi yang semakin popular dalam ekosistem blockchain, kini mula digunakan secara meluas oleh projek-projek terkemuka. Teknologi ini menawarkan penyelesaian yang lebih pantas dan kos yang lebih rendah bagi transaksi dalam rangkaian blockchain, sekali gus meningkatkan daya saing industri kripto global.</p>

  <p><strong>4. Pasaran Saham Global Mengalami Ketidakstabilan Akibat Krisis Geopolitik</strong></p>
  <p>Pasaran saham dunia mengalami volatiliti yang ketara minggu ini, dipengaruhi oleh ketegangan geopolitik antara beberapa negara utama. Analisis pasaran menunjukkan bahawa pelabur kini lebih berhati-hati dalam membuat keputusan, dengan fokus kepada aset selamat seperti emas dan bon kerajaan.</p>

  <p><strong>5. Inovasi dalam Sektor Kewangan Tradisional: Pengenalan Aplikasi Pembayaran Digital</strong></p>
  <p>Seiring dengan pertumbuhan teknologi digital, sektor kewangan tradisional kini semakin mengintegrasikan aplikasi pembayaran digital. Pelbagai bank dan institusi kewangan tempatan kini menawarkan platform pembayaran yang lebih mudah dan cepat, memudahkan pengguna untuk melakukan transaksi tanpa perlu berurusan dengan tunai.</p>
</div>/

5 Berita Teratas Minggu Ini: Senator vs. Kedutaan Besar China; Rodrigo Duterte dan Mahkamah Jenayah Antarabangsa

1. Senator AS Menentang Kedutaan Besar China atas Isu Hak Asasi Manusia Semalam, beberapa senator Amerika Syarikat mengeluarkan kenyataan keras terhadap kedutaan besar China, mengecam tindakan Beijing yang didakwa melanggar hak asasi manusia di wilayah Xinjiang. Mereka mendesak kerajaan China untuk menghentikan pelanggaran tersebut dan memberi jaminan bahawa rakyat dunia akan terus memantau situasi ini. 2. Rodrigo Duterte Mengambil Tindakan Undang-undang Terhadap Mahkamah Jenayah Antarabangsa Bekas Presiden Filipina, Rodrigo Duterte, telah mengumumkan bahawa beliau sedang mempertimbangkan untuk mengambil tindakan undang-undang terhadap Mahkamah Jenayah Antarabangsa (ICC) atas dakwaan campur tangan dalam hal ehwal dalaman negara. Duterte menyatakan bahawa keputusan mahkamah tersebut adalah tidak adil dan berpotensi mencemarkan reputasi Filipina di mata dunia. 3. Perkembangan Terbaru dalam Industri Kripto: ZK-Rollup Mula Diterima Secara Meluas ZK-Rollup, teknologi yang semakin popular dalam ekosistem blockchain, kini mula digunakan secara meluas oleh projek-projek terkemuka. Teknologi ini menawarkan penyelesaian yang lebih pantas dan kos yang lebih rendah bagi transaksi dalam rangkaian blockchain, sekali gus meningkatkan daya saing industri kripto global. 4. Pasaran Saham Global Mengalami Ketidakstabilan Akibat Krisis Geopolitik Pasaran saham dunia mengalami volatiliti yang ketara minggu ini, dipengaruhi oleh ketegangan geopolitik antara beberapa negara utama. Analisis pasaran menunjukkan bahawa pelabur kini lebih berhati-hati dalam membuat keputusan, dengan fokus kepada aset selamat seperti emas dan bon kerajaan. 5. Inovasi dalam Sektor Kewangan Tradisional: Pengenalan Aplikasi Pembayaran Digital Seiring dengan pertumbuhan teknologi digital, sektor kewangan tradisional kini semakin mengintegrasikan aplikasi pembayaran digital. Pelbagai bank dan institusi kewangan tempatan kini menawarkan platform pembayaran yang lebih mudah dan cepat, memudahkan pengguna untuk melakukan transaksi tanpa perlu berurusan dengan tunai.
/

Berita Terkini Filipina: 25 hingga 31 Januari 2026

Sejak awal tahun ini, Filipina terus menjadi sorotan dalam dunia berita global, dengan isu-isu yang menarik perhatian para penggemar teknologi, ekonomi, dan politik. Berikut adalah rangkuman berita terbaru dari 25 hingga 31 Januari 2026 yang patut diketahui.
  • Pengembangan Infrastruktur Digital di Filipina: Pemerintah Filipina meluncurkan program besar-besaran untuk mempercepat adopsi teknologi digital di seluruh negeri. Dengan fokus pada pembangunan jaringan internet berkecepatan tinggi di wilayah pedesaan, langkah ini diharapkan dapat meningkatkan aksesibilitas bagi lebih dari 70% penduduk yang masih belum terhubung ke internet.
  • <li><strong>Perkembangan Ekonomi Pasca-Pandemi</strong>: Data terbaru menunjukkan bahwa ekonomi Filipina telah pulih secara signifikan sejak pandemi COVID-19. Pertumbuhan GDP tahunan diperkirakan mencapai 6.5%, didorong oleh sektor pariwisata, manufaktur, dan layanan digital yang semakin berkembang.</li>
    
    <li><strong>Kebijakan Moneter yang Inovatif</strong>: Bank Sentral Filipina baru-baru ini mengumumkan peluncuran mata uang digital bank sentral (CBDC) sebagai bagian dari strategi untuk meningkatkan efisiensi sistem keuangan nasional. CBDC ini diharapkan dapat mempermudah transaksi lintas batas dan mengurangi biaya operasional bagi pelaku usaha kecil dan menengah.</li>
    
    <li><strong>Isu Lingkungan dan Pembangunan Berkelanjutan</strong>: Filipina terus berkomitmen untuk mengatasi tantangan lingkungan, termasuk peningkatan kualitas udara dan pengelolaan sampah. Pemerintah juga meluncurkan inisiatif baru untuk mendorong penggunaan energi terbarukan, seperti tenaga surya dan angin, sebagai alternatif ramah lingkungan.</li>
    
    <li><strong>Perkembangan Teknologi Blockchain dan Web3</strong>: Seiring dengan pertumbuhan industri blockchain di Asia Tenggara, Filipina mulai mengeksplorasi potensi teknologi ini untuk mendukung inovasi finansial. Beberapa startup lokal telah merilis platform berbasis blockchain yang memungkinkan pengguna melakukan transaksi tanpa perantara, serta meningkatkan keamanan data pribadi.</li>
    
Bagi para penggemar berita global, Filipina tetap menjadi negara yang menawarkan banyak peluang dan tantangan. Dengan perkembangan teknologi, ekonomi, dan kebijakan yang progresif, Filipina siap untuk terus memainkan peran penting dalam dinamika regional dan internasional.
/
Kongsi
Rappler2026/01/31 20:00
<div>
  <h1>Senarai Kripto Terbaik untuk Diperhatikan: LivLive ($LIVE) + Bonus 200% Mendorong Momentum Februari, Sementara PEPE dan BONK Mengalami Pertumbuhan yang Lebih Perlahan</h1>

  <p><strong>Penyelidikan terkini menunjukkan bahawa LivLive ($LIVE) kini menjadi salah satu kripto paling menarik untuk diperhatikan pada bulan Februari. Selain itu, bonus sebanyak 200% yang ditawarkan oleh projek ini telah mempercepat momentum pasaran, sementara kehadiran token PEPE dan BONK pula mula menunjukkan tanda-tanda pertumbuhan yang lebih perlahan.</strong></p>

  <ul>
    <li><strong>LivLive ($LIVE): </strong>Projek ini bukan sahaja menawarkan potensi pertumbuhan yang tinggi, malah turut menyediakan insentif menarik kepada para pelabur melalui bonus 200%. Ini menjadikan LivLive pilihan ideal bagi mereka yang mencari peluang untuk meningkatkan nilai portfolio mereka dengan cara yang agresif.</li>
    <li><strong>PEPE dan BONK: </strong>Kedua-dua token ini semakin menunjukkan tanda-tanda penurunan dalam kadar pertumbuhan, walaupun masih berpotensi untuk terus berkembang dalam jangka masa panjang. Namun, para pelabur perlu berhati-hati dan mengambil kira faktor-faktor seperti volatiliti pasaran serta trend penggunaan token tersebut.</li>
  </ul>

  <p><strong>Pengesanan trend pasaran menunjukkan bahawa LivLive ($LIVE) sedang mendapat perhatian daripada pelabur institusi dan individu, sekali gus memberi petanda positif untuk bulan-bulan hadapan. Bagi mereka yang ingin meraih keuntungan dalam jangka pendek, LivLive boleh menjadi pilihan yang sangat menarik.</strong></p>

  <p><em>Sumber: Analisis Pasaran Kripto - Januari 2024</em></p>
</div>/

Senarai Kripto Terbaik untuk Diperhatikan: LivLive ($LIVE) + Bonus 200% Mendorong Momentum Februari, Sementara PEPE dan BONK Mengalami Pertumbuhan yang Lebih Perlahan

Penyelidikan terkini menunjukkan bahawa LivLive ($LIVE) kini menjadi salah satu kripto paling menarik untuk diperhatikan pada bulan Februari. Selain itu, bonus sebanyak 200% yang ditawarkan oleh projek ini telah mempercepat momentum pasaran, sementara kehadiran token PEPE dan BONK pula mula menunjukkan tanda-tanda pertumbuhan yang lebih perlahan.
  • LivLive ($LIVE): Projek ini bukan sahaja menawarkan potensi pertumbuhan yang tinggi, malah turut menyediakan insentif menarik kepada para pelabur melalui bonus 200%. Ini menjadikan LivLive pilihan ideal bagi mereka yang mencari peluang untuk meningkatkan nilai portfolio mereka dengan cara yang agresif.
  • PEPE dan BONK: Kedua-dua token ini semakin menunjukkan tanda-tanda penurunan dalam kadar pertumbuhan, walaupun masih berpotensi untuk terus berkembang dalam jangka masa panjang. Namun, para pelabur perlu berhati-hati dan mengambil kira faktor-faktor seperti volatiliti pasaran serta trend penggunaan token tersebut.
Pengesanan trend pasaran menunjukkan bahawa LivLive ($LIVE) sedang mendapat perhatian daripada pelabur institusi dan individu, sekali gus memberi petanda positif untuk bulan-bulan hadapan. Bagi mereka yang ingin meraih keuntungan dalam jangka pendek, LivLive boleh menjadi pilihan yang sangat menarik. Sumber: Analisis Pasaran Kripto - Januari 2024
/

LivLive ($LIVE) memperoleh momentum pada bulan Februari dengan kegunaan AR dalam dunia nyata dan bonus sebanyak 200%, sementara mata wang meme seperti PEPE dan BONK semakin merosot.
/
Kongsi
Blockchainreporter2026/01/31 20:30
<div>
  <p><strong>Perbicaraan Kes Perdagangan Dalaman Coinbase Makin Maju Apabila Hakim Delaware Menolak Permohonan Pembatalan</strong></p>
  
  <p>Sebuah kes perbicaraan mengenai perdagangan dalaman yang melibatkan Coinbase telah mencapai satu lagi langkah penting apabila hakim di Delaware menolak permohonan pembatalan. Kes ini membabitkan dakwaan bahawa beberapa pegawai dan pengarah syarikat tersebut telah melakukan aktiviti perdagangan dalaman yang tidak sah, dengan menggunakan maklumat dalaman untuk meraih keuntungan peribadi.</p>
  
  <p>Hakim tersebut menyatakan bahawa terdapat bukti kukuh yang menunjukkan bahawa pihak-pihak berkenaan telah melanggar undang-undang perdagangan dalaman, termasuk penggunaan maklumat sulit untuk membuat pelaburan atau menjual saham sebelum maklumat itu didedahkan kepada umum. Ini merupakan satu lagi tamparan bagi Coinbase, yang kini berhadapan dengan tekanan daripada para pemegang saham serta pihak berkuasa sekuriti.</p>
  
  <p>Kes ini juga menimbulkan persoalan tentang tahap pengawasan dalaman yang dilaksanakan oleh Coinbase, serta sama ada syarikat tersebut mempunyai prosedur yang cukup ketat untuk mengelakkan penyalahgunaan maklumat dalaman. Dengan semakin banyaknya laporan mengenai isu-isu berkaitan perdagangan dalaman dalam industri kripto, kes ini dijangka akan menjadi tumpuan utama dalam bulan-bulan mendatang.</p>
  
  <p>Sementara itu, Coinbase masih belum memberikan sebarang komen rasmi mengenai perkembangan terbaru ini. Namun, pihaknya dijangka akan terus berusaha untuk membersihkan namanya dan mengekalkan keyakinan para pelabur serta pengguna.</p>
  
  <p>Bagi para pelabur dan pengguna kripto, kes ini menjadi pengingat bahawa industri ini masih memerlukan lebih banyak pengawasan dan peraturan yang lebih ketat untuk memastikan integriti dan keadilan dalam pasaran.</p>
</div>/

Perbicaraan Kes Perdagangan Dalaman Coinbase Makin Maju Apabila Hakim Delaware Menolak Permohonan Pembatalan Sebuah kes perbicaraan mengenai perdagangan dalaman yang melibatkan Coinbase telah mencapai satu lagi langkah penting apabila hakim di Delaware menolak permohonan pembatalan. Kes ini membabitkan dakwaan bahawa beberapa pegawai dan pengarah syarikat tersebut telah melakukan aktiviti perdagangan dalaman yang tidak sah, dengan menggunakan maklumat dalaman untuk meraih keuntungan peribadi. Hakim tersebut menyatakan bahawa terdapat bukti kukuh yang menunjukkan bahawa pihak-pihak berkenaan telah melanggar undang-undang perdagangan dalaman, termasuk penggunaan maklumat sulit untuk membuat pelaburan atau menjual saham sebelum maklumat itu didedahkan kepada umum. Ini merupakan satu lagi tamparan bagi Coinbase, yang kini berhadapan dengan tekanan daripada para pemegang saham serta pihak berkuasa sekuriti. Kes ini juga menimbulkan persoalan tentang tahap pengawasan dalaman yang dilaksanakan oleh Coinbase, serta sama ada syarikat tersebut mempunyai prosedur yang cukup ketat untuk mengelakkan penyalahgunaan maklumat dalaman. Dengan semakin banyaknya laporan mengenai isu-isu berkaitan perdagangan dalaman dalam industri kripto, kes ini dijangka akan menjadi tumpuan utama dalam bulan-bulan mendatang. Sementara itu, Coinbase masih belum memberikan sebarang komen rasmi mengenai perkembangan terbaru ini. Namun, pihaknya dijangka akan terus berusaha untuk membersihkan namanya dan mengekalkan keyakinan para pelabur serta pengguna. Bagi para pelabur dan pengguna kripto, kes ini menjadi pengingat bahawa industri ini masih memerlukan lebih banyak pengawasan dan peraturan yang lebih ketat untuk memastikan integriti dan keadilan dalam pasaran.
/

Coinbase sedang berdepan dengan satu tuntutan daripada pemegang saham selepas seorang hakim di Delaware membenarkan tuntutan terhadap beberapa eksekutifnya atas tuduhan dagangan dalaman untuk diteruskan, walaupun.../
Kongsi
Tronweekly2026/01/31 19:52

Berita Sohor Kini

Lagi

5 Berita Teratas Minggu Ini: Senator vs. Kedutaan Besar China; Rodrigo Duterte dan Mahkamah Jenayah Antarabangsa

1. Senator AS Menentang Kedutaan Besar China atas Isu Hak Asasi Manusia Semalam, beberapa senator Amerika Syarikat mengeluarkan kenyataan keras terhadap kedutaan besar China, mengecam tindakan Beijing yang didakwa melanggar hak asasi manusia di wilayah Xinjiang. Mereka mendesak kerajaan China untuk menghentikan pelanggaran tersebut dan memberi jaminan bahawa rakyat dunia akan terus memantau situasi ini. 2. Rodrigo Duterte Mengambil Tindakan Undang-undang Terhadap Mahkamah Jenayah Antarabangsa Bekas Presiden Filipina, Rodrigo Duterte, telah mengumumkan bahawa beliau sedang mempertimbangkan untuk mengambil tindakan undang-undang terhadap Mahkamah Jenayah Antarabangsa (ICC) atas dakwaan campur tangan dalam hal ehwal dalaman negara. Duterte menyatakan bahawa keputusan mahkamah tersebut adalah tidak adil dan berpotensi mencemarkan reputasi Filipina di mata dunia. 3. Perkembangan Terbaru dalam Industri Kripto: ZK-Rollup Mula Diterima Secara Meluas ZK-Rollup, teknologi yang semakin popular dalam ekosistem blockchain, kini mula digunakan secara meluas oleh projek-projek terkemuka. Teknologi ini menawarkan penyelesaian yang lebih pantas dan kos yang lebih rendah bagi transaksi dalam rangkaian blockchain, sekali gus meningkatkan daya saing industri kripto global. 4. Pasaran Saham Global Mengalami Ketidakstabilan Akibat Krisis Geopolitik Pasaran saham dunia mengalami volatiliti yang ketara minggu ini, dipengaruhi oleh ketegangan geopolitik antara beberapa negara utama. Analisis pasaran menunjukkan bahawa pelabur kini lebih berhati-hati dalam membuat keputusan, dengan fokus kepada aset selamat seperti emas dan bon kerajaan. 5. Inovasi dalam Sektor Kewangan Tradisional: Pengenalan Aplikasi Pembayaran Digital Seiring dengan pertumbuhan teknologi digital, sektor kewangan tradisional kini semakin mengintegrasikan aplikasi pembayaran digital. Pelbagai bank dan institusi kewangan tempatan kini menawarkan platform pembayaran yang lebih mudah dan cepat, memudahkan pengguna untuk melakukan transaksi tanpa perlu berurusan dengan tunai.
/

Perbicaraan Kes Perdagangan Dalaman Coinbase Makin Maju Apabila Hakim Delaware Menolak Permohonan Pembatalan Sebuah kes perbicaraan mengenai perdagangan dalaman yang melibatkan Coinbase telah mencapai satu lagi langkah penting apabila hakim di Delaware menolak permohonan pembatalan. Kes ini membabitkan dakwaan bahawa beberapa pegawai dan pengarah syarikat tersebut telah melakukan aktiviti perdagangan dalaman yang tidak sah, dengan menggunakan maklumat dalaman untuk meraih keuntungan peribadi. Hakim tersebut menyatakan bahawa terdapat bukti kukuh yang menunjukkan bahawa pihak-pihak berkenaan telah melanggar undang-undang perdagangan dalaman, termasuk penggunaan maklumat sulit untuk membuat pelaburan atau menjual saham sebelum maklumat itu didedahkan kepada umum. Ini merupakan satu lagi tamparan bagi Coinbase, yang kini berhadapan dengan tekanan daripada para pemegang saham serta pihak berkuasa sekuriti. Kes ini juga menimbulkan persoalan tentang tahap pengawasan dalaman yang dilaksanakan oleh Coinbase, serta sama ada syarikat tersebut mempunyai prosedur yang cukup ketat untuk mengelakkan penyalahgunaan maklumat dalaman. Dengan semakin banyaknya laporan mengenai isu-isu berkaitan perdagangan dalaman dalam industri kripto, kes ini dijangka akan menjadi tumpuan utama dalam bulan-bulan mendatang. Sementara itu, Coinbase masih belum memberikan sebarang komen rasmi mengenai perkembangan terbaru ini. Namun, pihaknya dijangka akan terus berusaha untuk membersihkan namanya dan mengekalkan keyakinan para pelabur serta pengguna. Bagi para pelabur dan pengguna kripto, kes ini menjadi pengingat bahawa industri ini masih memerlukan lebih banyak pengawasan dan peraturan yang lebih ketat untuk memastikan integriti dan keadilan dalam pasaran.
/

OKX Pengasas Menyalahkan USDe Ethena sebagai Punca Kegagalan Pasaran pada Oktober, Sementara Para Pedagang Pula Membalas Serangan OKX, salah satu platform perdagangan kripto terkemuka di dunia, telah menyalahkan token stablecoin USDe yang dikeluarkan oleh Ethena sebagai punca utama kegagalan pasaran pada bulan Oktober. Menurut pengasas OKX, penggunaan mekanisme algoritma untuk menstabilkan nilai USDe telah menyebabkan ketidakstabilan dalam ekosistem kripto, sekali gus mencetuskan kejatuhan mendadak dalam pasaran. Sementara itu, para pedagang pula tidak bersetuju dengan pandangan tersebut. Mereka berpendapat bahawa kegagalan pasaran bukan hanya disebabkan oleh USDe semata-mata, tetapi juga oleh faktor-faktor lain seperti volatiliti pasaran global dan kekurangan keyakinan pelabur terhadap aset digital. Beberapa pedagang turut mengkritik tindakan Ethena yang didakwa gagal memastikan kestabilan jangka panjang bagi USDe. Pada masa yang sama, beberapa pakar industri menyatakan bahawa isu ini sebenarnya merupakan peringatan penting kepada semua pemain dalam ekosistem kripto. Mereka menyeru agar semua pihak lebih berhati-hati dalam merancang strategi dan mengurus risiko, terutamanya apabila melibatkan produk yang bergantung pada algoritma atau mekanisme stabilisasi. Kejadian ini juga menimbulkan perdebatan hangat dalam kalangan komuniti kripto, dengan sesetengah pihak menuntut penambahbaikan dalam pengawalseliaan dan pengurusan stablecoin. Sementara itu, Ethena masih belum memberikan sebarang kenyataan rasmi mengenai dakwaan tersebut.
/