Topline
Departemen Kehakiman pada hari Jumat mengumumkan akan mengakhiri penyelidikan terhadap Federal Reserve dan ketua Jerome Powell terkait proyek renovasi di markas besar bank sentral tersebut, yang kemungkinan membuka jalan bagi Kevin Warsh, pilihan Presiden Donald Trump untuk menggantikan Powell, untuk maju di Senat.
Langkah ini membuka jalan bagi Kevin Warsh, pilihan Trump untuk menggantikan Powell, untuk melangkah menuju persetujuan Senat.
Getty Images
Key Facts
Jeanine Pirro, jaksa AS untuk Distrik Columbia, mengatakan di X bahwa ia mengarahkan kantornya untuk menutup penyelidikan terhadap Powell dan Federal Reserve karena pengawas internal bank sentral ditugaskan untuk memeriksa biaya pembangunan gedung pusat.
Pirro mengatakan ia "tidak akan ragu untuk memulai kembali penyelidikan kriminal jika fakta-fakta mengharuskannya."
Penyelidikan tersebut berfokus pada proyek pembaruan dua gedung Federal Reserve, yang menurut bank sentral belum pernah direnovasi sejak pembangunannya pada tahun 1930-an, setelah biaya melebihi perkiraan awal sebesar $1,9 miliar menjadi sekitar $2,5 miliar.
Audit sebelumnya atas proyek renovasi Federal Reserve pada tahun 2021 tidak menemukan bukti pelanggaran oleh bank sentral, dan Powell meminta Inspektur Jenderal Federal Reserve untuk melakukan tinjauan kedua tahun lalu di tengah tekanan yang lebih luas dari pemerintahan Trump.
Yang Perlu Diperhatikan
Pemungutan suara Senat atas nominasi Warsh. Pemungutan suara telah terhenti akibat penyelidikan DOJ, setelah Senator Thom Tillis, R-N.C., mengecam penyelidikan tersebut sebagai "tidak berdasar" dan menyatakan ia tidak akan mendukung konfirmasi Warsh hingga penyelidikan itu dihentikan. Pemungutan suara belum dijadwalkan.
Latar Belakang Utama
Departemen Kehakiman melancarkan penyelidikannya terhadap Powell dan Federal Reserve pada bulan Januari, menuduh keduanya melakukan salah kelola keuangan atas proyek renovasi bank sentral. Langkah ini merupakan yang terbaru dalam kampanye Trump melawan Powell, karena Trump telah berkali-kali mengancam memecat Powell atas tuduhan tersebut. Dalam pertemuan yang penuh konfrontasi dengan Trump di lokasi renovasi tahun lalu, di mana Trump menghadapi Powell soal biaya proyek yang meningkat menjadi "sekitar $3,1 miliar," Powell menuduh Trump melebih-lebihkan estimasi biaya tersebut. Pekan lalu, Trump mengatakan ia "harus memecat" Powell jika Powell tidak meninggalkan jabatannya selama penyelidikan berlangsung, dan Trump berpendapat ia telah "tertahan" dengan melakukan hal tersebut. Powell, yang menyatakan menghormati supremasi hukum sambil membantah tuduhan tersebut, menyebut penyelidikan itu "belum pernah terjadi sebelumnya" dan menuduh pemerintahan Trump menekan Federal Reserve untuk menurunkan suku bunga.
Fakta Mengejutkan
Jika disetujui, Warsh kemungkinan akan menjadi ketua Federal Reserve terkaya sepanjang masa. Warsh mengungkapkan investasi dan aset senilai sekitar $131 juta hingga $209 juta awal bulan ini, jauh melampaui aset yang dilaporkan Powell, yang mengungkapkan kekayaan hingga $75 juta tahun lalu dan diyakini sebagai orang terkaya dalam jabatan tersebut setidaknya sejak tahun 1948.
Bacaan Lebih Lanjut
Source: https://www.forbes.com/sites/tylerroush/2026/04/24/trumps-doj-drops-jerome-powell-probe-clearing-way-for-kevin-warsh-vote/








