Pendapatan Q1 Cadence melonjak seiring permintaan desain AI memperkuat backlog
Saham CDNS turun di pra-pasar meski pertumbuhan pendapatan Q1 lebih kuat

Cadence menaikkan outlook 2026 setelah permintaan AI mendorong hasil Q1
Backlog Cadence mencapai $8 miliar seiring alat AI mendorong pertumbuhan bisnis yang lebih luas
Cadence memperluas platform desain AI seiring laba dan margin membaik
Cadence Design Systems (CDNS) melaporkan pendapatan kuartal pertama yang lebih kuat seiring permintaan alat desain chip berbasis AI meningkatkan backlog dan panduan. Saham CDNS ditutup lebih tinggi di $336,54, naik 1,10%, sebelum tekanan pra-pasar menariknya ke $334,63, turun 0,61%. Hasil ini menunjukkan pertumbuhan luas di seluruh bisnis perangkat lunak, perangkat keras, IP, dan desain sistem.
Cadence Design Systems, Inc., CDNS
Cadence melaporkan pendapatan kuartal pertama 2026 sebesar $1,474 miliar, naik dari $1,242 miliar setahun sebelumnya. Peningkatan ini mencerminkan permintaan yang lebih kuat untuk alat otomasi desain elektronik di pasar desain chip dan sistem. Namun, saham menunjukkan tekanan awal setelah kenaikan sesi sebelumnya.
Margin operasi GAAP mencapai 29,3%, sedikit di atas 29,1% pada kuartal yang sama tahun lalu. Margin operasi non-GAAP naik ke 44,7%, dibandingkan 41,7% pada Q1 2025. Margin yang lebih lebar menunjukkan eksekusi yang lebih baik dan bauran pendapatan yang lebih kuat.
Laba per saham dilusi GAAP naik menjadi $1,23 dari $1,00 setahun sebelumnya. Laba per saham dilusi non-GAAP meningkat menjadi $1,96 dari $1,57. Dengan demikian, Cadence memberikan pertumbuhan di seluruh pendapatan maupun laba.
Cadence mengakhiri kuartal dengan backlog sebesar $8,0 miliar. Perusahaan juga mengharapkan $4,0 miliar pendapatan dari kewajiban kinerja yang tersisa dalam 12 bulan ke depan. Backlog ini memberikan visibilitas yang lebih kuat kepada perusahaan terhadap permintaan di masa depan.
Manajemen menaikkan outlook pendapatan 2026 menjadi pertumbuhan 17% year-over-year di titik tengah. Cadence kini mengharapkan pendapatan tahunan antara $6,125 miliar dan $6,225 miliar. Perusahaan memperkirakan margin operasi non-GAAP antara 43,5% dan 44,5%.
Perusahaan juga memperkirakan laba per saham dilusi GAAP antara $4,39 dan $4,49. Laba per saham dilusi non-GAAP diperkirakan berkisar antara $7,85 dan $7,95. Akibatnya, Cadence memasuki sisa tahun 2026 dengan ekspektasi laba yang lebih kokoh.
Cadence meluncurkan AgentStack selama kuartal ini sebagai bagian dari portofolio desain berbasis AI-nya. Kerangka kerja ini mendukung berbagi pengetahuan di seluruh alur kerja desain chip, 3D-IC, dan sistem. Selain itu, ia menghubungkan alat desain Cadence yang lebih luas ke dalam satu struktur operasi.
Perusahaan juga meluncurkan ViraStack untuk desain analog dan kustom. Diperkenalkan pula InnoStack untuk implementasi digital dan signoff. Bersama dengan ChipStack, Cadence kini mencakup lebih banyak tahap desain chip.
Pendapatan EDA inti tumbuh 18% year-over-year berkat adopsi pelanggan yang lebih kuat. Perangkat keras juga mencapai kuartal rekor, didukung oleh permintaan AI dan komputasi berkinerja tinggi. Pendapatan IP naik 22%, sementara pendapatan desain dan analisis sistem meningkat 18%.
The post Cadence Design Systems (CDNS) Stock: AI Demand Lifts Q1 Revenue and Backlog appeared first on CoinCentral.


