"Skema Metadata Token" mengacu pada format terstruktur yang digunakan untuk mendefinisikan dan menstandardisasi properti dan atribut token dalam ekosistem blockchain. Skema ini memastikan bahwa karakteristik token seperti nama, simbol, dan detail spesifik lainnya disajikan dan dipahami secara seragam di berbagai platform dan aplikasi.
Salah satu contoh menonjol dari skema metadata token yang digunakan adalah standar ERC-721 untuk token non-fungible (NFT) pada blockchain Ethereum. Standar ini mendefinisikan antarmuka minimum yang harus diimplementasikan oleh kontrak pintar untuk mengelola, mentransfer, dan memeriksa metadata yang terkait dengan NFT. Atribut seperti nama, simbol, dan tokenURI ditentukan, yang memberikan detail tentang konten dan karakteristik token.
Contoh lain adalah standar metadata yang digunakan oleh blockchain Solana untuk token SPL, yang mencakup atribut serupa tetapi disesuaikan dengan arsitektur unik Solana. Standar-standar ini memastikan bahwa token di Solana dapat digunakan secara luas dan diintegrasikan ke dalam berbagai aplikasi, seperti bursa terdesentralisasi dan platform game.Mata uang kripto yang sedang tren saat ini dan menarik perhatian pasar yang signifikan
Mata uang kripto dengan volume trading tertinggi
Mata uang kripto yang baru saja masuk listing dan tersedia untuk trading