Sejak awal berdirinya, Newsmax dikenal karena kesetiaannya kepada Presiden Donald Trump dan pemerintahannya. Oleh karena itu, banyak yang terkejut ketika pada hari Jumat, pembawa acara Newsmax Greg Kelly melontarkan kritik pedas tanpa tedeng aling-aling terhadap keputusan Menteri Pertahanan Pete Hegseth yang memecat John Phelan dari jabatannya sebagai Sekretaris Angkatan Laut, dengan menyebut kepala Pentagon itu sebagai "PALSU yang tidak percaya diri."
"Betapa HINA-nya Hegseth itu," tulis Kelly. "Frustrasi karena tidak bisa menyingkirkan Musuh Besarnya, Sekretaris Angkatan Darat, dia malah Memecat Sekretaris ANGKATAN LAUT, membuatnya 'digiring keluar gedung' oleh petugas keamanan. Tapi ini BUKAN urusan mendesak. Bisa saja memberi SECNAV waktu sebulan, atau mungkin 2 minggu pemberitahuan. Anda tahu, Hal yang LAYAK untuk dilakukan. Tapi justru si PALSU yang Tidak Percaya Diri ini, yang Berbohong dan Menipu sepanjang hidupnya (lihat Ibu) dan pemerintahan Trump (lihat 'penyelesaian rahasia' alias Pemerasan terhadap pelapor #1) Menghancurkan Hidup Orang Lain karena dia tidak bisa Mengurus hidupnya sendiri. Sudah tidak LUCU lagi."
Ada banyak hal yang perlu diuraikan dalam 96 kata tersebut.
"Musuh Besar" yang dimaksud Kelly adalah Sekretaris Angkatan Darat Dan Driscoll, yang membuat Hegseth murka karena mempertanyakan kemampuannya dalam memimpin. Adapun soal Phelan yang digiring keluar gedung, dilaporkan bahwa pemecatan itu berlangsung sangat sengit, hingga Phelan awalnya menolak percaya, pergi ke Gedung Putih untuk konfirmasi, lalu diantar keluar. "Lihat Ibu" merujuk pada surat yang ditulis oleh ibu Hegseth, di mana ia menyatakan bahwa putranya adalah seorang "pelaku kekerasan" yang "berbohong" dan "berbuat curang." Sementara "penyelesaian rahasia" adalah isyarat pada $50.000 yang dibayarkan Hegseth kepada seorang wanita yang menuduhnya melakukan kekerasan seksual pada tahun 2017.
Terdapat banyak kontroversi seputar keputusan pemecatan Phelan. Beberapa pihak menyarankan bahwa ia dipecat sebagian karena menolak menghukum Senator Mark Kelly (D-AZ) yang membuat video mengingatkan perwira militer tentang kewajiban konstitusional mereka untuk menolak perintah ilegal, yang oleh seorang hakim dinyatakan akan melanggar hak Amandemen Pertama-nya.
Phelan untuk sementara digantikan oleh penjabat sekretaris Hung Cao, yang dikenal karena kesetiaannya kepada Trump dan etos anti-woke pemerintahan tersebut.


