UAE mengumumkan arahan untuk mengalihkan 50% sektor, layanan, dan operasional pemerintah federal ke Agentic AI dalam dua tahun, sehingga menempatkan diri sebagai negara pertama yang menerapkan sistem otonom dalam skala sebesar itu.
Sheikh Mohammed bin Rashid Al Maktoum, Wakil Presiden dan Perdana Menteri, mengungkapkan kerangka kerja ini dalam rapat Kabinet pada 23 April di bawah arahan Presiden Sheikh Mohamed bin Zayed Al Nahyan.
Berbeda dari alat digital konvensional, sistem Agentic AI dapat menganalisis data, membuat keputusan, mengeksekusi proses berjenjang, dan meningkatkan kinerjanya secara mandiri tanpa perlu intervensi manusia secara terus-menerus.
Ikuti kami di X untuk mendapatkan berita terbaru secara langsung
UAE berencana menjadikan sistem ini sebagai mitra operasional yang terintegrasi dalam seluruh alur kerja pemerintah federal, dan Sheikh Mohammed menyebut langkah ini sebagai perubahan mendasar dalam cara kerja pemerintah.
Arahan ini mencakup pelatihan AI wajib bagi semua pegawai federal. Para menteri dan direktur jenderal akan dievaluasi kinerjanya berdasarkan kecepatan adopsi, kualitas implementasi, dan seberapa efektif mereka mendesain ulang operasional berbasis AI.
Sheikh Mansour bin Zayed Al Nahyan akan mengawasi pelaksanaan program ini, dan sebuah satgas khusus yang dipimpin oleh Mohammad Al Gergawi, Menteri Urusan Kabinet, akan bertanggung jawab atas eksekusinya.
Pengumuman ini dibangun di atas infrastruktur yang sudah ada di UAE. Pada 2017, negara ini menjadi yang pertama menunjuk Menteri Negara untuk Kecerdasan Buatan dan meluncurkan Strategi AI 2031.
Penunjukan tersebut dilandasi keyakinan bahwa AI akan menjadi revolusi besar berikutnya, dan UAE ingin memanfaatkan keunggulan sebagai negara pertama yang bergerak.
UAE kemudian membentuk kementerian khusus untuk AI, ekonomi digital, dan kerja jarak jauh pada tahun 2020.
Negara lain juga mengejar tujuan serupa. Jaringan KrattAI di Estonia dan inisiatif Smart Nation dari Singapura sama-sama mengintegrasikan agen otonom dalam layanan publik.
namun, belum ada pemerintah lain yang menetapkan ruang lingkup maupun tenggat waktu sebanding untuk menerapkan Agentic AI ke separuh operasi federalnya.
Langganan channel YouTube kami untuk menyaksikan pemimpin dan jurnalis berbagi insight ahli
