Disney telah memilih untuk mempertahankan kepemilikan ESPN daripada mengejar pemisahan, menurut sumber yang dikutip oleh Business Insider yang mengetahui situasi tersebut.
Pilihan strategis ini merupakan salah satu keputusan signifikan paling awal di bawah kepemimpinan CEO baru Josh D'Amaro, menyusul pengangkatannya ke posisi tersebut awal tahun ini.
Saham DIS turun hampir 1% selama sesi perdagangan hari Selasa, berakhir di $101,47.
The Walt Disney Company, DIS
Keputusan ini mengakhiri spekulasi panjang di kalangan komunitas investasi mengenai apakah Disney seharusnya melepas divisi penyiaran olahraga dari operasi utamanya.
Selama beberapa tahun terakhir, ESPN menghadapi tantangan akibat menurunnya jumlah penonton televisi kabel tradisional. Tren ini mendorong banyak pengamat Wall Street untuk memperdebatkan apakah kemandirian mungkin lebih baik bagi kepentingan jaringan tersebut.
Disney menolak usulan tersebut bahkan ketika menerapkan pelaporan keuangan terpisah untuk ESPN, sebuah strategi yang dirancang untuk memberikan visibilitas lebih besar kepada pemegang saham mengenai hasil operasional divisi tersebut.
Saat ini, sikap perusahaan sudah jelas: ESPN tetap terintegrasi, dengan konten olahraga sebagai komponen penting dalam cetak biru ekspansi streaming Disney.
Seorang orang dalam memberi tahu Business Insider bahwa Disney yakin "kehadiran ESPN akan membantu pivotnya ke streaming." Acara olahraga langsung merupakan salah satu segmen konten terbatas yang secara konsisten menghasilkan keterlibatan penonton dan memungkinkan platform menetapkan harga premium.
Mempertahankan ESPN secara internal memungkinkan Disney mengintegrasikan siaran olahraga langsung di seluruh Disney+, Hulu, dan penawaran streaming olahraga prospektif dalam satu kerangka terpadu.
Pendekatan bundling ini memberikan keunggulan strategis bagi Disney seiring dengan semakin ketatnya persaingan di lanskap streaming dan semakin sulitnya mempertahankan pelanggan.
Alih-alih melepas ESPN atau mengejar pencatatan publik terpisah, Disney memposisikan jaringan tersebut sebagai katalis pertumbuhan daripada memandangnya sebagai beban.
Laporan Business Insider menekankan bahwa keputusan ini tidak serta-merta bersifat permanen atau tidak dapat diubah.
D'Amaro mempertahankan fleksibilitas untuk mempertimbangkan kembali potensi pemisahan di masa depan jika dinamika pasar berubah atau jika strategi perusahaan mengalami perubahan signifikan.
Namun untuk saat ini, niatnya adalah mempertahankan struktur ESPN yang ada dan mengembangkan bisnis yang lebih luas berdasarkan kemampuannya.
Di komunitas keuangan, para analis terus mengungkapkan optimisme mengenai saham DIS. Berdasarkan 21 evaluasi analis, Disney memiliki peringkat konsensus Strong Buy, dengan 18 rekomendasi dikategorikan sebagai Buy.
Target harga rata-rata berada di $132,11, mengindikasikan potensi kenaikan sekitar 30% dari harga perdagangan saat ini sebesar $101,47.
The post Disney (DIS) Stock: CEO D'Amaro Keeps ESPN Under Disney Umbrella in Strategic Streaming Play appeared first on Blockonomi.

