Pendiri TRON, Justin Sun, menyatakan bahwa stablecoin kini menjadi jalur utama untuk pergerakan nilai secara global. Ia menegaskan bahwa kebijakan, bukan teknologi, sekarang menjadi celah utama antara infrastruktur aset kripto dengan keuangan arus utama.
Pernyataan ini keluar di saat TRON setiap tahun memproses triliunan transaksi Tether (USDT). Regulator AS masih berlomba untuk merampungkan aturan stablecoin di bawah GENIUS Act.
TRON menampung sekitar US$86 miliar pasokan stablecoin. Lebih dari 97 persen dari total tersebut berasal dari Tether (USDT). Data DefiLlama menunjukkan angka ini hampir mendekati rekor tertinggi bulan ini.
Jaringan TRON telah memproses volume transfer USDT sekitar US$7,9 triliun sepanjang tahun 2025. Riset dari Messari dan Stablecoin Insider mencatat ada US$2 triliun aktivitas tambahan pada kuartal pertama tahun 2026.
Aktivitas ritel sangat terpusat di TRON. Chain ini menguasai sekitar 65 persen transfer USDT secara global di bawah US$1.000 antara Juli hingga September 2025. Selain itu, arus institusi dan lintas negara juga terus bertambah menurut riset dari Messari.
Paparan Sun menyorot makin lebarnya jarak antara cara stablecoin digunakan dan cara mereka diatur. Kini, penerbit stablecoin wajib memegang cadangan penuh satu banding satu serta melakukan registrasi ke otoritas federal maupun negara bagian sesuai GENIUS Act.
Pada bulan ini, FDIC bahkan mengusulkan aturan bahwa stablecoin harus diperlakukan seperti produk perbankan dengan syarat cadangan dan penebusan ketat. Penerbit dengan nilai pasar di atas US$10 miliar wajib berada di bawah pengawasan Federal Reserve.
Sun memanfaatkan celah antara penggunaan dan aturan tersebut untuk memposisikan TRON sebagai infrastruktur siap pakai bagi pengguna stablecoin dolar di luar Amerika Serikat. Ia menyampaikan pendapat ini secara langsung di X.
Pernyataan terbaru Sun muncul di tengah ia masih menjalani gugatan federal terhadap World Liberty Financial. Ia menggugat proyek tersebut atas 52 halaman tuduhan penipuan yang mencakup wire fraud, konversi, dan pengayaan tidak sah.
Sebelumnya, World Liberty telah membekukan sekitar 2,9 miliar token WLFI milik Sun senilai kira-kira US$900 juta pada saat itu. Eric Trump dan Zach Witkoff telah secara terbuka menentang gugatan tersebut, bahkan menjalankan sengketa paralel di tengah promosi stablecoin Sun.
Pada Q1 2026, TRON sendiri memproses hampir US$2 triliun volume stablecoin. Kuartal berikutnya akan membuktikan apakah kebijakan AS sanggup sejalan dengan besarnya transaksi yang sudah terjadi di jaringan ini.
