Hadiah Inflasi mengacu pada peningkatan jumlah token atau koin yang didistribusikan kepada para pemangku kepentingan sebagai metode untuk memberi insentif bagi partisipasi dan mengamankan operasi jaringan dalam lingkungan blockchain. Mekanisme ini sering diimplementasikan dalam proof-of-stake (PoS) atau model konsensus serupa di mana para peserta diberi imbalan karena mempertaruhkan mata uang kripto mereka.
Data terbaru dari berbagai jaringan blockchain yang memanfaatkan sistem imbalan inflasi, seperti Cosmos (ATOM) dan Tezos (XTZ), menunjukkan bahwa imbalan ini dapat secara signifikan memengaruhi perilaku pemangku kepentingan dan keamanan jaringan. Misalnya, Tezos memiliki tingkat inflasi tahunan sekitar 5,5%, yang didistribusikan kepada validator yang berpartisipasi aktif dalam proses konsensus. Hal ini tidak hanya mendorong lebih banyak pemegang untuk mempertaruhkan token mereka tetapi juga meningkatkan keamanan jaringan dengan mendesentralisasikan proses validasi.Mata uang kripto yang sedang tren saat ini dan menarik perhatian pasar yang signifikan
Mata uang kripto dengan volume trading tertinggi
Mata uang kripto yang baru saja masuk listing dan tersedia untuk trading