Zerion Wallet Menambahkan API Uniswap (UNI) untuk Swap Asli
Peter Zhang 23 Apr 2026 15:12
Zerion Wallet kini mengintegrasikan API Uniswap (UNI), memungkinkan swap dengan akses ke likuiditas dari Uniswap v2, v3, dan v4 di 18 jaringan.
Zerion Wallet telah mengintegrasikan API Uniswap (UNI), memberikan pengguna akses langsung ke pool likuiditas Uniswap, termasuk v2, v3, dan v4 yang baru saja diluncurkan. Langkah ini secara signifikan meningkatkan fungsionalitas swap Zerion dengan menyediakan likuiditas mendalam, harga kompetitif, dan cakupan lebih dari 10 juta aset di 18 blockchain, termasuk Ethereum, Arbitrum, dan Polygon.
Integrasi ini memanfaatkan API Uniswap, infrastruktur yang sama yang dipercaya oleh platform populer seperti MetaMask, Ledger, dan OKX. Menurut Uniswap Labs, API ini memberikan uptime 99,99%, tingkat pengisian 97%+, dan kecepatan routing rata-rata sekitar 200 milidetik. Hal ini memastikan eksekusi swap yang lancar dan andal bagi pengguna Zerion.
Mengapa Ini Penting
Bagi Zerion, sebuah dompet Web3 non-kustodial yang mengagregasi portofolio DeFi dan NFT di berbagai jaringan, integrasi ini merupakan perkembangan yang alami. Dengan pembaruan ini, pengguna Zerion kini dapat mengeksekusi swap langsung di dalam aplikasi tanpa bergantung pada agregator DEX eksternal. Hal ini menyederhanakan pengalaman pengguna sekaligus memanfaatkan kinerja harga Uniswap yang secara historis lebih kuat dibandingkan agregator lainnya.
API Uniswap tidak hanya menawarkan likuiditas—ia juga menghadirkan mekanisme peningkatan harga melalui fitur seperti lelang aliran pesanan, yang mengurangi slippage dan mengoptimalkan biaya perdagangan. Fitur-fitur ini sangat penting bagi Zerion, yang proposisi nilainya berfokus pada penyediaan pengalaman DeFi yang efisien dan terstruktur.
Waktu dan Tantangan Terkini
Pengumuman ini datang kurang dari dua minggu setelah Zerion menghadapi pelanggaran keamanan pada pertengahan April 2026. Sekitar $100.000 dicuri dari hot wallet internal melalui serangan rekayasa sosial berbasis AI yang diduga terkait dengan peretas Korea Utara. Zerion mengklarifikasi bahwa tidak ada dana pengguna yang terpengaruh, dan infrastruktur intinya tetap aman. Aplikasi web sempat dinonaktifkan sementara sebagai tindakan pencegahan, namun kini telah dipulihkan.
Meski menghadapi insiden tersebut, Zerion telah menunjukkan ketahanannya dengan terus meningkatkan penawaran produknya. Integrasi Uniswap ini menegaskan kembali komitmen perusahaan untuk mempertahankan keunggulannya di ruang dompet DeFi yang kompetitif.
Implikasi yang Lebih Luas bagi DeFi
Integrasi ini menggarisbawahi semakin besarnya ketergantungan antara dompet DeFi dan bursa terdesentralisasi. Dengan menyematkan API Uniswap, Zerion secara efektif menjembatani kesenjangan antara penyedia likuiditas dan pengguna akhir. Tren ini menyoroti pentingnya komposabilitas dalam Web3, di mana protokol terbuka seperti Uniswap memberdayakan pengembang untuk membangun pengalaman pengguna yang mulus.
Bagi para trader, perkembangan ini dapat menjadikan Zerion pilihan yang lebih menarik untuk mengelola dan memperdagangkan aset, terutama mengingat dukungan lintas jaringan dan antarmuka yang ramah pengguna. Meskipun Zerion tidak mendukung Bitcoin, cakupan jaringan yang kompatibel dengan Ethereum tetap luas, melayani pengguna DeFi tingkat lanjut.
Melihat ke Depan
Integrasi Zerion dengan API Uniswap memposisikannya sebagai pesaing yang lebih tangguh di ruang dompet DeFi. Seiring keuangan terdesentralisasi terus berkembang, pengalaman pengguna dan akses ke likuiditas akan tetap menjadi pembeda utama. Para trader dan investor yang mencari solusi all-in-one untuk mengelola dan memperdagangkan aset mungkin akan menemukan pembaruan terbaru Zerion layak untuk dijajaki.
Sementara itu, pengembang yang melirik fungsionalitas serupa juga dapat mengintegrasikan API Uniswap ke dalam aplikasi mereka secara gratis, tanpa biaya langganan atau biaya per panggilan. Hal ini dapat semakin mempercepat inovasi dalam ekosistem DeFi.
Sumber gambar: Shutterstock- zerion
- uniswap
- defi
- crypto wallets
- likuiditas








