Airtel Nigeria telah mulai meluncurkan kompensasi pulsa kepada pelanggan yang mengalami layanan jaringan buruk antara November 2025 hingga Januari 2026. Hal ini sesuai dengan arahan Nigerian Communications Commission (NCC).
Pengecekan oleh Technext menunjukkan bahwa pelanggan yang terdampak mulai menerima notifikasi SMS terkait kredit pulsa tersebut pada Senin pagi.
"Pelanggan yang terhormat, Anda telah dikreditkan dengan pulsa kompensasi atas masalah kualitas layanan (Nov 2025 – Jan 2026). Tekan *306# untuk memeriksa. Terima kasih," demikian bunyi pesan tersebut.
Meskipun Airtel belum menyatakan metodologi yang digunakan untuk menghitung jumlah kompensasi pulsa, pelanggan menerima kredit pulsa kurang dari N1.000. Kredit bervariasi mulai dari N167, N295 dan di atasnya.
Kompensasi pulsa Airtel
Pelanggan dapat menggunakan kredit tersebut untuk layanan SMS, suara, dan data, serta tidak diperkirakan akan kedaluwarsa sesuai arahan regulasi. Namun, belum jelas apakah semua pelanggan yang terdampak telah menerima kompensasi pulsa mereka.
Perlu diingat bahwa pada 30 Maret, NCC mengarahkan operator jaringan seluler (MNO) untuk memberikan kompensasi kepada pelanggan atas kualitas jaringan yang buruk, menandai pergeseran dari denda menjadi ganti rugi langsung kepada pelanggan.
Menurut komisi tersebut, kompensasi akan dihitung berdasarkan seberapa banyak pengeluaran biasanya pelanggan dan apakah mereka berada di wilayah yang terdampak oleh kegagalan layanan dan kualitas jaringan yang buruk.
Selain itu, MNO seperti Airtel, MTN, Globacom, dan T2mobile akan diwajibkan membayar kompensasi ini apabila kualitas layanan buruk tercatat dalam jangka waktu tertentu.
Baca Juga: Arahan kompensasi pulsa NCC berarti operator telekomunikasi tidak bisa lagi bermain kucing-kucingan – pakar.
Baru-baru ini, MTN Nigeria meluncurkan kompensasi pulsa atas kualitas layanan yang buruk kepada pelanggan.
Untuk MTN, sejumlah pelanggan mengklaim menerima hanya sebesar N20 atau N91, sementara yang lain menyebut mendapat jumlah lebih tinggi seperti N284, N341 dan di atas N600. Namun, tidak ada yang menerima di atas N1.000.
Sebelum peluncuran kompensasi, MTN sebelumnya telah menyatakan kesiapannya untuk mematuhi persyaratan regulasi sambil terus berinvestasi dalam peningkatan jaringan guna memperbaiki kualitas layanan di seluruh negeri.
Meskipun pelanggan telekomunikasi mungkin, untuk saat ini, telah memenangkan pertempuran melawan panggilan terputus, SMS gagal terkirim, dan layanan internet yang buruk, bagaimana MNO merespons langkah regulasi ini merupakan faktor kritis dalam menyelesaikan keluhan yang terus-menerus tentang kualitas jaringan yang buruk.
Melihat beberapa bulan terakhir, operator melaporkan 118 kasus gangguan jaringan pada Desember 2025. Pada Januari, angka tersebut meningkat sebesar 101,7% menjadi 238 insiden gangguan besar di seluruh MNO dan ISP. Kasus-kasus tersebut kemudian berkurang sebesar 20,5% menjadi 189 kasus pada Februari dan sebesar 20,6% menjadi 150 kasus pada Maret.

