Coinbase menolak rencana SEC yang mewajibkan izin penerbit untuk tokenisasi saham oleh pihak ketiga. Menurut Tim Research Tokocrypto, ini isu regulasi yang pentCoinbase menolak rencana SEC yang mewajibkan izin penerbit untuk tokenisasi saham oleh pihak ketiga. Menurut Tim Research Tokocrypto, ini isu regulasi yang pent

Memanas! Coinbase Tolak Rencana SEC Soal Tokenisasi Saham

2026/04/07 09:47
durasi baca 4 menit
Untuk memberikan masukan atau menyampaikan kekhawatiran terkait konten ini, silakan hubungi kami di [email protected]

Perdebatan soal masa depan tokenisasi saham kembali memanas setelah Coinbase secara terbuka menentang rencana regulasi dari Securities and Exchange Commission (SEC).

Dalam pengajuan kepada SEC Crypto Task Force, Coinbase mengkritik proposal yang mengharuskan persetujuan dari penerbit saham sebelum pihak ketiga dapat membuat representasi tokenized dari saham publik di blockchain.

Isu ini tidak sekadar teknis, tetapi menyentuh aspek fundamental tentang siapa yang memiliki kontrol atas aktivitas pasar sekunder dalam era digital.

Baca Juga: Coinbase Pertimbangkan PancakeSwap, BNB Chain Catat Volume Rekor

Tokenisasi Saham di Persimpangan Regulasi

Tokenisasi saham merupakan salah satu inovasi penting dalam integrasi antara pasar keuangan tradisional dan teknologi blockchain.

Dengan mengubah saham menjadi token digital, investor dapat mengakses perdagangan yang lebih fleksibel, transparan, dan efisien.

Namun, rencana SEC untuk mewajibkan persetujuan dari penerbit saham dinilai dapat mengubah dinamika tersebut secara signifikan.

Dalam skema ini, perusahaan publik akan memiliki hak untuk menyetujui atau menolak tokenisasi saham mereka oleh pihak ketiga.

Bagi Coinbase, pendekatan ini berpotensi menciptakan hambatan baru dalam pasar sekunder yang selama ini beroperasi tanpa memerlukan izin langsung dari penerbit.

Kekhawatiran atas Hak Veto Penerbit

Dalam argumennya, Coinbase menilai bahwa pemberian hak veto kepada penerbit saham dapat membatasi aktivitas pasar yang sebenarnya sudah diperbolehkan secara hukum.

Pasar sekunder, seperti perdagangan saham di bursa, selama ini tidak memerlukan persetujuan dari perusahaan yang sahamnya diperdagangkan.

Dengan menerapkan aturan baru ini pada tokenisasi, SEC dinilai berisiko menciptakan standar ganda yang dapat menghambat inovasi.

Laporan dari CoinTurk menyoroti bahwa perdebatan ini menjadi salah satu isu kunci dalam pengembangan aset digital di Amerika Serikat, khususnya terkait bagaimana regulasi harus menyeimbangkan perlindungan investor dan inovasi teknologi.

Dampak ke Ekosistem Tokenisasi

Jika aturan ini diterapkan, dampaknya bisa meluas ke seluruh ekosistem tokenisasi aset. Pihak ketiga, termasuk platform kripto dan fintech, akan menghadapi hambatan tambahan dalam menghadirkan produk berbasis tokenized equity.

Hal ini tidak hanya memperlambat adopsi teknologi, tetapi juga dapat mengurangi daya tarik pasar AS sebagai pusat inovasi kripto.

Dalam konteks global, yurisdiksi lain yang memiliki pendekatan lebih fleksibel berpotensi menarik proyek-proyek yang ingin mengembangkan tokenisasi saham.

Tim Research Tokocrypto menilai bahwa inti dari perdebatan ini terletak pada kontrol atas akses pasar.

“Ini isu regulasi yang penting karena inti pertempurannya bukan tokenisasi itu sendiri, tapi siapa yang mengendalikan gerbang masuk ke pasar sekunder digital. Kalau SEC memaksa model berbasis izin penerbit, inovasi stock tokenization di AS bisa mandek dan justru terdorong keluar ke yurisdiksi yang lebih longgar,” ujar Tim Research Tokocrypto.

Secara umum, dampak regulasi tidak hanya bersifat domestik, tetapi juga memengaruhi posisi kompetitif AS di tingkat global.

Dilema antara Perlindungan dan Inovasi

Di satu sisi, SEC memiliki alasan kuat untuk memastikan bahwa tokenisasi saham dilakukan dengan standar perlindungan investor yang tinggi.

Persetujuan dari penerbit dapat dianggap sebagai mekanisme untuk memastikan bahwa representasi digital dari saham benar-benar akurat dan sesuai dengan regulasi.

Namun di sisi lain, pendekatan ini dapat membatasi fleksibilitas pasar dan menghambat perkembangan teknologi baru.

Dalam industri yang bergerak cepat seperti kripto, keterlambatan dalam adaptasi regulasi dapat berdampak signifikan terhadap inovasi.

Masa Depan Tokenisasi di AS

Perdebatan antara Coinbase dan SEC mencerminkan tantangan yang lebih besar dalam mengatur teknologi baru.

Tokenisasi saham memiliki potensi besar untuk mengubah cara aset diperdagangkan dan dimiliki, tetapi juga memerlukan kerangka regulasi yang tepat.

Jika regulator mampu menemukan keseimbangan antara kontrol dan kebebasan pasar, maka tokenisasi dapat berkembang sebagai salah satu pilar utama dalam sistem keuangan masa depan.

Namun jika regulasi terlalu ketat, risiko stagnasi inovasi menjadi semakin nyata.

Baca Juga: Coinbase Tolak RUU Kripto AS Terkait Yield Stablecoin

Penolakan Coinbase terhadap rencana SEC menyoroti pentingnya diskusi terbuka dalam membentuk masa depan tokenisasi saham. Isu ini bukan hanya tentang regulasi, tetapi juga tentang arah perkembangan pasar keuangan digital.

Bagi pelaku industri, hasil dari perdebatan ini akan menjadi penentu apakah Amerika Serikat dapat tetap menjadi pusat inovasi kripto, atau justru tertinggal oleh yurisdiksi lain yang lebih adaptif terhadap perubahan teknologi.


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang.

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.

Tokocrypto berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.

The post Memanas! Coinbase Tolak Rencana SEC Soal Tokenisasi Saham appeared first on Tokocrypto News.

Peluang Pasar
Logo INI
Harga INI(INI)
$0.10218
$0.10218$0.10218
-0.76%
USD
Grafik Harga Live INI (INI)
Penafian: Artikel yang diterbitkan ulang di situs web ini bersumber dari platform publik dan disediakan hanya sebagai informasi. Artikel tersebut belum tentu mencerminkan pandangan MEXC. Seluruh hak cipta tetap dimiliki oleh penulis aslinya. Jika Anda meyakini bahwa ada konten yang melanggar hak pihak ketiga, silakan hubungi [email protected] agar konten tersebut dihapus. MEXC tidak menjamin keakuratan, kelengkapan, atau keaktualan konten dan tidak bertanggung jawab atas tindakan apa pun yang dilakukan berdasarkan informasi yang diberikan. Konten tersebut bukan merupakan saran keuangan, hukum, atau profesional lainnya, juga tidak boleh dianggap sebagai rekomendasi atau dukungan oleh MEXC.

PRL $30.000 + 15.000 USDT

PRL $30.000 + 15.000 USDTPRL $30.000 + 15.000 USDT

Deposit & berdagang PRL untuk meningkatkan hadiah!