Riot Platforms (RIOT), salah satu perusahaan terdepan dalam bidang penambangan Bitcoin (BTC) dan infrastruktur digital, mengumumkan bahwa mereka telah menjual 3.778 Bitcoin selama kuartal pertama 2026.
Berdasarkan pembaruan produksi dan operasional perusahaan, langkah ini menghasilkan arus masuk bersih sebesar US$289,5 juta dengan harga rata-rata US$76.626 per koin.
Penjualan ini membuat total kepemilikan milik miner menurun menjadi 15.680 BTC per 31 Maret, turun 18% dari 19.223 BTC pada tahun sebelumnya. Perlu dicatat, berdasarkan data platform kecerdasan blockchain Arkham, Riot kembali menjual 500 BTC di awal April sehingga jumlah kepemilikannya makin berkurang.
Sementara itu, pada kuartal pertama, miner juga memproduksi 1.473 BTC. Angka ini turun 4% dibandingkan periode yang sama di tahun 2025.
Ikuti kami di X untuk mendapatkan berita terbaru secara real time
Likuidasi yang dilakukan oleh Riot bukan kasus tunggal. MARA Holdings juga menjual sebanyak 15.133 BTC senilai sekitar US$1,1 miliar.
Genius Group melikuidasi seluruh treasury senilai 84,15 BTC pada 1 April, sedangkan Nakamoto Holdings memangkas cadangannya sekitar 284 BTC di bulan Maret senilai kira-kira US$20 juta.
Data on-chain menunjukkan tekanan semakin berat di pasar secara lebih luas. Firma analitik CryptoQuant menyampaikan bahwa permintaan Bitcoin turun hingga negatif 63.000 koin pada akhir Maret.
Meski begitu, aktivitas beli tidak sepenuhnya menghilang. Strategy (sebelumnya MicroStrategy) membeli 44.377 BTC hanya di bulan Maret, setara dengan 94% dari seluruh akuisisi perusahaan publik untuk bulan itu.
Sementara itu, Metaplanet yang terdaftar di Tokyo berhasil mengakumulasi 5.075 BTC senilai kurang lebih US$398 juta selama kuartal pertama. Akuisisi ini mengangkat total kepemilikan mereka menjadi 40.177 BTC.
Perbedaan antara institusi yang agresif mengakumulasi dan perusahaan yang melikuidasi di bawah tekanan memperlihatkan pasar di mana permintaan tidak benar-benar hilang, hanya terkonsentrasi pada segelintir pihak saja.
Subscribe ke kanal YouTube kami untuk menonton wawancara para pemimpin industri dan jurnalis dengan insight ahli
