Kerugian tidak permanen mengacu pada kerugian sementara dana yang dialami oleh penyedia likuiditas di bursa terdesentralisasi akibat volatilitas harga pasangan perdagangan. Fenomena ini terjadi ketika harga aset dalam kumpulan likuiditas menyimpang ke segala arah dari harga saat disetorkan.Data terbaru dari platform keuangan terdesentralisasi (DeFi) menunjukkan bahwa kerugian tidak permanen dapat berdampak signifikan terhadap penyedia likuiditas, terutama dalam kondisi pasar yang volatil. Misalnya, selama pergerakan harga mata uang kripto yang tajam pada tahun 2021, beberapa penyedia likuiditas di platform seperti Uniswap atau Sushiswap mengalami kerugian melebihi 50% dari modal awal mereka, tergantung pada pasangan aset dan tingkat divergensi harga.
Mata uang kripto yang sedang tren saat ini dan menarik perhatian pasar yang signifikan
Mata uang kripto dengan volume trading tertinggi
Mata uang kripto yang baru saja masuk listing dan tersedia untuk trading