Cryptoharian – Harga Bitcoin (BTC) melonjak tajam setelah data inflasi produsen Amerika Serikat (PPI) menunjukkan angka yang lebih rendah dari ekspektasi pasar.Cryptoharian – Harga Bitcoin (BTC) melonjak tajam setelah data inflasi produsen Amerika Serikat (PPI) menunjukkan angka yang lebih rendah dari ekspektasi pasar.

Inflasi Amerika Turun, Bitcoin Langsung Tembus US$ 75.000

2026/04/15 11:06
durasi baca 2 menit
Untuk memberikan masukan atau menyampaikan kekhawatiran terkait konten ini, silakan hubungi kami di [email protected]

Cryptoharian – Harga Bitcoin (BTC) melonjak tajam setelah data inflasi produsen Amerika Serikat (PPI) menunjukkan angka yang lebih rendah dari ekspektasi pasar. Kondisi ini memicu optimisme bahwa tekanan inflasi mulai mereda dan membuka peluag kebijakan moneter yang lebih longgar.

Berdasarkan data terbaru, inflasi PPI Amerika untuk Maret 2026 tercatat sebesar 4 persen secara tahunan. Angka ini memang lebih tinggi dibanding bulan sebelumnya yang berada di 3,6 persen, tetapi masih jauh di bawah perkiraan pasar yang mencapai 4,7 persen.

Secara bulanan, kenaikan PPI hanya 0,5 persen jauh lebih rendah dari ekspektasi 1,1 persen. Sementara itu, core PPI tercatat stabil di 3,8 persen yang menjadi level tertinggi sejak awal 2023.

Sinyal inflasi Mulai Mendingin

Meski secara tahunan meningkat, data ini dianggap sebagai sinyal bahwa tekanan inflasi tidak sekuat yang dikhawatirkan. Dalam konteks kebijakan moneter, kondisi ini membuka peluang bagi bank sentral AS untuk mengambil pendekatan yang lebih dovish.

Jika inflasi terus melandai, Federal Reserve berpotensi menahan atau bahkan menurunkan suku bunga ke depan. Kebijakan seperti ini biasanya memberikan dorongan positif bagi aset berisiko, termasuk kripto.

Baca Juga: Michael Saylor Hampir Miliki 800.000 BTC, Segini Harganya!

Tak lama setelah rilis data, Bitcoin langsung mencatat kenaikan signifikan dan diperdagangkan di kisaran US$ 75.000, naik lebih dari 5 persen dalam sehari.

Kenaikan ini juga diikuti oleh Ethereum yang melonjak lebih dari 8 persen, serta XRP yang turut menguat.

Selain faktor inflasi, sentimen pasar juga didorong oleh harapan kembalinya negosiasi antara Amerika Serikat dan Iran, yang berpotensi meredakan ketegangan geopolitik global.

Target US$ 80.000 Mulai Dibicarakan

Salah satu analis kripto populer, yakni Michael van de Poppe menilai bahwa jika momentum ini berlanjut maka Bitcoin berpotensi naik ke kisaran US$ 80.000 hingga US$ 85.000 dalam jangka menengah.

Akan tetapi, arah selanjutnya masih akan sangat dipengaruhi oleh kebijakan moneter Amerika, khususnya keputusan dalam pertemuan Federal Open Market Committee (FOMC) berikutnya.

Jika The Fed memberi sinyal pelonggaran, pasar kripto berpotensi mendapatkan dorongan tambahan.

Peluang Pasar
Logo Bitcoin
Harga Bitcoin(BTC)
$73,659.55
$73,659.55$73,659.55
-2.21%
USD
Grafik Harga Live Bitcoin (BTC)
Penafian: Artikel yang diterbitkan ulang di situs web ini bersumber dari platform publik dan disediakan hanya sebagai informasi. Artikel tersebut belum tentu mencerminkan pandangan MEXC. Seluruh hak cipta tetap dimiliki oleh penulis aslinya. Jika Anda meyakini bahwa ada konten yang melanggar hak pihak ketiga, silakan hubungi [email protected] agar konten tersebut dihapus. MEXC tidak menjamin keakuratan, kelengkapan, atau keaktualan konten dan tidak bertanggung jawab atas tindakan apa pun yang dilakukan berdasarkan informasi yang diberikan. Konten tersebut bukan merupakan saran keuangan, hukum, atau profesional lainnya, juga tidak boleh dianggap sebagai rekomendasi atau dukungan oleh MEXC.

USD1 Genesis: 0 Biaya + 12% APR

USD1 Genesis: 0 Biaya + 12% APRUSD1 Genesis: 0 Biaya + 12% APR

Pengguna baru: stake hingga 600% APR Waktu terbatas!