Menurut klaim yang diungkapkan oleh platform analisis mata uang kripto Arkham, investigasi komprehensif yang dipublikasikan di The New York Times menunjukkan bahwa pendiri misterius Bitcoin, Satoshi Nakamoto, sebenarnya bisa jadi adalah kriptografer Inggris Adam Back. Namun, Back telah secara eksplisit menolak klaim tersebut.
Analisis yang ditulis oleh jurnalis pemenang Penghargaan Pulitzer John Carreyrou menawarkan perspektif baru tentang teka-teki identitas Bitcoin yang telah belum terpecahkan selama 17 tahun. Carreyrou meninjau kembali isu yang telah lama diperdebatkan di dunia kripto ini, menunjuk Back sebagai kandidat kuat.
Artikel tersebut memeriksa latar belakang teknis Back dan koneksinya dengan Bitcoin secara detail. Fakta bahwa sistem Hashcash milik Back merupakan komponen fundamental dari penambangan Bitcoin, dan bahwa Satoshi mereferensikan sistem ini dalam white paper-nya, dikutip sebagai faktor yang memperkuat kecurigaan. Selain itu, peran Back dalam gerakan Cypherpunk dan kesamaan antara gaya penulisannya dengan teks Satoshi juga dicatat.
Berita Terkait: RUU Kritis yang Akan Menentukan Nasib Mata Uang Kripto di Korea Selatan Telah Diperkenalkan
Dalam analisisnya, Carreyrou menyajikan bukti tidak langsung bahwa Back bisa jadi adalah Satoshi, menyatukan berbagai petunjuk seperti penggunaan bahasa, keahlian teknis, sikap ideologis, dan koneksi historis. Namun, seperti yang ditekankan dalam laporan berita, klaim ini tidak merupakan bukti definitif.
Di sisi lain, Adam Back telah secara tegas menolak tuduhan tersebut, menyatakan bahwa dia bukan pendiri Bitcoin. Pandangan yang diterima secara luas di komunitas mata uang kripto adalah bahwa identitas Satoshi Nakamoto hanya dapat diverifikasi secara definitif melalui transaksi dari dompet Bitcoin awal.
Jika klaim terbukti benar, Back bisa memiliki akses ke sekitar 1,1 juta BTC milik Satoshi, yang dengan harga saat ini akan berjumlah sekitar $78 miliar. Jika skenario ini terjadi, Back bisa naik ke peringkat teratas individu terkaya di dunia.
*Ini bukan nasihat investasi.
Lanjutkan Membaca: New York Times Klaim Telah Mengidentifikasi Pendiri Bitcoin Satoshi Nakamoto