Startup funding telah lama mengikuti pola yang sudah biasa: mengumpulkan modal, berkembang pesat, melakukan exit melalui akuisisi atau IPO, dan memberikan imbalan kepada para pemegang saham awal pada tahap akhir./Startup funding telah lama mengikuti pola yang sudah biasa: mengumpulkan modal, berkembang pesat, melakukan exit melalui akuisisi atau IPO, dan memberikan imbalan kepada para pemegang saham awal pada tahap akhir./

Secondary Liquidity: Perubahan Senyap dalam Pembiayaan Startup Di dunia yang sentiasa berubah, pembiayaan startup kini mengalami satu perubahan yang tidak begitu ketara namun cukup signifikan. Istilah "secondary liquidity" atau "likuiditi sekunder" kini menjadi fokus utama dalam ekosistem teknologi dan pelaburan global. Apakah makna sebenar istilah ini? Bagaimana ia mempengaruhi cara para pelabur dan pengasas startup merancang strategi mereka? Secara ringkasnya, secondary liquidity merujuk kepada keupayaan untuk menjual atau menukar aset yang telah dibeli pada harga pasaran semasa. Dalam konteks startup, ini bermaksud pelabur boleh menjual pegangan saham mereka di pasaran sekunder tanpa menjejaskan nilai aset tersebut. Ini memberikan fleksibiliti yang lebih besar kepada pelabur, terutamanya bagi mereka yang ingin mengambil keuntungan daripada pelaburan mereka tanpa perlu menunggu sehingga penyenaraian rasmi. Perkembangan ini bukan sahaja membuka ruang baru bagi pelabur, tetapi juga memberi manfaat kepada startup yang sedang mencari modal tambahan. Dengan adanya secondary liquidity, startup dapat mengumpul dana dengan lebih pantas dan efisien, sekali gus mengurangkan risiko kehilangan nilai ekuiti akibat penjualan awal oleh pelabur. Bagi para pengasas startup pula, secondary liquidity memberikan kebebasan untuk membuat keputusan yang lebih bijak. Mereka tidak lagi terikat dengan jangka masa panjang yang sering kali menyebabkan tekanan dalam pengurusan syarikat. Sebaliknya, mereka boleh menggunakan pendapatan dari penjualan sekunder untuk mempercepat pertumbuhan syarikat atau melabur dalam projek baharu. Walau bagaimanapun, seperti mana-mana perkembangan dalam industri, secondary liquidity turut membawa cabaran tersendiri. Salah satunya adalah kestabilan pasaran sekunder yang mungkin tidak selalu menjamin harga yang menguntungkan. Oleh itu, pelabur perlu sentiasa memantau trend pasaran dan membuat keputusan berdasarkan analisis yang teliti. Dalam era digital yang semakin maju, secondary liquidity bukan sahaja menjadi trend baharu dalam pembiayaan startup, tetapi juga simbol transformasi dalam cara kita melihat dan menguruskan pelaburan. Ia menunjukkan bahawa dunia pelaburan kini semakin dinamik dan berorientasikan kepentingan semua pihak – pelabur, pengasas, dan ekosistem secara keseluruhan. Key Points:
  • Secondary liquidity membolehkan pelabur menjual aset mereka dengan lebih mudah dan pantas.
  • Ini membantu startup mendapatkan modal tambahan dengan lebih cepat.
  • Pengasas startup dapat membuat keputusan yang lebih fleksibel dan strategik.
  • Pasaran sekunder perlu dipantau dengan teliti untuk mengelakkan kerugian.
Disclaimer: Maklumat dalam artikel ini disediakan untuk tujuan rujukan sahaja. Pembaca dinasihatkan untuk mendapatkan nasihat profesional sebelum membuat sebarang keputusan pelaburan.
/

6 min baca

Pembiayaan startup selama ini mengikuti pola yang sudah lama dikenal: mengumpulkan modal, berkembang pesat, melakukan keluar melalui akuisisi atau IPO, lalu memberikan imbalan kepada para pemegang saham awal di garis finis. Selama bertahun-tahun, likuiditas dianggap sebagai sesuatu yang hanya terjadi pada akhir perjalanan.

Namun, anggapan tersebut kini mulai berubah. Di seluruh ekosistem startup global, likuiditas sekunder kini semakin diterima dan terstruktur sebagai bagian dari lanskap pendanaan. Alih-alih menunggu hingga satu dekade untuk mencapai momen likuiditas, para pendiri, karyawan, dan investor awal kini semakin sering menemukan cara untuk memperoleh sebagian likuiditas saat perusahaan masih dalam tahap privat.

Perubahan ini tidak terdengar heboh atau dramatis. Perubahan ini berlangsung secara perlahan, deal demi deal, putaran demi putaran. Namun, perubahan ini sedang membentuk kembali cara kerja ekuitas startup, cara mengelola risiko, serta cara mendanai pembangunan perusahaan jangka panjang.

Peningkatan Likuiditas Sebelum Keluar

Likuiditas sekunder merujuk pada penjualan saham yang sudah dimiliki dalam sebuah perusahaan privat, alih-alih penerbitan saham baru. Secara sederhana, likuiditas sekunder memungkinkan seseorang yang sudah memiliki kepemilikan ekuitas—seperti karyawan, pendiri, atau investor awal—untuk menjual sebagian sahamnya kepada pembeli lain.

Tren ini berkembang karena satu alasan utama: startup kini lebih lama tetap berstatus privat.

Perusahaan-perusahaan yang dulu mungkin akan go public dalam enam atau tujuh tahun kini tetap berstatus privat hingga sepuluh hingga lima belas tahun. Nilai valuasi meningkat, pasar berkembang, dan pendanaan tahap akhir menjadi alternatif bagi jadwal IPO. Namun, semakin lama sebuah perusahaan tetap privat, semakin lama pula para pemegang saham harus menunggu untuk merealisasikan hasil finansial mereka.

Penundaan ini menimbulkan tekanan.

Karyawan yang memiliki porsi ekuitas yang signifikan mungkin ingin merasakan likuiditas yang dapat mengubah hidup tanpa harus meninggalkan perusahaan. Investor awal mungkin ingin mengembalikan modal ke dalam dana mereka. Pendiri pun mungkin ingin memiliki sedikit keamanan finansial setelah bertahun-tahun membangun perusahaan.

Di sinilah sekunder pendiri mulai menjadi lebih relevan dalam putaran pendanaan modern. Likuiditas sekunder bukanlah pengganti keluar; likuiditas sekunder justru melengkapi perjalanan panjang menuju keluar.

Cara Kerja Transaksi Sekunder Sebenarnya

Berbeda dengan pendanaan primer, di mana perusahaan mengumpulkan dana dengan menerbitkan saham baru, transaksi sekunder melibatkan penjualan saham yang sudah ada dari satu pemegang ke pemegang lain.

Beberapa struktur umum yang sering digunakan antara lain:

  • Penjualan saham karyawan selama putaran pendanaan
    Karyawan mungkin diizinkan untuk menjual sebagian ekuitas yang telah vested kepada investor yang baru bergabung.
  • Likuiditas bagi investor awal
    Investor tahap awal atau angel investor mungkin menjual sebagian kepemilikan mereka kepada pembeli tahap akhir.
  • Likuiditas bagi pendiri
    Pendiri mungkin menjual sebagian kecil saham mereka, biasanya pada putaran tahap akhir, untuk mengurangi konsentrasi finansial pribadi.
  • Platform atau dana sekunder khusus
    Beberapa perusahaan memang mengkhususkan diri dalam membeli saham privat secara langsung, di luar putaran pendanaan tradisional.

Perusahaan sendiri sering kali memfasilitasi transaksi ini, dengan menetapkan batasan dan memastikan kontrol atas cap table. Sebagian besar transaksi sekunder memerlukan persetujuan dewan direksi dan diatur dengan ketat.

Mengapa Likuiditas Sekunder Kian Meningkat

Ada beberapa faktor pasar yang mendorong likuiditas sekunder menjadi arus utama.

1. Siklus Hidup Perusahaan Privat yang Lebih Panjang

Seperti yang telah disebutkan sebelumnya, startup kini mengumpulkan banyak putaran pendanaan tahap akhir tanpa harus go public. Kebutuhan akan likuiditas tidak berhenti hanya karena IPO tertunda.

Opsi sekunder memberikan ruang untuk bernapas.

2. Retensi Talenta dan Motivasi Karyawan

Komponen ekuitas paling efektif ketika para karyawan percaya bahwa ekuitas tersebut dapat dikonversi menjadi hasil nyata. Jika likuiditas selalu menjadi janji yang jauh, maka ekuitas menjadi kurang bermotivasi.

Memungkinkan likuiditas parsial dapat meningkatkan retensi dan moral karyawan, terutama di pasar rekrutmen yang sangat kompetitif.

3. Manajemen Portofolio bagi Investor

Dana ventura beroperasi berdasarkan jadwal. Sebuah dana mungkin perlu mengembalikan modal kepada para mitra terbatas bahkan ketika sebuah perusahaan masih privat.

Penjualan sekunder memungkinkan investor untuk mengelola eksposur tanpa harus sepenuhnya keluar.

4. Pasar Modal Privat yang Lebih Matang

Pasar privat kini semakin dalam. Terdapat lebih banyak pembeli institusional, lebih banyak transaksi yang terstruktur, dan lebih banyak data yang tersedia.

Kematangan ini membuat likuiditas sekunder lebih mudah dilaksanakan secara bertanggung jawab.

Manfaat bagi Pendiri dan Perusahaan

Likuiditas sekunder mungkin terdengar seperti sekadar catatan finansial, namun sebenarnya memiliki dampak operasional yang nyata.

1. Mengurangi Risiko Burnout bagi Pendiri

Membangun sebuah perusahaan selama satu dekade tanpa adanya likuiditas bisa sangat melelahkan secara mental dan finansial. Bahkan likuiditas yang sederhana dapat mengurangi stres pribadi dan memungkinkan para pendiri fokus pada eksekusi daripada sekadar bertahan hidup.

2. Meningkatkan Kepercayaan Karyawan terhadap Ekuitas

Para karyawan lebih cenderung menghargai ekuitas ketika mereka melihat adanya jalur nyata menuju likuiditas. Jendela likuiditas sekunder membuktikan keberlanjutan struktur kompensasi.

3. Transisi Cap Table yang Lebih Sehat

Transaksi sekunder dapat membantu mengkonsolidasikan kepemilikan awal yang terfragmentasi atau menghadirkan investor yang berkomitmen jangka panjang.

4. Keselarasan yang Lebih Baik antara Pertumbuhan dan Imbalan

Ketika para pemegang saham dapat merasakan sebagian imbalan selama pertumbuhan, bukan hanya pada saat keluar, hal ini menciptakan ekosistem yang lebih berkelanjutan.

Cara Investor Melihat Likuiditas Sekunder Saat Ini

Sikap investor terhadap likuiditas sekunder telah berubah secara signifikan dalam satu dekade terakhir. Dahulu, penjualan saham sekunder sering dianggap sebagai tanda merah, yang dikaitkan dengan ketidakpastian atau kurangnya kepercayaan terhadap masa depan perusahaan. Namun kini, ketika startup semakin lama tetap privat dan siklus pendanaan semakin panjang, banyak investor ternama melihat transaksi sekunder yang terkontrol sebagai bagian yang praktis dan matang dari pendanaan tahap akhir.

Sebagian besar investor mendukung transaksi sekunder ketika bisnis menunjukkan fundamental yang kuat, penjualan tetap terbatas dalam skala, dan sang pendiri terus menunjukkan komitmen jangka panjang. Mereka juga melihat nilai ketika likuiditas membantu meningkatkan retensi karyawan atau stabilitas secara keseluruhan, serta ketika pembeli yang masuk adalah pihak yang terpercaya dan selaras dengan tujuan perusahaan. Akibatnya, likuiditas sekunder kini semakin dianggap sebagai fitur normal pada perusahaan privat yang mapan, bukan lagi sebagai suatu pengecualian yang tak biasa.

Apa Artinya bagi Ekosistem Startup

Likuiditas sekunder secara diam-diam sedang membentuk kembali insentif di seluruh dunia startup.

  • Bagi para pendiri, likuiditas sekunder menawarkan keberlanjutan.
  • Bagi para karyawan, likuiditas sekunder membuat ekuitas menjadi lebih nyata.
  • Bagi para investor, likuiditas sekunder memperkenalkan fleksibilitas.
  • Bagi perusahaan, likuiditas sekunder mendukung pembangunan jangka panjang tanpa memaksa keluar secara prematur.

Namun, likuiditas sekunder juga membutuhkan disiplin.

Perusahaan yang paling sehat memperlakukan likuiditas sekunder sebagai mekanisme yang terkontrol, digunakan secara hati-hati, selaras dengan tujuan jangka panjang, dan diatur dengan transparansi.

Startup kini tidak lagi beroperasi hanya berdasarkan satu momen garis finis. Likuiditas kini menjadi sebuah kontinum, bukan lagi sebuah jurang yang tiba-tiba.

Kesimpulan

Likuiditas sekunder bukanlah sebuah revolusi yang mencuri perhatian, namun perubahan yang signifikan.

Seiring dengan semakin lama startup tetap privat, para pemegang saham ekuitas membutuhkan cara baru untuk mengelola risiko, imbalan, dan waktu. Transaksi sekunder menawarkan jalan tengah itu, memungkinkan hasil parsial tanpa mengganggu ambisi jangka panjang.

Dunia startup sedang beradaptasi dengan realitas yang lebih matang: membangun perusahaan yang hebat membutuhkan waktu, dan likuiditas seharusnya bukan lagi sebuah peristiwa all-or-nothing di akhir perjalanan.

Likuiditas sekunder tidak mengubah tujuan pembangunan perusahaan. Yang berubah adalah cara orang bertahan dan tetap termotivasi sepanjang perjalanan.

Dan perubahan yang tenang ini mungkin akan menentukan era berikutnya dalam pendanaan startup.

/
Penafian: Artikel yang disiarkan semula di laman web ini diperoleh daripada platform awam dan disediakan untuk tujuan maklumat sahaja. Mereka tidak semestinya mencerminkan pandangan MEXC. Semua hak kekal dengan pengarang asal. Jika anda percaya ada kandungan yang melanggar hak pihak ketiga, sila hubungi [email protected] untuk dialih keluar. MEXC tidak memberi jaminan mengenai ketepatan, kesempurnaan atau ketepatan masa kandungan dan tidak bertanggungjawab terhadap sebarang tindakan yang diambil berdasarkan maklumat yang diberikan. Kandungan itu tidak membentuk nasihat kewangan, undang-undang atau profesional lain, dan ia juga tidak boleh dianggap sebagai cadangan atau pengesahan oleh MEXC.

Anda Mungkin Juga Suka

Fireblocks mengintegrasikan Canton Network untuk menyokong penyelesaian dalam rantaian yang dikawal selia.

Fireblocks mengintegrasikan Canton Network untuk menyokong penyelesaian dalam rantaian yang dikawal selia.

PANews melaporkan pada 3 Februari bahawa, menurut Cointelegraph, syarikat infrastruktur kripto Fireblocks mengumumkan bahawa mereka telah menyepadukan sokongan untuk Canton Network.
Kongsi
PANews2026/02/03 22:39
**Chiliz CHZ Buyback: Pengalihan 10% Pendapatan Strategik Membuka Revolusi Tokenomics**  

Chiliz, sebuah platform blockchain yang berfokus pada industri sukan dan hiburan, telah mengumumkan pelaksanaan buyback token CHZ secara strategik. Langkah ini bukan sahaja menunjukkan komitmen Chiliz untuk memperkukuh ekosistemnya, malah membawa perubahan mendalam dalam dinamika tokenomics token CHZ. Dengan pengalihan sebanyak 10% daripada hasil operasi kepada pembelian semula token, Chiliz menetapkan satu model baharu yang lebih mampan dan berorientasikan kepentingan para pemegang token.

### **Mengapa Buyback CHZ Penting?**
Buyback CHZ bukan sekadar langkah teknikal; ia merupakan tindakan strategik yang bertujuan meningkatkan nilai token CHZ serta memperkukuh keyakinan pasaran terhadap projek ini. Dengan mengurangkan bekalan token di pasaran, Chiliz dapat mengekalkan kestabilan harga dan mengurangkan tekanan inflasi token. Selain itu, buyback juga memberi isyarat jelas kepada komuniti bahawa Chiliz serius dalam melabur dalam pertumbuhan jangka panjang ekosistemnya.

### **Bagaimana Buyback CHZ Dilaksanakan?**
Chiliz akan menggunakan 10% daripada pendapatan bulanan untuk membeli semula token CHZ dari pasaran terbuka. Langkah ini dijalankan secara berkala, dengan matlamat untuk mengurangkan jumlah token yang beredar di pasaran. Sebagai tambahan, Chiliz turut merancang untuk melaburkan sebahagian daripada hasil tersebut dalam projek-projek yang berkaitan dengan ekosistem sukan dan hiburan, termasuk peningkatan infrastruktur blockchain dan inisiatif sosial.

### **Impak kepada Pasaran dan Komuniti**
Pengumuman ini telah mencetuskan reaksi positif dalam kalangan pelabur dan pengguna CHZ. Ramai pihak menyambut baik langkah ini sebagai bukti kesungguhan Chiliz dalam memastikan kestabilan dan pertumbuhan token CHZ. Bagi para pemegang token, buyback CHZ bukan sahaja meningkatkan nilai portfolio mereka, malah memberi keyakinan bahawa Chiliz sentiasa mengutamakan kepentingan komuniti.

### **Kesimpulan**
Dengan pelaksanaan buyback CHZ, Chiliz bukan sahaja menunjukkan kepemimpinan dalam bidang tokenomics, malah membuktikan bahawa projek ini bergerak ke arah yang lebih mampan dan inklusif. Langkah ini bukan sahaja menguntungkan para pemegang token, tetapi juga memperkukuh kedudukan Chiliz sebagai salah satu pemain utama dalam ekosistem Web3 global.

---

**Key Points:**  
- Chiliz melaksanakan buyback CHZ sebanyak 10% daripada pendapatan bulanan.  
- Buyback CHZ bertujuan meningkatkan nilai token dan memperkukuh kestabilan pasaran.  
- Langkah ini menunjukkan komitmen Chiliz untuk membangunkan ekosistem yang lebih mampan dan inklusif.  
- Buyback CHZ memberi manfaat kepada para pemegang token serta meningkatkan keyakinan pasaran terhadap projek ini.  

---  
**Disclaimer:**  
Sebarang maklumat yang disediakan dalam artikel ini adalah untuk tujuan maklumat umum sahaja. Pihak Chiliz tidak bertanggungjawab atas sebarang kerugian atau kehilangan yang timbul daripada penggunaan maklumat ini. Maklumat ini tidak boleh dianggap sebagai nasihat pelaburan profesional. Pelabur dinasihatkan untuk membuat kajian lanjut dan mendapatkan nasihat pakar sebelum membuat sebarang keputusan pelaburan.

Chiliz CHZ Buyback: Pengalihan 10% Pendapatan Strategik Membuka Revolusi Tokenomics Chiliz, sebuah platform blockchain yang berfokus pada industri sukan dan hiburan, telah mengumumkan pelaksanaan buyback token CHZ secara strategik. Langkah ini bukan sahaja menunjukkan komitmen Chiliz untuk memperkukuh ekosistemnya, malah membawa perubahan mendalam dalam dinamika tokenomics token CHZ. Dengan pengalihan sebanyak 10% daripada hasil operasi kepada pembelian semula token, Chiliz menetapkan satu model baharu yang lebih mampan dan berorientasikan kepentingan para pemegang token.

Mengapa Buyback CHZ Penting?

Buyback CHZ bukan sekadar langkah teknikal; ia merupakan tindakan strategik yang bertujuan meningkatkan nilai token CHZ serta memperkukuh keyakinan pasaran terhadap projek ini. Dengan mengurangkan bekalan token di pasaran, Chiliz dapat mengekalkan kestabilan harga dan mengurangkan tekanan inflasi token. Selain itu, buyback juga memberi isyarat jelas kepada komuniti bahawa Chiliz serius dalam melabur dalam pertumbuhan jangka panjang ekosistemnya.

Bagaimana Buyback CHZ Dilaksanakan?

Chiliz akan menggunakan 10% daripada pendapatan bulanan untuk membeli semula token CHZ dari pasaran terbuka. Langkah ini dijalankan secara berkala, dengan matlamat untuk mengurangkan jumlah token yang beredar di pasaran. Sebagai tambahan, Chiliz turut merancang untuk melaburkan sebahagian daripada hasil tersebut dalam projek-projek yang berkaitan dengan ekosistem sukan dan hiburan, termasuk peningkatan infrastruktur blockchain dan inisiatif sosial.

Impak kepada Pasaran dan Komuniti

Pengumuman ini telah mencetuskan reaksi positif dalam kalangan pelabur dan pengguna CHZ. Ramai pihak menyambut baik langkah ini sebagai bukti kesungguhan Chiliz dalam memastikan kestabilan dan pertumbuhan token CHZ. Bagi para pemegang token, buyback CHZ bukan sahaja meningkatkan nilai portfolio mereka, malah memberi keyakinan bahawa Chiliz sentiasa mengutamakan kepentingan komuniti.

Kesimpulan

Dengan pelaksanaan buyback CHZ, Chiliz bukan sahaja menunjukkan kepemimpinan dalam bidang tokenomics, malah membuktikan bahawa projek ini bergerak ke arah yang lebih mampan dan inklusif. Langkah ini bukan sahaja menguntungkan para pemegang token, tetapi juga memperkukuh kedudukan Chiliz sebagai salah satu pemain utama dalam ekosistem Web3 global.
Key Points:
  • Chiliz melaksanakan buyback CHZ sebanyak 10% daripada pendapatan bulanan.
  • Buyback CHZ bertujuan meningkatkan nilai token dan memperkukuh kestabilan pasaran.
  • Langkah ini menunjukkan komitmen Chiliz untuk membangunkan ekosistem yang lebih mampan dan inklusif.
  • Buyback CHZ memberi manfaat kepada para pemegang token serta meningkatkan keyakinan pasaran terhadap projek ini.

Disclaimer:
Sebarang maklumat yang disediakan dalam artikel ini adalah untuk tujuan maklumat umum sahaja. Pihak Chiliz tidak bertanggungjawab atas sebarang kerugian atau kehilangan yang timbul daripada penggunaan maklumat ini. Maklumat ini tidak boleh dianggap sebagai nasihat pelaburan profesional. Pelabur dinasihatkan untuk membuat kajian lanjut dan mendapatkan nasihat pakar sebelum membuat sebarang keputusan pelaburan.
BitcoinWorld Chiliz CHZ Buyback: Pengalihan 10% Pendapatan Secara Strategik Membuka Revolusi Tokenomics Dalam langkah yang bersejarah bagi ekosistemnya, platform sukan berdasarkan blockchain, Chiliz (CHZ), telah mengumumkan pelaksanaan buyback token secara strategik dengan pengalihan sebanyak 10% daripada pendapatannya. Langkah ini bukan sahaja menunjukkan komitmen Chiliz untuk memperkukuh nilai token CHZ, malah turut membawa perubahan mendalam dalam model ekonomi token mereka. Pengumuman tersebut menandakan satu lagi tonggak penting dalam usaha Chiliz untuk memastikan kestabilan dan pertumbuhan jangka panjang bagi ekosistemnya. Dengan meletakkan fokus pada pembelian semula token CHZ, Chiliz menunjukkan bahawa mereka tidak hanya sekadar membangunkan platform sukan digital, tetapi juga mahu menjadikan CHZ sebagai aset digital yang lebih berdaya saing dan diiktiraf oleh para pelabur serta pengguna global. Langkah ini juga mencerminkan visi Chiliz untuk memperkukuh kedudukan CHZ sebagai token yang bukan sahaja digunakan dalam ekosistem sukan, tetapi juga menjadi pilihan utama bagi para pelabur yang mencari pelaburan yang stabil dan berpotensi tinggi. Dengan pengalihan 10% pendapatan kepada program buyback, Chiliz menunjukkan bahawa mereka serius dalam memastikan nilai CHZ terus meningkat, sekali gus memberi manfaat kepada semua pemegang token. Secara keseluruhan, pengumuman ini bukan sahaja mengukuhkan kedudukan Chiliz dalam industri Web3, malah turut membuktikan bahawa strategi tokenomics yang teliti dapat membawa impak positif kepada ekosistem dan para pengguna. Dengan tindakan ini, Chiliz menunjukkan bahawa mereka bukan sekadar sebuah platform sukan, tetapi juga sebuah entiti yang berorientasikan masa depan dan inovasi teknologi. Key Points:
  • Chiliz melancarkan program buyback token dengan pengalihan 10% pendapatannya.
  • Langkah ini bertujuan memperkukuh nilai CHZ dan menjamin kestabilan ekosistem.
  • Pengalihan ini menunjukkan komitmen Chiliz untuk membangunkan ekosistem sukan digital yang lebih inklusif dan berdaya saing.
  • CHZ kini dilihat sebagai token yang bukan sahaja digunakan dalam sukan, tetapi juga sebagai aset digital yang berpotensi tinggi.
Disclaimer:
Kandungan ini disediakan untuk tujuan maklumat sahaja. Sebarang keputusan pelaburan atau penggunaan token CHZ adalah tanggungjawab individu. Sila rujuk pakar kewangan tempatan untuk nasihat yang lebih tepat.
Kongsi
bitcoinworld2026/02/03 22:40
Chiliz akan melancarkan token peminat yang berpangkalan di AS, dengan 10% daripada hasil jualan akan digunakan untuk membeli semula dan membakar token CHZ.

Chiliz akan melancarkan token peminat yang berpangkalan di AS, dengan 10% daripada hasil jualan akan digunakan untuk membeli semula dan membakar token CHZ.

PANews melaporkan pada 3 Februari bahawa Chiliz Chain, sebuah blockchain awam yang digunakan untuk sukan dan hiburan, mengumumkan di platform X bahawa mereka akan melancarkan token peminat AS.
Kongsi
PANews2026/02/03 22:13

Berita Sohor Kini

Lagi

Chiliz CHZ Buyback: Pengalihan 10% Pendapatan Strategik Membuka Revolusi Tokenomics Chiliz, sebuah platform blockchain yang berfokus pada industri sukan dan hiburan, telah mengumumkan pelaksanaan buyback token CHZ secara strategik. Langkah ini bukan sahaja menunjukkan komitmen Chiliz untuk memperkukuh ekosistemnya, malah membawa perubahan mendalam dalam dinamika tokenomics token CHZ. Dengan pengalihan sebanyak 10% daripada hasil operasi kepada pembelian semula token, Chiliz menetapkan satu model baharu yang lebih mampan dan berorientasikan kepentingan para pemegang token.

Mengapa Buyback CHZ Penting?

Buyback CHZ bukan sekadar langkah teknikal; ia merupakan tindakan strategik yang bertujuan meningkatkan nilai token CHZ serta memperkukuh keyakinan pasaran terhadap projek ini. Dengan mengurangkan bekalan token di pasaran, Chiliz dapat mengekalkan kestabilan harga dan mengurangkan tekanan inflasi token. Selain itu, buyback juga memberi isyarat jelas kepada komuniti bahawa Chiliz serius dalam melabur dalam pertumbuhan jangka panjang ekosistemnya.

Bagaimana Buyback CHZ Dilaksanakan?

Chiliz akan menggunakan 10% daripada pendapatan bulanan untuk membeli semula token CHZ dari pasaran terbuka. Langkah ini dijalankan secara berkala, dengan matlamat untuk mengurangkan jumlah token yang beredar di pasaran. Sebagai tambahan, Chiliz turut merancang untuk melaburkan sebahagian daripada hasil tersebut dalam projek-projek yang berkaitan dengan ekosistem sukan dan hiburan, termasuk peningkatan infrastruktur blockchain dan inisiatif sosial.

Impak kepada Pasaran dan Komuniti

Pengumuman ini telah mencetuskan reaksi positif dalam kalangan pelabur dan pengguna CHZ. Ramai pihak menyambut baik langkah ini sebagai bukti kesungguhan Chiliz dalam memastikan kestabilan dan pertumbuhan token CHZ. Bagi para pemegang token, buyback CHZ bukan sahaja meningkatkan nilai portfolio mereka, malah memberi keyakinan bahawa Chiliz sentiasa mengutamakan kepentingan komuniti.

Kesimpulan

Dengan pelaksanaan buyback CHZ, Chiliz bukan sahaja menunjukkan kepemimpinan dalam bidang tokenomics, malah membuktikan bahawa projek ini bergerak ke arah yang lebih mampan dan inklusif. Langkah ini bukan sahaja menguntungkan para pemegang token, tetapi juga memperkukuh kedudukan Chiliz sebagai salah satu pemain utama dalam ekosistem Web3 global.
Key Points:
  • Chiliz melaksanakan buyback CHZ sebanyak 10% daripada pendapatan bulanan.
  • Buyback CHZ bertujuan meningkatkan nilai token dan memperkukuh kestabilan pasaran.
  • Langkah ini menunjukkan komitmen Chiliz untuk membangunkan ekosistem yang lebih mampan dan inklusif.
  • Buyback CHZ memberi manfaat kepada para pemegang token serta meningkatkan keyakinan pasaran terhadap projek ini.

Disclaimer:
Sebarang maklumat yang disediakan dalam artikel ini adalah untuk tujuan maklumat umum sahaja. Pihak Chiliz tidak bertanggungjawab atas sebarang kerugian atau kehilangan yang timbul daripada penggunaan maklumat ini. Maklumat ini tidak boleh dianggap sebagai nasihat pelaburan profesional. Pelabur dinasihatkan untuk membuat kajian lanjut dan mendapatkan nasihat pakar sebelum membuat sebarang keputusan pelaburan.

Dolar Digital Membuat Transaksi Stablecoin Meledak, Menjelang 10 Trilion dalam Satu Bulan Saat USDC Mendominasi Di tengah lonjakan penggunaan stablecoin yang luar biasa, transaksi berbasis dolar digital melonjak hingga mencapai angka yang belum pernah terjadi sebelumnya. Pada bulan lalu saja, volume transaksi stablecoin menembus angka 10 triliun USD, dengan USDC menjadi pemimpin pasar yang mengambil alih dominasi di segmen ini. Stablecoin, yang dirancang untuk mempertahankan nilai tetap terhadap aset tertentu seperti dolar AS, kini menjadi salah satu instrumen keuangan paling populer di dunia. Dengan pertumbuhan yang pesat, para pelaku industri dan investor mulai melihat potensi besar dari teknologi blockchain dan ekosistem Web3 yang mendukungnya. USDC, salah satu stablecoin terbesar di dunia, berhasil meraih pangsa pasar yang signifikan berkat kecepatan transaksi, biaya rendah, serta dukungan infrastruktur yang kuat. Selain itu, popularitasnya juga didorong oleh kepercayaan yang tinggi terhadap jaminan stabilitas dan likuiditas yang ditawarkan oleh Circle, perusahaan di balik USDC. Namun, lonjakan transaksi ini tidak hanya menguntungkan bagi para pengguna stablecoin, tetapi juga membawa tantangan baru bagi regulator dan lembaga keuangan tradisional. Kebijakan moneter global yang semakin fleksibel, ditambah dengan adanya inovasi teknologi yang mempercepat proses pembayaran lintas batas, membuat stablecoin semakin diminati sebagai alternatif yang efisien dan aman. Meski demikian, masih ada beberapa isu yang perlu diperhatikan, seperti risiko volatilitas yang mungkin muncul jika harga aset pendukung stablecoin mengalami fluktuasi. Selain itu, pertanyaan tentang bagaimana regulasi akan menangani pertumbuhan eksponensial ini juga menjadi sorotan utama. Dalam waktu dekat, para ahli memperkirakan bahwa tren ini akan terus berlanjut, dengan kemungkinan peningkatan lebih lanjut pada volume transaksi stablecoin. Bagi para pengguna, baik mereka yang baru memulai perjalanan di dunia Web3 maupun para trader berpengalaman, ini adalah momen penting untuk memahami potensi dan risiko yang terlibat dalam ekosistem keuangan yang sedang berkembang pesat ini. Key Points:
  • Volume transaksi stablecoin melonjak hingga 10 triliun USD dalam satu bulan.
  • USDC mendominasi pasar dengan pertumbuhan yang signifikan.
  • Regulator dan lembaga keuangan tradisional perlu mempersiapkan diri menghadapi tantangan baru.
  • Teknologi blockchain dan ekosistem Web3 menjadi pendorong utama pertumbuhan stablecoin.

Disclaimer:
Konten ini disediakan hanya untuk tujuan informasi dan tidak dimaksudkan sebagai saran investasi atau rekomendasi keuangan. Penggunaan stablecoin dan aset digital lainnya dapat memiliki risiko finansial yang signifikan. Pastikan untuk melakukan riset mandiri sebelum mengambil keputusan investasi.