Must Read
MANILA, Filipina – Mantan presiden Filipina Rodrigo Duterte akan menjalani persidangan di Mahkamah Pidana Internasional (ICC) atas kasus kejahatan terhadap kemanusiaan.
Kamar pra-persidangan yang seluruhnya terdiri dari perempuan mengonfirmasi semua tuduhan terhadap mantan presiden tersebut dalam keputusan yang dipublikasikan pada Kamis, 24 April, setelah menemukan bahwa terdapat dasar yang kuat untuk mengaitkan Duterte dengan Davao Death Squad dan pembunuhan dalam perang narkoba.
Dalam episode Rappler Talk ini, reporter hukum Jairo Bolledo berbincang dengan pengacara terdaftar ICC sekaligus perwakilan hukum bersama para korban, Gilbert Andres, untuk membahas dampak putusan tersebut terhadap keluarga yang terdampak perang narkoba.
Saksikan episodenya pada Jumat, 24 April, pukul 19.00. – Rappler.com

