Donald Trump tampak tertidur di depan umum, dan media seharusnya meliputnya, kata seorang senator pada hari Sabtu.
Kekhawatiran ini muncul setelah jurnalis independen Aaron Rupar membagikan video Trump dengan mata tertutup saat menghadiri pertemuan di kantor presiden.

"Trump hampir memasuki fase REM di depan kamera saat acara di Oval Office. Ini sungguh luar biasa," tulis Rupar. Dalam video tersebut, Trump memejamkan mata atau hampir menutup matanya selama 45 detik sementara orang lain berbicara.
Hal itu membuat Senator Chris Murphy bereaksi secara online dan menyerukan liputan berita.
"Rasanya ini seharusnya menjadi berita yang diliput oleh pers," tulis Murphy pada hari Sabtu.


